Rabu, 07 Oktober 2026

Materi Ajar, 07 Oktober 2026 Matematika

  IDENTITAS

Nama Guru: Eva Marissa Savitri, S. Pd & Devika Aulia, S. Pd.
Mapel: Matematika
Hari/ Tanggal: Rabu / 07 Oktober 2026
Fase/Kelas: A/ 1B
Materi: Mengenal konsep dasar pengurangan (mengambil sebagian dari kumpulan benda) sampai 20 melalui benda konkret.
Pertemuan ke: 1

🌹Apersepsi

Bismillahirrahmanirrahim. 

Good Morning, ananda sholeh dan sholehah kelas 1.B πŸ’–
How Are You Today? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🀲
Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

Anak-anak, Allah memiliki nama-nama yang indah, di antaranya Al-Khaliq, Al-Malik, dan Ar-Razzaq. Dengan mengenalnya, kita belajar menjadi anak yang baik dan jujur dalam kehidupan sehari-hari.

  1. Al-Khaliq (Maha Pencipta): Allah adalah Al-Khaliq, yang menciptakan kita dan seluruh alam. Karena Allah selalu mengetahui apa yang kita lakukan, kita harus berkata dan bertindak jujur, meskipun tidak ada yang melihat. Contohnya, mengakui kesalahan dan tidak menyontek.
  2. Al-Malik (Maha Merajai/Menguasai): Allah adalah Al-Malik, pemilik dan penguasa seluruh alam. Kita harus menaati aturan dan berkata sesuai kenyataan. Contohnya, mengembalikan barang milik teman yang ditemukan dan mengatakan yang sebenarnya kepada guru.
  3. Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): Allah adalah Ar-Razzaq, yang memberikan rezeki kepada seluruh makhluk. Kita mensyukuri rezeki dengan tidak mengambil milik orang lain dan selalu jujur. Contohnya, mengatakan jumlah uang yang diberikan orang tua dan tidak berbohong tentang makanan atau barang yang kita terima.
πŸ’«CP:
Menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 100; membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan.
 
πŸ’«TP:
Peserta didik dapat melakukan operasi pengurangan menggunakan benda-benda konkret yang banyaknya sampai 20

Mindfull (Berkesadaran)    : 
Peserta didik dapat secara sadar Mengenal konsep dasar pengurangan (mengambil sebagian dari kumpulan benda) sampai 20 melalui benda konkret.
Meaningfull (Bermakna)    : 
Peserta didik dapat memahami dan Mengenal konsep dasar pengurangan (mengambil sebagian dari kumpulan benda) sampai 20 melalui benda konkret.
Joyfull (Menyenangkan)    : 
Peserta didik dapat mengekspresikan pemahamannya secara kreatif dan menyenangkan dalam Mengenal konsep dasar pengurangan (mengambil sebagian dari kumpulan benda) sampai 20 melalui benda konkret melalui media kesukaannya (seperti simulasi/permainan peran, cerita bergambar, atau diskusi interaktif).

πŸ’«ATP:
Peserta didik dapat Mengenal konsep dasar pengurangan (mengambil sebagian dari kumpulan benda) sampai 20 melalui benda konkret. 

πŸ’«Materi Matematika

Model/Metode pembelajaran: Problem-Based Learning (PBL)

Media Pembelajaran/Alat Peraga: LKPD, Video pembelajaran


🍎 A. 1. Apa Itu Pengurangan?

Pengurangan adalah kegiatan mengambil sebagian dari jumlah benda sehingga jumlahnya menjadi lebih sedikit.

Contoh:

🍎🍎🍎🍎🍎

Ada 5 apel.

Jika 2 apel diambil, maka:

🍎🍎🍎 🍎🍎

Apel yang tersisa adalah 3.

Jadi:

5 − 2 = 3

Dibaca:

“Lima dikurangi dua sama dengan tiga.”


2. Mengenal Tanda Pengurangan
Dalam pengurangan kita menggunakan tanda:
−
Tanda − dibaca dikurangi.
Contoh:
7 − 3 = 4
Artinya:
  • Ada 7 benda.
  • Diambil 3 benda.
  • Tersisa 4 benda.

3. Pengurangan dengan Benda Konkret
Benda konkret adalah benda yang dapat dilihat dan disentuh.
Kita dapat menggunakan:
  • 🍎 apel
  • ✏️ pensil
  • 🧸 boneka
  • 🟒 kancing
  • 🧱 balok
  • πŸͺ biskuit
  • πŸͺ™ tutup botol
Contoh 1
Ada 8 kelereng.
πŸ”΅ πŸ”΅ πŸ”΅ πŸ”΅ πŸ”΅ πŸ”΅ πŸ”΅ πŸ”΅
Diambil 3 kelereng.
πŸ”΅ πŸ”΅ πŸ”΅ πŸ”΅ πŸ”΅ πŸ”΅ πŸ”΅ πŸ”΅
Sisa kelereng:
πŸ”΅ πŸ”΅ πŸ”΅ πŸ”΅ πŸ”΅
Jadi:
8 − 3 = 5
Contoh 2
Ada 10 pensil.
✏️ ✏️ ✏️ ✏️ ✏️ ✏️ ✏️ ✏️ ✏️ ✏️
Diambil 4 pensil.
Sisa pensil:
✏️ ✏️ ✏️ ✏️ ✏️ ✏️
Jadi:
10 − 4 = 6
4. Cara Melakukan Pengurangan
Mari kita lakukan langkah demi langkah.
Contoh:
9 − 2 = ...
Langkah 1: Siapkan 9 benda.
🟠 🟠 🟠 🟠 🟠 🟠 🟠 🟠 🟠
Langkah 2: Ambil 2 benda.
🟠 🟠 🟠 🟠 🟠 🟠 🟠 🟠 🟠
Langkah 3: Hitung benda yang tersisa.
🟠 🟠 🟠 🟠 🟠 🟠 🟠
Ada 7 benda.
Jadi:
9 − 2 = 7
5. Pengurangan sampai 20
Pengurangan dapat dilakukan dengan bilangan sampai 20.
Contoh:
PenguranganHasil
5 − 23
7 − 34
8 − 44
10 − 28
10 − 55
12 − 210
13 − 310
15 − 510
17 − 710
20 − 515

6. Pengurangan dalam Kehidupan Sehari-hari
Pengurangan sering kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari.
🍊 Contoh 1
Ibu mempunyai 10 jeruk.
Ayah mengambil 3 jeruk.
Berapa jeruk yang tersisa?
10 − 3 = 7
Jadi, tersisa 7 jeruk.
πŸͺ Contoh 2
Rani mempunyai 8 kue.
Rani memberikan 2 kue kepada adiknya.
Berapa kue Rani sekarang?
8 − 2 = 6
Jadi, Rani mempunyai 6 kue.
🧸 Contoh 3
Ada 12 boneka di dalam kotak.
Sebanyak 4 boneka diambil.
Berapa boneka yang tersisa?
12 − 4 = 8
Jadi, tersisa 8 boneka.
🌟 Kesimpulan
Pengurangan adalah kegiatan mengambil sebagian benda sehingga jumlah benda menjadi lebih sedikit. Untuk melakukan pengurangan, kita dapat menggunakan benda konkret seperti pensil, apel, kelereng, balok, atau mainan.

✏️ Latihan
A. Hitunglah!
  1. 🍎🍎🍎🍎🍎 − 🍎🍎 = ....
  1. 🟒🟒🟒🟒🟒🟒 − 🟒🟒 = ....
  1. ⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐ − ⭐⭐⭐ = ....
  1. 🧸🧸🧸🧸🧸🧸🧸🧸 − 🧸🧸🧸 = ....
  1. πŸ”΅πŸ”΅πŸ”΅πŸ”΅πŸ”΅πŸ”΅πŸ”΅πŸ”΅πŸ”΅πŸ”΅ − πŸ”΅πŸ”΅πŸ”΅πŸ”΅ = ....

Materi Ajar Rabu, 07 Oktober 2026 Bahasa Indonesia

 IDENTITAS

Nama Guru: Eva Marissa Savitri, S. Pd & Devika Aulia, S. Pd.

Mapel: Bahasa Indonesia

Hari/ Tanggal: Rabu / 07 Oktober 2026

Fase/Kelas: A/ 1B

Materi: Menuliskan huruf E O

Pertemuan ke: 3

πŸ’«CP:

Menulis permulaan dengan benar di atas kertas dan/atau melalui media digital; mengembangkan tulisan tangan yang semakin baik; dan menulis berbagai tipe teks sederhana tentang diri, keluarga, dan/atau lingkungan sekitar dengan beberapa kalimat sederhan.

πŸ’«TP:

·       Mengembangkan tulisan tangan yang semakin baik. Menulis berbagai tipe teks sederhana tentang diri, keluarga, dan/atau lingkungan sekitar dengan beberapa kalimat sederhana.

Mindful (Berkesadaran)

Peserta didik dapat secara sadar Menulie Huruf Vokal (e, o) dalam kegiatan sehari-hari.

Meaningful (Bermakna)

Peserta didik dapat menemukan dan Menulis Huruf Vokal (e, o) dalam setiap kata yang mereka temukan dalam kegiatan sehari-hari.

Joyful (Menyenangkan)

Peserta didik dapat mempraktikkan kemampuan Menulis Huruf Vokal (e, o) secara kreatif dan menyenangkan melalui kegiatan bermain peran, percakapan berpasangan, permainan kartu pertanyaan, cerita bergambar, atau diskusi interaktif tentang kehidupan sehari-hari.

πŸ’«ATP

Peserta didik dapat Mengenal dan menulis Huruf Vokal (e, o) dengan baik.

Model/Metode pembelajaran: Problem-Based Learning (PBL)

Media Pembelajaran/Alat Peraga: Video Pembelajaran, Gambar Visual, Soal post test

πŸ’«Apersepsi

Bismillahirrahmanirrahim. 

Good Morning, ananda sholeh dan sholehah kelas 1.B πŸ’–

How Are You Today? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🀲

Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

Anak-anak, Allah memiliki nama-nama yang indah, di antaranya Al-Khaliq, Al-Malik, dan Ar-Razzaq. Dengan mengenalnya, kita belajar menjadi anak yang baik dan jujur dalam kehidupan sehari-hari.

  1. Al-Khaliq (Maha Pencipta): Allah adalah Al-Khaliq, yang menciptakan kita dan seluruh alam. Karena Allah selalu mengetahui apa yang kita lakukan, kita harus berkata dan bertindak jujur, meskipun tidak ada yang melihat. Contohnya, mengakui kesalahan dan tidak menyontek.
  2. Al-Malik (Maha Merajai/Menguasai): Allah adalah Al-Malik, pemilik dan penguasa seluruh alam. Kita harus menaati aturan dan berkata sesuai kenyataan. Contohnya, mengembalikan barang milik teman yang ditemukan dan mengatakan yang sebenarnya kepada guru.
  3. Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): Allah adalah Ar-Razzaq, yang memberikan rezeki kepada seluruh makhluk. Kita mensyukuri rezeki dengan tidak mengambil milik orang lain dan selalu jujur. Contohnya, mengatakan jumlah uang yang diberikan orang tua dan tidak berbohong tentang makanan atau barang yang kita terima.


Model/Metode pembelajaran: Problem-Based Learning (PBL)

Media Pembelajaran/Alat Peraga: Video Pembelajaran dan Soal post test


πŸ’«Materi Bahasa Indonesia
🌸 A. Apa Itu Huruf Vokal?
Huruf vokal adalah huruf yang dapat dibunyikan dengan jelas dan tidak terhalang.
Ada 5 huruf vokal, yaitu:
a – i – u – e – o
Mari kita baca bersama!

πŸ…°️ a
πŸ…Έ i
πŸ†„ u
πŸ…΄ e
πŸ…Ύ️ o

🌼 B. Mengenal Huruf Vokal

1. Huruf A a

Bunyi: a

Contoh kata:

  • ayam πŸ”
  • apel 🍎
  • awan ☁️

2. Huruf I i

Bunyi: i

Contoh kata:

  • ikan 🐟
  • ibu πŸ‘©
  • ini

3. Huruf U u

Bunyi: u

Contoh kata:

  • ubi
  • ular 🐍
  • uang πŸ’°

4. Huruf E e

Bunyi: e

Contoh kata:

  • enak
  • ekor
  • emas

5. Huruf O o

Bunyi: o

Contoh kata:

  • obat
  • obeng
  • orang
πŸ”Ž C. Menemukan Huruf Vokal dalam Kata
Perhatikan kata berikut!

1. BOLA
Huruf vokalnya: O, A

2. BUKU
Huruf vokalnya: U, U

3. SAPI
Huruf vokalnya: A, I

4. MEJA
Huruf vokalnya: E, A

5. IKAN
Huruf vokalnya: I, A


🌺Kesimpulan

Huruf vokal adalah huruf yang terdiri dari:

🌟 A – I – U – E – O

Huruf vokal dapat ditemukan dalam banyak kata, seperti ayam, ikan, ular, emas, dan obat.

Post test
Menuliskan huruf Vokal E O

Selasa, 06 Oktober 2026

Materi Ajar Selasa 06 Oktober 2026 Seni Rupa

 IDENTITAS

Nama Guru: Eva Marissa Savitri, S. Pd & Devika Aulia, S. Pd.
Mapel: Seni Rupa
Hari/ Tanggal: Selasa / 06 Oktober 2026
Fase/Kelas: A/ 1B
Materi: Mengidentifikasi warna primer pada benda sekitar
Pertemuan ke: 2

🌹Apersepsi

Bismillahirrahmanirrahim. 

Good Morning, ananda sholeh dan sholehah kelas 1.B πŸ’–
How Are You Today? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🀲
Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

Anak-anak, Allah memiliki nama-nama yang indah, di antaranya Al-Khaliq, Al-Malik, dan Ar-Razzaq. Dengan mengenalnya, kita belajar menjadi anak yang baik dan jujur dalam kehidupan sehari-hari.

  1. Al-Khaliq (Maha Pencipta): Allah adalah Al-Khaliq, yang menciptakan kita dan seluruh alam. Karena Allah selalu mengetahui apa yang kita lakukan, kita harus berkata dan bertindak jujur, meskipun tidak ada yang melihat. Contohnya, mengakui kesalahan dan tidak menyontek.
  2. Al-Malik (Maha Merajai/Menguasai): Allah adalah Al-Malik, pemilik dan penguasa seluruh alam. Kita harus menaati aturan dan berkata sesuai kenyataan. Contohnya, mengembalikan barang milik teman yang ditemukan dan mengatakan yang sebenarnya kepada guru.
  3. Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): Allah adalah Ar-Razzaq, yang memberikan rezeki kepada seluruh makhluk. Kita mensyukuri rezeki dengan tidak mengambil milik orang lain dan selalu jujur. Contohnya, mengatakan jumlah uang yang diberikan orang tua dan tidak berbohong tentang makanan atau barang yang kita terima.

🌹CP:

Merefleksikan dan mengapresiasi karya diri sendiri.

🌹TP:
Merefleksi karya diri sendiri


Mindful (Berkesadaran)
Peserta didik dapat Mengidentifikasi warna dasar primer dalam kehidupan sehari-hari.

Meaningful (Bermakna)
Peserta didik dapat mengaitkan dan Mengidentifikasi warna dasar primer saat proses membuat karya unsur rupa dan mengulas pengalaman belajar dengan kehidupan sehari-hari.

Joyful (Menyenangkan)
Peserta didik dapat mempraktikkan kemampuan bertanya, menjawab, dan menanggapi komentar secara kreatif dan menyenangkan melalui kegiatan bermain peran, percakapan berpasangan, permainan kartu pertanyaan, cerita bergambar, atau diskusi interaktif tentang kehidupan sehari-hari.

🌹ATP
Peserta didik mampu Mengidentifikasi warna dasar primer pada benda sekitar

Model/Metode pembelajaran: Problem Based  Learning

Media Pembelajaran/Alat Peraga: Video Pembelajaran, Gambar Visual, Soal post test





🌹Materi Seni Rupa
A. Apa Itu Warna?
Warna adalah sesuatu yang dapat kita lihat pada benda di sekitar kita.

Contohnya:

  • Daun berwarna hijau.

  • Matahari sering digambar berwarna kuning.

  • Apel dapat berwarna merah.

  • Langit dapat berwarna biru.

Warna membuat gambar menjadi lebih indah dan menarik.

B. Mengenal Warna Primer
Warna primer adalah warna dasar yang tidak berasal dari campuran warna lain.

Ada tiga warna primer, yaitu:

πŸ”΄ Merah
🟑 Kuning
πŸ”΅ Biru

Jadi, warna primer terdiri dari merah, kuning, dan biru.

C. Contoh Warna Primer di Sekitar Kita
1. Merah πŸ”΄

Contoh benda yang dapat berwarna merah:

  • Apel

  • Tomat

  • Bunga mawar

  • Balon

2. Kuning 🟑

Contoh benda yang dapat berwarna kuning:

  • Pisang

  • Jagung

  • Matahari

  • Balon

3. Biru πŸ”΅

Contoh benda yang dapat berwarna biru:

  • Langit

  • Laut

  • Balon

  • Pensil

D. Mencampur Warna Primer
Warna primer dapat dicampurkan sehingga menghasilkan warna baru.

Contohnya:

  • Merah + kuning = jingga

  • Kuning + biru = hijau

  • Biru + merah = ungu

Jadi, dari warna primer kita dapat membuat berbagai macam warna.

E. Kegiatan Mewarnai
Ayo berlatih menggunakan warna primer!

Warnailah gambar dengan ketentuan berikut:

  1. Apel → merah

  2. Pisang → kuning

  3. Balon → biru

  4. Bunga → merah

  5. Matahari → kuning

Gunakan warna dengan rapi dan tidak keluar dari garis gambar.

🌺Kesimpulan
Warna primer adalah warna dasar. Ada tiga warna primer, yaitu:

πŸ”΄ Merah
🟑 Kuning
πŸ”΅ Biru

Warna primer dapat digunakan untuk mewarnai gambar dan dapat dicampurkan untuk menghasilkan warna baru.

LKPD

Materi Ajar Selasa 06 Oktober 2026 Pendidikan Pancasila

 IDENTITAS

Nama Guru: Eva Marissa Savitri, S. Pd & Devika Aulia, S. Pd.
Mapel: Pendidikan Pancasila
Hari/ Tanggal: Selasa / 06 Oktober 2026
Fase/Kelas: A/ 1
Materi: Membuat produk sederhana (poster/kartu) aturan keluarga.
Pertemuan ke: 6

🌹Apersepsi

Bismillahirrahmanirrahim. 

Good Morning, ananda sholeh dan sholehah kelas 1.B πŸ’–
How Are You Today? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🀲
Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

Anak-anak, Allah memiliki nama-nama yang indah, di antaranya Al-Khaliq, Al-Malik, dan Ar-Razzaq. Dengan mengenalnya, kita belajar menjadi anak yang baik dan jujur dalam kehidupan sehari-hari.

  1. Al-Khaliq (Maha Pencipta): Allah adalah Al-Khaliq, yang menciptakan kita dan seluruh alam. Karena Allah selalu mengetahui apa yang kita lakukan, kita harus berkata dan bertindak jujur, meskipun tidak ada yang melihat. Contohnya, mengakui kesalahan dan tidak menyontek.
  2. Al-Malik (Maha Merajai/Menguasai): Allah adalah Al-Malik, pemilik dan penguasa seluruh alam. Kita harus menaati aturan dan berkata sesuai kenyataan. Contohnya, mengembalikan barang milik teman yang ditemukan dan mengatakan yang sebenarnya kepada guru.
  3. Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): Allah adalah Ar-Razzaq, yang memberikan rezeki kepada seluruh makhluk. Kita mensyukuri rezeki dengan tidak mengambil milik orang lain dan selalu jujur. Contohnya, mengatakan jumlah uang yang diberikan orang tua dan tidak berbohong tentang makanan atau barang yang kita terima.

🌹CP:

Mengenal aturan di lingkungan keluarga; menunjukkan dan menceritakan sikap mematuhi aturan di lingkungan keluarga.

🌹TP:
Mengenal aturan di lingkungan keluarga.


Mindful (Berkesadaran)
Peserta didik dapat Membuat produk sederhana (poster/kartu) aturan keluarga. masalah sederhana terkait sikap mematuhi aturan di lingkungan keluarga yang kerap ditemui dikehidupan sehari-harinya.

Meaningful (Bermakna)
Peserta didik dapat mengaitkan dan Menyelesaikan dalam Membuat produk sederhana (poster/kartu) aturan keluarga. sederhana terkait sikap mematuhi aturan di lingkungan keluarga di kehidupan sehari-hari.

Joyful (Menyenangkan)
Peserta didik dapat Membuat produk sederhana (poster/kartu) aturan keluarga. masalah sederhana terkait sikap mematuhi aturan di lingkungan keluarga secara kreatif dan menyenangkan melalui kegiatan bermain peran, percakapan berpasangan, permainan kartu pertanyaan, cerita bergambar, atau diskusi interaktif tentang kehidupan sehari-hari.

🌹ATP
Peserta didik mampu Menyelesaikan masalah sederhana terkait sikap mematuhi aturan di lingkungan keluarga.

Model/Metode pembelajaran: Problem Based  Learning

Media Pembelajaran/Alat Peraga: Video Pembelajaran, Gambar Visual, Soal post test



🌹Materi Pendidikan Pancasila

🏠 A. Apa Itu Aturan?

  • Bangun tidur tepat waktu.
  • Merapikan tempat tidur.
  • Mandi dan menggosok gigi.
  • Merapikan mainan setelah bermain.
  • Meminta izin sebelum keluar rumah.00
  • Belajar sesuai jadwal.
  • Membantu orang tua.
  • Tidur tepat waktu.
❤️ B. Mengapa Kita Harus Mematuhi Aturan?
🌷 Keluarga menjadi lebih nyaman.
🌷 Kita belajar menjadi anak yang bertanggung jawab.
🌷 Kita dapat hidup dengan rukun.
🌷 Kita terhindar dari masalah.

πŸ€” C. Masalah Sederhana di Rumah
Contoh 1: Tidak Merapikan Mainan
"Rani, setelah bermain, mainannya dirapikan, ya."
Rani tidak mematuhi aturan merapikan mainan.
πŸ‘‰ Rani segera merapikan mainannya.
✅ Mengakui kesalahan.
✅ Meminta maaf.
✅ Merapikan mainan.

Contoh 2: Bermain Saat Waktu Belajar
Budi tidak mematuhi jadwal belajar.
πŸ‘‰ Budi menghentikan permainan dan mulai belajar.
πŸ“š Mengikuti jadwal belajar.
⏰ Menggunakan waktu dengan baik.

Contoh 3: Lupa Meminta Izin
Siti tidak mematuhi aturan meminta izin sebelum keluar rumah.
πŸ‘‰ Siti kembali dan meminta maaf kepada ibu. Setelah itu, Siti meminta izin dengan sopan.
πŸ’— Meminta maaf.
πŸ—£️ Meminta izin.
🏠 Mematuhi aturan keluarga.

🌟 D. Cara Menyelesaikan Masalah
1️⃣ Kenali masalah
2️⃣ Akui kesalahan
3️⃣ Pikirkan solusi

Aturan adalah sesuatu yang harus kita lakukan atau patuhi agar kehidupan menjadi tertib, aman, dan nyaman.

Di rumah, ada aturan yang dibuat oleh keluarga.

Contoh aturan di rumah:

Kita mematuhi aturan agar:

🌷 Rumah menjadi lebih tertib.

Mematuhi aturan adalah salah satu bentuk tanggung jawab kita di keluarga.
Kadang-kadang kita melakukan kesalahan karena lupa atau tidak mematuhi aturan.
Rani selesai bermain. Ia meninggalkan mainannya berserakan di lantai.
Ibu berkata,

Masalah:

Apa yang sebaiknya dilakukan?

Sikap yang baik:

Budi seharusnya belajar pada pukul 19.00. Namun, Budi masih bermain.

Masalah:

Apa yang sebaiknya dilakukan?

Sikap yang baik:

Siti ingin bermain di rumah temannya. Ia langsung pergi tanpa memberi tahu ibu.

Masalah:

Apa yang sebaiknya dilakukan?

Sikap yang baik:

Jika kita melakukan kesalahan, jangan takut untuk memperbaikinya.

Gunakan langkah sederhana berikut:

Apa yang terjadi?

Apakah saya melanggar aturan?

Apa yang harus saya lakukan?

4️⃣ Perbaiki kesalahan
Lakukan hal yang benar.
5️⃣ Berjanji untuk lebih baik
Berusaha tidak mengulangi kesalahan.

🌹Kesimpulan
Aturan keluarga harus kita patuhi. Jika kita melakukan kesalahan, kita harus mengakui kesalahan, meminta maaf, dan memperbaikinya. Mematuhi aturan membuat kehidupan di rumah menjadi tertib, aman, nyaman, dan rukun.

Post test
Membuat produk sederhana (poster/kartu) aturan keluarga.