Senin, 05 Oktober 2026

Materi Ajar Senin 05 Oktober 2026 Pendidikan Pancasila

  IDENTITAS

Nama Guru: Eva Marissa Savitri, S. Pd & Devika Aulia, S. Pd.
Mapel: Pendidikan Pancasila
Hari/ Tanggal: Senin / 05 Oktober 2026
Fase/Kelas: A/ 1
Materi: Menyelesaikan masalah sederhana terkait sikap mematuhi aturan di lingkungan keluarga.
Pertemuan ke: 5

🌹Apersepsi

Bismillahirrahmanirrahim. 

Good Morning, ananda sholeh dan sholehah kelas 1.B πŸ’–
How Are You Today? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🀲
Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

Anak-anak, Allah memiliki nama-nama yang indah, di antaranya Al-Khaliq, Al-Malik, dan Ar-Razzaq. Dengan mengenalnya, kita belajar menjadi anak yang baik dan jujur dalam kehidupan sehari-hari.

  1. Al-Khaliq (Maha Pencipta): Allah adalah Al-Khaliq, yang menciptakan kita dan seluruh alam. Karena Allah selalu mengetahui apa yang kita lakukan, kita harus berkata dan bertindak jujur, meskipun tidak ada yang melihat. Contohnya, mengakui kesalahan dan tidak menyontek.
  2. Al-Malik (Maha Merajai/Menguasai): Allah adalah Al-Malik, pemilik dan penguasa seluruh alam. Kita harus menaati aturan dan berkata sesuai kenyataan. Contohnya, mengembalikan barang milik teman yang ditemukan dan mengatakan yang sebenarnya kepada guru.
  3. Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): Allah adalah Ar-Razzaq, yang memberikan rezeki kepada seluruh makhluk. Kita mensyukuri rezeki dengan tidak mengambil milik orang lain dan selalu jujur. Contohnya, mengatakan jumlah uang yang diberikan orang tua dan tidak berbohong tentang makanan atau barang yang kita terima.

🌹CP:

Mengenal aturan di lingkungan keluarga; menunjukkan dan menceritakan sikap mematuhi aturan di lingkungan keluarga.

🌹TP:
Mengenal aturan di lingkungan keluarga.


Mindful (Berkesadaran)
Peserta didik dapat Menyelesaikan masalah sederhana terkait sikap mematuhi aturan di lingkungan keluarga yang kerap ditemui dikehidupan sehari-harinya.

Meaningful (Bermakna)
Peserta didik dapat mengaitkan dan Menyelesaikan masalah sederhana terkait sikap mematuhi aturan di lingkungan keluarga di kehidupan sehari-hari.

Joyful (Menyenangkan)
Peserta didik dapat Menyelesaikan masalah sederhana terkait sikap mematuhi aturan di lingkungan keluarga secara kreatif dan menyenangkan melalui kegiatan bermain peran, percakapan berpasangan, permainan kartu pertanyaan, cerita bergambar, atau diskusi interaktif tentang kehidupan sehari-hari.

🌹ATP
Peserta didik mampu Menyelesaikan masalah sederhana terkait sikap mematuhi aturan di lingkungan keluarga.

Model/Metode pembelajaran: Problem Based  Learning

Media Pembelajaran/Alat Peraga: Video Pembelajaran, Gambar Visual, Soal post test



🌹Materi Pendidikan Pancasila

🏠 A. Apa Itu Aturan?

  • Bangun tidur tepat waktu.
  • Merapikan tempat tidur.
  • Mandi dan menggosok gigi.
  • Merapikan mainan setelah bermain.
  • Meminta izin sebelum keluar rumah.
  • Belajar sesuai jadwal.
  • Membantu orang tua.
  • Tidur tepat waktu.
❤️ B. Mengapa Kita Harus Mematuhi Aturan?
🌷 Keluarga menjadi lebih nyaman.
🌷 Kita belajar menjadi anak yang bertanggung jawab.
🌷 Kita dapat hidup dengan rukun.
🌷 Kita terhindar dari masalah.

πŸ€” C. Masalah Sederhana di Rumah
Contoh 1: Tidak Merapikan Mainan
"Rani, setelah bermain, mainannya dirapikan, ya."
Rani tidak mematuhi aturan merapikan mainan.
πŸ‘‰ Rani segera merapikan mainannya.
✅ Mengakui kesalahan.
✅ Meminta maaf.
✅ Merapikan mainan.

Contoh 2: Bermain Saat Waktu Belajar
Budi tidak mematuhi jadwal belajar.
πŸ‘‰ Budi menghentikan permainan dan mulai belajar.
πŸ“š Mengikuti jadwal belajar.
⏰ Menggunakan waktu dengan baik.

Contoh 3: Lupa Meminta Izin
Siti tidak mematuhi aturan meminta izin sebelum keluar rumah.
πŸ‘‰ Siti kembali dan meminta maaf kepada ibu. Setelah itu, Siti meminta izin dengan sopan.
πŸ’— Meminta maaf.
πŸ—£️ Meminta izin.
🏠 Mematuhi aturan keluarga.

🌟 D. Cara Menyelesaikan Masalah
1️⃣ Kenali masalah
2️⃣ Akui kesalahan
3️⃣ Pikirkan solusi

Aturan adalah sesuatu yang harus kita lakukan atau patuhi agar kehidupan menjadi tertib, aman, dan nyaman.

Di rumah, ada aturan yang dibuat oleh keluarga.

Contoh aturan di rumah:

Kita mematuhi aturan agar:

🌷 Rumah menjadi lebih tertib.

Mematuhi aturan adalah salah satu bentuk tanggung jawab kita di keluarga.
Kadang-kadang kita melakukan kesalahan karena lupa atau tidak mematuhi aturan.
Rani selesai bermain. Ia meninggalkan mainannya berserakan di lantai.
Ibu berkata,

Masalah:

Apa yang sebaiknya dilakukan?

Sikap yang baik:

Budi seharusnya belajar pada pukul 19.00. Namun, Budi masih bermain.

Masalah:

Apa yang sebaiknya dilakukan?

Sikap yang baik:

Siti ingin bermain di rumah temannya. Ia langsung pergi tanpa memberi tahu ibu.

Masalah:

Apa yang sebaiknya dilakukan?

Sikap yang baik:

Jika kita melakukan kesalahan, jangan takut untuk memperbaikinya.

Gunakan langkah sederhana berikut:

Apa yang terjadi?

Apakah saya melanggar aturan?

Apa yang harus saya lakukan?

4️⃣ Perbaiki kesalahan
Lakukan hal yang benar.
5️⃣ Berjanji untuk lebih baik
Berusaha tidak mengulangi kesalahan.

🌹Kesimpulan
Aturan keluarga harus kita patuhi. Jika kita melakukan kesalahan, kita harus mengakui kesalahan, meminta maaf, dan memperbaikinya. Mematuhi aturan membuat kehidupan di rumah menjadi tertib, aman, nyaman, dan rukun.

Post test

1. Setelah bermain, kita harus ....
A. meninggalkan mainan
B. merapikan mainan
C. membuang mainan

2. Sebelum keluar rumah, kita harus ....
A. meminta izin
B. berlari
C. diam-diam pergi

3. Jika melakukan kesalahan, sebaiknya kita ....
A. berbohong
B. marah
C. meminta maaf

4. Saat waktunya belajar, kita sebaiknya ....
A. terus bermain
B. belajar
C. tidur

5. Mematuhi aturan keluarga membuat rumah menjadi ....
A. tertib
B. berantakan
C. kacau

Materi Ajar Senin 05 Oktober 2026 Bahasa Indonesia

 IDENTITAS

Nama Guru: Eva Marissa Savitri, S. Pd & Devika Aulia, S. Pd.

Mapel: Bahasa Indonesia

Hari/ Tanggal: Senin / 05 Oktober 2026

Fase/Kelas: A/ 1B

Materi: Mengenal Huruf Vokal (a, i, u, e, o)

Pertemuan ke: 1

πŸ’«CP:

Menulis permulaan dengan benar di atas kertas dan/atau melalui media digital; mengembangkan tulisan tangan yang semakin baik; dan menulis berbagai tipe teks sederhana tentang diri, keluarga, dan/atau lingkungan sekitar dengan beberapa kalimat sederhan.

πŸ’«TP:

·       Mengembangkan tulisan tangan yang semakin baik. Menulis berbagai tipe teks sederhana tentang diri, keluarga, dan/atau lingkungan sekitar dengan beberapa kalimat sederhana.

Mindful (Berkesadaran)

Peserta didik dapat secara sadar Mengenal Huruf Vokal (a, i, u, e, o) dalam kegiatan sehari-hari.

Meaningful (Bermakna)

Peserta didik dapat menemukan dan Mengenal Huruf Vokal (a, i, u, e, o) dalam setiap kata yang mereka temukan dalam kegiatan sehari-hari.

Joyful (Menyenangkan)

Peserta didik dapat mempraktikkan kemampuan Mengenali Huruf Vokal (a, i, u, e, o) secara kreatif dan menyenangkan melalui kegiatan bermain peran, percakapan berpasangan, permainan kartu pertanyaan, cerita bergambar, atau diskusi interaktif tentang kehidupan sehari-hari.

πŸ’«ATP

Peserta didik dapat Mengenal Huruf Vokal (a, i, u, e, o) dengan baik.

Model/Metode pembelajaran: Problem-Based Learning (PBL)

Media Pembelajaran/Alat Peraga: Video Pembelajaran, Gambar Visual, Soal post test

πŸ’«Apersepsi

Bismillahirrahmanirrahim. 

Good Morning, ananda sholeh dan sholehah kelas 1.B πŸ’–

How Are You Today? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🀲

Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

Anak-anak, Allah memiliki nama-nama yang indah, di antaranya Al-Khaliq, Al-Malik, dan Ar-Razzaq. Dengan mengenalnya, kita belajar menjadi anak yang baik dan jujur dalam kehidupan sehari-hari.

  1. Al-Khaliq (Maha Pencipta): Allah adalah Al-Khaliq, yang menciptakan kita dan seluruh alam. Karena Allah selalu mengetahui apa yang kita lakukan, kita harus berkata dan bertindak jujur, meskipun tidak ada yang melihat. Contohnya, mengakui kesalahan dan tidak menyontek.
  2. Al-Malik (Maha Merajai/Menguasai): Allah adalah Al-Malik, pemilik dan penguasa seluruh alam. Kita harus menaati aturan dan berkata sesuai kenyataan. Contohnya, mengembalikan barang milik teman yang ditemukan dan mengatakan yang sebenarnya kepada guru.
  3. Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): Allah adalah Ar-Razzaq, yang memberikan rezeki kepada seluruh makhluk. Kita mensyukuri rezeki dengan tidak mengambil milik orang lain dan selalu jujur. Contohnya, mengatakan jumlah uang yang diberikan orang tua dan tidak berbohong tentang makanan atau barang yang kita terima.


Model/Metode pembelajaran: Problem-Based Learning (PBL)

Media Pembelajaran/Alat Peraga: Video Pembelajaran dan Soal post test


πŸ’«Materi Bahasa Indonesia
🌸 A. Apa Itu Huruf Vokal?
Huruf vokal adalah huruf yang dapat dibunyikan dengan jelas dan tidak terhalang.
Ada 5 huruf vokal, yaitu:
a – i – u – e – o
Mari kita baca bersama!

πŸ…°️ a
πŸ…Έ i
πŸ†„ u
πŸ…΄ e
πŸ…Ύ️ o

🌼 B. Mengenal Huruf Vokal

1. Huruf A a

Bunyi: a

Contoh kata:

  • ayam πŸ”
  • apel 🍎
  • awan ☁️

2. Huruf I i

Bunyi: i

Contoh kata:

  • ikan 🐟
  • ibu πŸ‘©
  • ini

3. Huruf U u

Bunyi: u

Contoh kata:

  • ubi
  • ular 🐍
  • uang πŸ’°

4. Huruf E e

Bunyi: e

Contoh kata:

  • enak
  • ekor
  • emas

5. Huruf O o

Bunyi: o

Contoh kata:

  • obat
  • obeng
  • orang
πŸ”Ž C. Menemukan Huruf Vokal dalam Kata
Perhatikan kata berikut!

1. BOLA
Huruf vokalnya: O, A

2. BUKU
Huruf vokalnya: U, U

3. SAPI
Huruf vokalnya: A, I

4. MEJA
Huruf vokalnya: E, A

5. IKAN
Huruf vokalnya: I, A


🌺Kesimpulan

Huruf vokal adalah huruf yang terdiri dari:

🌟 A – I – U – E – O

Huruf vokal dapat ditemukan dalam banyak kata, seperti ayam, ikan, ular, emas, dan obat.

LKPD

Jumat, 02 Oktober 2026

Materi Ajar Jumat 02 Oktober 2026 Kokurikuler

 IDENTITAS

Nama Guruva Marissa Savitri, S. Pd & Devika Aulia, S. Pd.

Mapel: Kokurikuler 

Hari/ Tanggal: Jumat / 02 Oktober 2026

Materi : mencintai batik sebagai warisan budaya

Fase/Kelas: A/ 1B

πŸ’«Apersepsi

Bismillahirrahmanirrahim. 

Good Morning, ananda sholeh dan sholehah kelas 1.B πŸ’–
How Are You Today? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🀲
Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

Anak-anak, Allah memiliki nama-nama yang indah, di antaranya Al-Khaliq, Al-Malik, dan Ar-Razzaq. Dengan mengenalnya, kita belajar menjadi anak yang baik dan jujur dalam kehidupan sehari-hari.

  1. Al-Khaliq (Maha Pencipta): Allah adalah Al-Khaliq, yang menciptakan kita dan seluruh alam. Karena Allah selalu mengetahui apa yang kita lakukan, kita harus berkata dan bertindak jujur, meskipun tidak ada yang melihat. Contohnya, mengakui kesalahan dan tidak menyontek.
  2. Al-Malik (Maha Merajai/Menguasai): Allah adalah Al-Malik, pemilik dan penguasa seluruh alam. Kita harus menaati aturan dan berkata sesuai kenyataan. Contohnya, mengembalikan barang milik teman yang ditemukan dan mengatakan yang sebenarnya kepada guru.
  3. Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): Allah adalah Ar-Razzaq, yang memberikan rezeki kepada seluruh makhluk. Kita mensyukuri rezeki dengan tidak mengambil milik orang lain dan selalu jujur. Contohnya, mengatakan jumlah uang yang diberikan orang tua dan tidak berbohong tentang makanan atau barang yang kita terima.

πŸ’«CP:

Mengenal identitas Budaya Lampung

πŸ’«TP:

Peserta didik dapat mengenal budaya Lampung

Mindful (Berkesadaran) :
Peserta didik dapat secara sadar mengenal, mengamati, dan mengidentifikasi batik serta berbagai warna, bentuk, dan tekstur kertas origami yang ada di lingkungan sekitar.

Meaningful (Bermakna) :
Peserta didik dapat memahami sen membatik dengan kehidupan sehari-hari, serta memilih warna dan bentuk kertas yang sesuai dengan pola gambar.

Joyful (Menyenangkan) :
Peserta didik dapat mengekspresikan kreativitasnya dengan menyenangkan melalui kegiatan memilih, mewarnai gambar batik pada pola gambar untuk menghasilkan karya gambar batik yang menarik.

πŸ’«Alur Tujuan Pembelajaran : 

  • Peserta didik mengenal, memilih warna untuk mewarnai gambar batik.
  • Peserta didik mewarnai gambar baju batik.

Model/Metode pembelajaran: Discovery Learning

Media Pembelajaran/Alat Peraga: Gambar Visual 

πŸ’« Materi Kokulikuler 

1. Pengertian Membatik

Membatik adalah kegiatan membuat gambar atau pola pada kain dengan menggunakan warna sehingga menjadi indah.

2. Alat dan Bahan

Beberapa alat dan bahan untuk membatik sederhana:

  • Kain atau kertas

  • Pensil

  • Krayon atau pensil warna

  • Cat warna

  • Kuas

3. Motif Batik

Motif batik adalah gambar atau pola yang digunakan pada batik. Contohnya:

  • 🌸 Bunga

  • πŸƒ Daun

  • πŸ¦‹ Hewan

  • πŸ”· Bentuk geometris

4. Cara Membatik Sederhana
  1. Siapkan kain atau kertas.

  2. Buat pola dengan pensil.

  3. Warnai pola dengan rapi.

  4. Gunakan berbagai warna agar terlihat menarik.

  5. Keringkan hasil karya.

5. Manfaat Membatik

Membatik dapat melatih:

  • Kreativitas

  • Kerapian

  • Kesabaran

  • Kemampuan mengenal warna

Kesimpulan

Membatik adalah kegiatan membuat pola dan memberi warna pada kain atau media lain untuk menghasilkan karya yang indah.

πŸ’«Evaluasi Mewarnai Batik




Refleksi
Alhamdulillah ananda shilih sholihah sangat excited ketika mengikuti pembelajaran hari ini, ananda juga cukup kritis dnegan bertanya mengapa hari ini kita memakai batik bebas Miss, ananda lalu diberikan pengertian bahwasannya hari ini adalah hari batik nasional. Pada saat mengerjakan evaluasi post test berupa mewarnai batik ananda mengerjakannya dengan baik dan rapih-rapih. alhamdulillah juga semua ananda hadir dan mengikuti pembelajaran dengan baik tanpa terkecuali

Kamis, 01 Oktober 2026

Materi Ajar Kamis 01 Oktober 2026 Matematika

  IDENTITAS

Nama Guru: Eva Marissa Savitri, S. Pd & Devika Aulia, S. Pd.
Mapel: Matematika
Hari/ Tanggal: Kamis / 01 Oktober 2026
Fase/Kelas: A/ 1B
Materi: Menerapkan dan merefleksikan penyelesaian soal cerita penjumlahan sampai 20 dalam kehidupan sehari-hari.
Pertemuan ke: 4

🌹Apersepsi

Bismillahirrahmanirrahim. 

Good Morning, ananda sholeh dan sholehah kelas 1.B πŸ’–
How Are You Today? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🀲
Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

Anak-anak, Allah memiliki nama-nama yang indah, di antaranya Al-Khaliq, Al-Malik, dan Ar-Razzaq. Dengan mengenalnya, kita belajar menjadi anak yang baik dan jujur dalam kehidupan sehari-hari.

  1. Al-Khaliq (Maha Pencipta): Allah adalah Al-Khaliq, yang menciptakan kita dan seluruh alam. Karena Allah selalu mengetahui apa yang kita lakukan, kita harus berkata dan bertindak jujur, meskipun tidak ada yang melihat. Contohnya, mengakui kesalahan dan tidak menyontek.
  2. Al-Malik (Maha Merajai/Menguasai): Allah adalah Al-Malik, pemilik dan penguasa seluruh alam. Kita harus menaati aturan dan berkata sesuai kenyataan. Contohnya, mengembalikan barang milik teman yang ditemukan dan mengatakan yang sebenarnya kepada guru.
  3. Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): Allah adalah Ar-Razzaq, yang memberikan rezeki kepada seluruh makhluk. Kita mensyukuri rezeki dengan tidak mengambil milik orang lain dan selalu jujur. Contohnya, mengatakan jumlah uang yang diberikan orang tua dan tidak berbohong tentang makanan atau barang yang kita terima.
πŸ’«CP:
Menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 100; membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan.
 
πŸ’«TP:
Peserta didik dapat melakukan operasi penjumlahan menggunakan benda-benda konkret yang banyaknya sampai 20

Mindfull (Berkesadaran)    : 
Peserta didik dapat secara sadar Menerapkan dan merefleksikan penyelesaian soal cerita penjumlahan sampai 20 dalam kehidupan sehari-hari melalui benda konkret.

Meaningfull (Bermakna)    : 
Peserta didik dapat Menerapkan dan merefleksikan penyelesaian soal cerita penjumlahan sampai 20 dalam kehidupan sehari-hari melalui benda konkret.

Joyfull (Menyenangkan)    : 
Peserta didik dapat mengekspresikan pemahamannya secara kreatif dan menyenangkan dalam Mengenal konsep dasar penjumlahan (menggabungkan dua kumpulan benda) sampai 20 melalui benda konkret melalui media kesukaannya (seperti simulasi/permainan peran, cerita bergambar, atau diskusi interaktif).

πŸ’«ATP:
Peserta didik dapat Mengenal konsep dasar penjumlahan (menggabungkan dua kumpulan benda) sampai 20 melalui benda konkret. 

πŸ’«Materi Matematika

Model/Metode pembelajaran: Problem-Based Learning (PBL)

Media Pembelajaran/Alat Peraga: LKPD, Video pembelajaran






🍎 A. Apa Itu Penjumlahan?

Penjumlahan adalah kegiatan menggabungkan dua atau lebih kumpulan benda menjadi satu kumpulan.
Dalam penjumlahan kita menggunakan tanda:

+ dibaca “ditambah”

= dibaca “sama dengan”

Contoh:

🍎🍎 + 🍎🍎🍎 = 🍎🍎🍎🍎🍎

2 + 3 = 5

Artinya:

  • Ada 2 apel.
  • Ditambah 3 apel.
  • Jika digabungkan menjadi 5 apel.

Jadi: 2 + 3 = 5

🧸 B. Penjumlahan dengan Benda Konkret

Benda konkret adalah benda yang dapat kita lihat dan pegang secara langsung.

Contohnya:

  • pensil ✏️
  • kelereng
  • balok
  • stik es krim
  • batu kecil
  • tutup botol
  • mainan
  • buah

Kita dapat menggunakan benda-benda tersebut untuk belajar penjumlahan.

Contoh 1

Ambil 3 pensil.

✏️ ✏️ ✏️

Kemudian tambahkan 2 pensil.

✏️ ✏️

Gabungkan semuanya:

✏️ ✏️ ✏️ + ✏️ ✏️
= ✏️ ✏️ ✏️ ✏️ ✏️

Jadi:

3 + 2 = 5

πŸ“ C. Contoh Penjumlahan sampai 20

Contoh 1

Ada 4 buah stroberi.

πŸ“ πŸ“ πŸ“ πŸ“

Kemudian ada 3 buah stroberi lagi.

πŸ“ πŸ“ πŸ“

Jika digabungkan:

πŸ“ πŸ“ πŸ“ πŸ“ πŸ“ πŸ“ πŸ“

Jadi:

4 + 3 = 7


Contoh 2

Ada 6 balok.

πŸŸ₯ πŸŸ₯ πŸŸ₯ πŸŸ₯ πŸŸ₯ πŸŸ₯

Ditambah 4 balok.

πŸŸ₯ πŸŸ₯ πŸŸ₯ πŸŸ₯

Jika digabungkan menjadi:

πŸŸ₯ πŸŸ₯ πŸŸ₯ πŸŸ₯ πŸŸ₯ πŸŸ₯ πŸŸ₯ πŸŸ₯ πŸŸ₯ πŸŸ₯

Jadi:

6 + 4 = 10


Contoh 3

Ada 8 pensil.

✏️ ✏️ ✏️ ✏️ ✏️ ✏️ ✏️ ✏️

Ditambah 5 pensil.

✏️ ✏️ ✏️ ✏️ ✏️

Jika digabungkan:

8 + 5 = 13

Jadi, jumlah pensil seluruhnya adalah 13 pensil.


Contoh 4

Ada 10 kelereng.

⚪ ⚪ ⚪ ⚪ ⚪ ⚪ ⚪ ⚪ ⚪ ⚪

Ditambah 7 kelereng.

⚪ ⚪ ⚪ ⚪ ⚪ ⚪ ⚪

Jika digabungkan:

10 + 7 = 17

🐟 D. Contoh Soal Cerita

Contoh 1

Beni mempunyai 5 ikan mainan.
Ibu memberikan 2 ikan mainan lagi.
Berapa jumlah ikan mainan Beni sekarang?

Gunakan benda:

🐟 🐟 🐟 🐟 🐟 + 🐟 🐟

Jumlah semuanya:

5 + 2 = 7


✅ Jadi, jumlah ikan mainan Beni adalah 7.

Contoh 2

Lani mempunyai 6 bunga.
Lani mendapat 4 bunga lagi dari kakaknya.
Berapa jumlah bunga Lani?

🌸 🌸 🌸 🌸 🌸 🌸 + 🌸 🌸 🌸 🌸

6 + 4 = 10

✅ Jadi, jumlah bunga Lani adalah 10.

🌟 Kesimpulan
Penjumlahan adalah kegiatan menggabungkan dua kumpulan benda menjadi satu kumpulan.
Dalam penjumlahan kita menggunakan tanda + dan =.

Contoh:

🍎🍎🍎 + 🍎🍎 = 🍎🍎🍎🍎🍎

3 + 2 = 5

Kita dapat belajar penjumlahan dengan menggunakan benda konkret seperti pensil, balok, kelereng, buah, atau mainan. Dengan menggabungkan dan menghitung benda, kita dapat memahami penjumlahan dengan lebih mudah.

πŸ“ Post Test

Soal 1
Dina mempunyai 4 permen.
Ibu memberikan 5 permen lagi.
Berapa jumlah permen Dina?
4 + 5 = ....
Jawab: ....................................
Soal 2
Budi mempunyai 6 kelereng.
Temannya memberikan 7 kelereng lagi.
Berapa jumlah kelereng Budi?
6 + 7 = ....
Jawab: ....................................
Soal 3
Di keranjang ada 8 jeruk.
Ibu memasukkan 4 jeruk lagi.
Berapa jumlah jeruk semuanya?
8 + 4 = ....
Jawab: ....................................
Soal 4
Ada 11 buku di meja.
Guru meletakkan 3 buku lagi.
Berapa jumlah buku sekarang?
11 + 3 = ....
Jawab: ....................................
Soal 5
Siti mempunyai 9 boneka.
Ia mendapat 6 boneka dari saudaranya.
Berapa jumlah boneka Siti?
9 + 6 = ....
Jawab: ....................................


Kunci jawaban
1. 4 + 5 = 9
2. 6 + 7 = 13
3. 8 + 4 = 12
4. 11 + 3 = 14
5. 9 + 6 = 15

Refleksi
Alhamdulillaj pqda pembelajaran hari ini ananda sudah dapat menyelesaikan soal cerita dengan baik, meskipun ada beberapa yang masih perlu dibimbing karena keterbatasan belum lancar membaca, selebihnya ananda sudah bisa.