Kamis, 27 Agustus 2026

Materi Ajar Kamis 27 Agustus 2026 ( Matematika)

 

Kamis, 27 Agustus 2026 - Matematika

 


Identitas
Nama Guru: Eva Marissa Savitri & Devika Aulia
Mata Pelajaran: Matematika 
Hari/Tanggal: Kamis, 27 Agustus 2026
Fase/Kelas: A / 1B

Judul Materi                        : 
Mengurutkan bilangan sampai 20 dari yang terbesar ke terkecil serta menerapkannya dalam soal cerita sehari-hari.

Pertemuan Ke -                     : 4
Capaian Pembelajaran           : 
Menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 100; membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan,

Tujuan Pembelajaran             : Membandingkan dan mengurutkan bilangan

Mindfull (Berkesadaran)    : 
Peserta didik dapat secara sadar mengidentifikasi dan merefleksikan dalam mengurutkan bilangan sampai 20 dari yang terbesar ke terkecil.

Meaningfull (Bermakna)    : 
Peserta didik dapat menjelaskan dan mengaitkan urutan bilangan sampai 20 dari yang terbesar ke terkecil serta penerapannya dalam soal cerita kehidupan sehari-hari.

Joyfull (Menyenangkan)    : 
Peserta didik dapat mengekspresikan pemahamannya secara kreatif dan menyenangkan mengenai keterkaitan mengurutkan bilangan sampai 20 dari yang terbesar ke terkecil serta penerapannya pada soal cerita melalui media kesukaannya (seperti simulasi/permainan peran, cerita bergambar, atau diskusi interaktif).

Alur Tujuan Pembelajaran : 
Pada tahap ini, peserta didik diarahkan untuk mengenali cara mengurutkan bilangan. Peserta didik mulai dilatih untuk melihat keterkaitan dalam  mengurutkan bilangan dengan aktivitasnya sehari-hari. Tahap akhir menguji pemahaman peserta didik melalui studi kasus nyata atau refleksi terhadap fungsi mengurutkan bilangan sampai 20 dari yang terbesar ke terkecil.


Materi

Assalamualaikum wr. wb.

Good Morning ananda-ananda sholih dan sholihah. How are you today? semoga senantiasa dalam keadaan yang sehat, bahagia, dan semangat semua ya agar dapat mengikuti pembelajaran dengan baik. Aamiin Allahuma Aamiin. Yuk kita ikuti pembelajaran hari ini dengan penuh semangat kids🌺 sebelum itu jangan lupa kita berdoa bersama-sama dulu ya nak💖

Sebelum kita memahami anggota tubuh dan pancaindra, mari kita renungkan tiga sifat agung Allah SWT:

  • Al-Khaliq (Maha Menciptakan): Allah SWT adalah zat yang menciptakan alam semesta beserta isinya, termasuk menciptakan angka dan membandingkan serta mengurutkannya demi kemudahaan dalam kehidupan sehari-hari.
  • Al-Malik (Maha Memelihara/Merajai): Allah SWT adalah penguasa mutlak yang mengatur, menjaga, dan memelihara keseimbangan.
  • Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): Allah SWT yang menjamin dan melimpahkan rezeki bagi seluruh makhluk-Nya melalui kemampuan berpikir dan bernalar seperti mengurutkan dan membandingkan bilangan

Mengurutkan Bilangan
Mengurutkan bilangan berarti menyusun bilangan berdasarkan urutan tertentu.
Jika kita mengurutkan dari terbesar ke terkecil, kita mulai dari bilangan yang paling banyak atau paling besar.

Contoh 1
Urutkan bilangan berikut dari terbesar ke terkecil:
5, 9, 3, 7
Bilangan terbesar adalah 9.
Kemudian 7, lalu 5, dan 3.
Jadi:
9, 7, 5, 3

Contoh 2
Urutkan:
12, 18, 15, 10
Urutan dari terbesar ke terkecil:
18, 15, 12, 10

Contoh 3
Urutkan:
20, 14, 17, 11
Urutannya:
20, 17, 14, 11

📝 Kesimpulan Materi
  • Bilangan digunakan untuk menunjukkan banyak benda.
  • Bilangan yang lebih besar menunjukkan jumlah yang lebih banyak.
  • Mengurutkan bilangan dari terbesar ke terkecil berarti menyusun bilangan mulai dari bilangan paling besar kemudian semakin kecil.
  • Bilangan sampai 20 dapat diurutkan dengan membandingkan besar kecilnya bilangan.
  • Pengurutan bilangan dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari, misalnya untuk membandingkan jumlah pensil, buku, buah, mainan, dan benda lainnya.
✏️ Latihan Soal
1. Urutkan bilangan berikut dari terbesar ke terkecil!

7, 15, 10, 18

A. 7, 10, 15, 18
B. 18, 15, 10, 7
C. 10, 7, 18, 15

2. Urutkan bilangan berikut dari terbesar ke terkecil!
20, 13, 17, 9

A. 20, 17, 13, 9
B. 9, 13, 17, 20
C. 17, 20, 9, 13

3. Raka mempunyai 16 kelereng.
Beni mempunyai 12 kelereng.
Doni mempunyai 19 kelereng.
Urutan jumlah kelereng dari terbanyak ke paling sedikit adalah ....

A. 12, 16, 19
B. 19, 16, 12
C. 16, 19, 12

4. Ibu membeli 8 apel, 15 jeruk, dan 11 pisang.
Buah yang jumlahnya paling banyak adalah ....

A. Apel
B. Jeruk
C. Pisang

5. Lani memiliki 14 boneka.
Salsa memiliki 18 boneka.
Tia memiliki 10 boneka. 
Urutan jumlah boneka dari terbanyak ke paling sedikit adalah ....

A. 10, 14, 18
B. 14, 18, 10
C. 18, 14, 10

Rabu, 26 Agustus 2026

Materi Ajar Rabu 26 Agustus 2026

 Identitas

Nama Guru: Eva Marissa Savitri & Devika Aulia

Mata Pelajaran: Matematika 

Hari/Tanggal: Rabu, 26 Agustus 2026

Fase/Kelas: A / 1B

Judul Materi                        : Mengenal konsep membandingkan banyak benda melalui pengamatan                                                   benda konkret di sekitar kelas.

Pertemuan Ke -                   : 3

Capaian Pembelajaran        : Menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi bilangan (number sense)                                                  pada bilangan cacah sampai 100; membaca, menulis, menentukan nilai                                                      tempat, membandingkan, mengurutkan,

Tujuan Pembelajaran          : Membandingkan dan mengurutkan bilangan

Mindfull (Berkesadaran)    : Peserta didik dapat secara sadar mengidentifikasi dan                                                                                  merefleksikan dalam membandingkan dan mengurutkan bilangan dengan                                                       benda konkrit dikelas

Meaningfull (Bermakna)    : Peserta didik dapat menjelaskan dan mengaitkan perbandingan dan                                                                mengurutkan bilangan dalam kehidupan sehari-hari.

Joyfull (Menyenangkan)    : Peserta didik dapat mengekspresikan pemahamannya secara kreatif dan                                                   menyenangkan mengenai keterkaitan membandingkan dan mengurutkan                                                       bilangan melalui media kesukaannya (seperti simulasi/permainan peran, cerita                                                bergambar, atau diskusi interaktif).

Alur Tujuan Pembelajaran : Pada tahap ini, peserta didik diarahkan untuk mengenali cara membandingkan                                                dan mengurutkan bilangan. Peserta didik mulai dilatih untuk melihat                                                               keterkaitan dalam membandingkan dan mengurutkan bilangan dengan                                                           aktivitasnya sehari-hari. Tahap akhir menguji pemahaman peserta didik                                                           melalui studi kasus nyata atau refleksi terhadap fungsi mengurutkan dan                                                           membandingkan bilangan.


Materi

Assalamualaikum wr. wb.

Good Morning ananda-ananda sholih dan sholihah. How are you today? semoga senantiasa dalam keadaan yang sehat, bahagia, dan semangat semua ya agar dapat mengikuti pembelajaran dengan baik. Aamiin Allahuma Aamiin. Yuk kita ikuti pembelajaran hari ini dengan penuh semangat kids🌺 sebelum itu jangan lupa kita berdoa bersama-sama dulu ya nak💖

Sebelum kita memahami anggota tubuh dan pancaindra, mari kita renungkan tiga sifat agung Allah SWT:

  • Al-Khaliq (Maha Menciptakan): Allah SWT adalah zat yang menciptakan alam semesta beserta isinya, termasuk menciptakan angka dan membandingkan serta mengurutkannya demi kemudahaan dalam kehidupan sehari-hari.
  • Al-Malik (Maha Memelihara/Merajai): Allah SWT adalah penguasa mutlak yang mengatur, menjaga, dan memelihara keseimbangan.
  • Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): Allah SWT yang menjamin dan melimpahkan rezeki bagi seluruh makhluk-Nya melalui kemampuan berpikir dan bernalar seperti mengurutkan dan membandingkan bilangan

Video Pembelaran
https://youtu.be/YzaKpr4GVE4?si=CdNHaruAqDjR8nGR

Contoh Membandingkan Banyak Benda
Perhatikan dua kelompok berikut
Kelompok A:

🍎 🍎 🍎 🍎 🍎

Kelompok B:
🍎 🍎 🍎

Kelompok A memiliki 5 apel.
Kelompok B memiliki 3 apel.

Jadi, 5 lebih banyak daripada 3.

👉 Kelompok A lebih banyak daripada kelompok B.


Contoh 2

✏️ ✏️ ✏️

✏️ ✏️ ✏️ ✏️ ✏️

Kelompok pertama memiliki 3 pensil.
Kelompok kedua memiliki 5 pensil.

Jadi, kelompok pertama lebih sedikit daripada kelompok kedua.


Contoh 3

📚 📚 📚 📚

📖 📖 📖 📖

Kedua kelompok memiliki 4 benda.

Jadi, jumlahnya sama banyak.


🏫 Membandingkan Benda di Dalam Kelas
Kita dapat belajar membandingkan benda menggunakan benda yang ada di sekitar kelas.
Contohnya:
🪑 Kursi
Kelompok A = 5 kursi
Kelompok B = 3 kursi

5 lebih banyak daripada 3.

📚 Buku
Kelompok A = 4 buku 
Kelompok B = 4 buku

4 sama banyak dengan 4.

✏️ Pensil
Kelompok A = 2 pensil
Kelompok B = 6 pensil

2 lebih sedikit daripada 6.


latihan soal

1. 🍎 🍎 🍎 🍎
🍎 🍎

Kelompok pertama .... daripada kelompok kedua.

A. lebih sedikit
B. lebih banyak
C. sama banyak


2. ✏️ ✏️
✏️ ✏️ ✏️ ✏️

Kelompok pertama .... daripada kelompok kedua.

A. lebih banyak
B. sama banyak
C. lebih sedikit


3. 📚 📚 📚
📖 📖 📖

Kedua kelompok memiliki jumlah yang ....

A. lebih banyak
B. sama banyak
C. lebih sedikit


4. Budi memiliki 6 pensil.
Rani memiliki 4 pensil.

Pensil Budi .... daripada pensil Rani.

A. lebih banyak
B. lebih sedikit
C. sama banyak


5. Siti memiliki 3 buku.
Dina memiliki 5 buku. 

Buku Siti .... daripada buku Dina.

A. lebih banyak
B. lebih sedikit
C. sama banyak


Kunci Jawaban
1. B
2. C
3. B
4. A
5. B

Refleksi

pada pertemuan hari ini, setelah dijelaskan mengenai perbandingan nilai pada bilangan dengan menggunakan benda konkrit dikelas peserta didik antusias dan menyukai pembelajaran, namun, ada beberapa peserta didik yang masih belum cukup paham mengenai membandingkan bilangan dan sudah ditindak lanjuti dengan memberikan jam tambahan sepulang sekolah sebagai penguatan materi dan latihan soal maju kedepan.

Materi Ajar Rabu 26 Agustus 2026

 Identitas

Nama Guru: Eva Marissa Savitri & Devika Aulia

Mata Pelajaran: Bahasa Indonesia 

Hari/Tanggal: Rabu, 26 Agustus 2026

Fase/Kelas: A / 1B

Judul Materi: Menjaga Kebersihan diri

Pertemuan Ke - : 8

Capaian Pembelajaran        : Membaca kata-kata sederhana dengan fasih dari bacaan dan/atau tayangan                                               yang dipirsa tentang diri, keluarga, kesehatan, dan/atau lingkungan sekitar;                                               dan memahami isi bacaan dan/atau tayangan yang dipirsa tentang diri,                                                      keluarga, kesehatan, dan/atau lingkungan sekitar.

Tujuan Pembelajaran          : Membaca kata-kata sederhana dengan fasih dari bacaan dan/atau tayangan                                                              yang dipirsa tentang diri, keluarga, kesehatan, dan/atau lingkungan sekitar

Mindfull (Berkesadaran)    : Peserta didik dapat secara sadar mengidentifikasi dan                                                                                  merefleksikan anggota tubuh dan pancaindra sebagai bagian dirinya yang                                                       sangat penting 

Meaningfull (Bermakna)    : Peserta didik dapat menjelaskan dan mengaitkan peran menjaga kebersihan                                                 diri dalam aktivitas dan kegiatan sehari-hari

Joyfull (Menyenangkan)    : Peserta didik dapat mengekspresikan pemahamannya secara kreatif dan                                                   menyenangkan mengenai keterkaitan menjaga kebersihan diri melalui                                                           media kesukaannya (seperti simulasi/permainan peran, cerita bergambar, atau                                                   diskusi interaktif).

Alur Tujuan Pembelajaran : Pada tahap ini, peserta didik diarahkan untuk mengenali cara menjaga                                                               kebersihan diri. Peserta didik mulai dilatih untuk melihat keterkaitan dalam                                                   menjaga kebersihan diri dengan aktivitasnya sehari-hari. Tahap akhir menguji                                                pemahaman peserta didik melalui studi kasus nyata atau refleksi terhadap                                                       fungsi menjaga kebersihan diri.


Materi

Assalamualaikum wr. wb.

Good Morning ananda-ananda sholih dan sholihah. How are you today? semoga senantiasa dalam keadaan yang sehat, bahagia, dan semangat semua ya agar dapat mengikuti pembelajaran dengan baik. Aamiin Allahuma Aamiin. Yuk kita ikuti pembelajaran hari ini dengan penuh semangat kids🌺 sebelum itu jangan lupa kita berdoa bersama-sama dulu ya nak💖

Sebelum kita memahami anggota tubuh dan pancaindra, mari kita renungkan tiga sifat agung Allah SWT:

  • Al-Khaliq (Maha Menciptakan): Allah SWT adalah zat yang menciptakan alam semesta beserta isinya, termasuk anggota tubuh dan pancaindra, yang harus kita jaga kebersihannya.
  • Al-Malik (Maha Memelihara/Merajai): Allah SWT adalah penguasa mutlak yang mengatur, menjaga, dan memelihara keseimbangan anggota tubuh dan pancaindra agar berfungsi sebagaimana mestinya
  • Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): Allah SWT yang menjamin dan melimpahkan rezeki bagi seluruh makhluk-Nya melalui kesehatan dan kelengkapan tubuh manusia.

Cara Menjaga Kebersihan diri
Kebersihan diri adalah usaha menjaga tubuh agar tetap bersih, sehat, dan nyaman. Kita harus menjaga kebersihan diri setiap hari.

🌸 Cara Menjaga Kebersihan Diri
  1. 🛁 Mandi 2 kali sehari
    Mandi membuat tubuh bersih dan segar.
  2. 🪥 Menggosok gigi
    Gosok gigi pada pagi hari dan sebelum tidur agar gigi tetap bersih.
  3. 🧼 Mencuci tangan
    Cuci tangan dengan sabun sebelum makan dan setelah selesai bermain atau dari toilet.
  4. ✂️ Memotong kuku
    Kuku yang panjang dapat menyimpan kotoran. Potong kuku secara teratur.
  5. 👕 Memakai pakaian bersih
    Ganti pakaian jika sudah kotor atau berkeringat.
  6. 🧴 Mencuci rambut
    Cuci rambut secara teratur agar rambut dan kulit kepala tetap bersih.
  7. 👂 Menjaga kebersihan telinga
    Jaga telinga tetap bersih dan jangan memasukkan benda tajam ke dalam telinga.
  8. 🦶 Menjaga kebersihan kaki
    Cuci kaki setelah bermain dan gunakan alas kaki saat berada di luar rumah.
Kesimpulan Materi
Menjaga kebersihan diri sangat penting agar tubuh sehat, bersih, dan nyaman. Kita harus merawat tubuh setiap hari dengan cara:
  • 🛁 Mandi secara teratur.
  • 🪥 Menggosok gigi pagi dan sebelum tidur.
  • 🧼 Mencuci tangan dengan sabun.
  • ✂️ Memotong kuku yang sudah panjang.
  • 👕 Memakai pakaian yang bersih.
  • 🧴 Menjaga kebersihan rambut.
  • 🦶 Menjaga kebersihan kaki.
  • 🧻 Membersihkan diri setelah menggunakan toilet.
  • 🥗 Makan makanan yang sehat dan bergizi.
Latihan Soal
1. Agar tubuh tetap bersih, kita harus ...
A. jarang mandi
B. mandi secara teratur
C. memakai baju kotor

2. Kita menggosok gigi menggunakan ....
A. sabun
B. sampo
C. sikat gigi

3. Sebelum makan, kita sebaiknya ....
A. mencuci tangan
B. bermain
C. tidur

4. Kuku yang panjang sebaiknya ....
A. dibiarkan
B. dipotong
C. dicat

5. Kita sebaiknya memakai pakaian yang ....
A. kotor
B. basah
C. bersih

Kunci Jawaban
1. B
2. C
3. A
4. B
5. C

Refleksi

Pada pertemuan hari ini, peserta didik sudah mengerti bahwasannya anggota tubuh dan pancaindra yang dimiliki haruslah dijaga yaitu dengan menjaga kebersihannya setiap hari seperti mandi, cuci tangan, dan memakai pakaian bersih. alhamdulillah seluruh peserta diidk sudah paham dan mengerti.

Senin, 24 Agustus 2026

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Senin 24 Agustus 2026

 

Senin, 24 Agustus 2026


Hari/Tanggal: Senin, 24 Agustus 2026

Nama Guru: Eva Marissa Savitri, S.Pd. dan Devika Aulia, S.Pd.

Fase/Kelas: A/I.B

Kegiatan: Maulid Nabi Muhammad SAW



📌Kegiatan


                                            

🌙 MAULID NABI MUHAMMAD SAW

🌟 A. Apa Itu Maulid Nabi?

Maulid Nabi adalah peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Nabi Muhammad SAW adalah nabi dan rasul terakhir yang diutus oleh Allah SWT untuk menyampaikan ajaran Islam kepada seluruh umat manusia.

Kita memperingati Maulid Nabi sebagai bentuk rasa cinta dan kasih sayang kepada Nabi Muhammad SAW.


🕌 B. Kelahiran Nabi Muhammad SAW

Nabi Muhammad SAW lahir di Kota Makkah.

Beliau lahir pada 12 Rabiul Awal menurut riwayat yang populer di masyarakat.

Ayah Nabi Muhammad SAW bernama Abdullah, sedangkan ibunya bernama Aminah.

Sejak kecil, Nabi Muhammad SAW dikenal sebagai anak yang jujur, baik, dan dapat dipercaya.


💚 C. Sifat Terpuji Nabi Muhammad SAW

Nabi Muhammad SAW memiliki akhlak yang sangat mulia.

1. 🌸 Jujur

Nabi Muhammad SAW selalu berkata benar dan tidak berbohong.

2. 🤝 Amanah

Nabi Muhammad SAW selalu dapat dipercaya dan menjaga kepercayaan orang lain.

3. 🗣️ Sopan

Nabi Muhammad SAW berbicara dengan baik dan tidak menyakiti orang lain.

4. ❤️ Penyayang

Nabi Muhammad SAW menyayangi keluarga, sahabat, anak-anak, dan semua makhluk Allah.

5. 🌟 Pemaaf

Nabi Muhammad SAW mengajarkan kita untuk memaafkan kesalahan orang lain.


📖 D. Keteladanan Nabi Muhammad SAW

Sebagai umat Islam, kita harus mencontoh perilaku Nabi Muhammad SAW.

Contohnya:

  • Berkata jujur.
  • Menghormati orang tua dan guru.
  • Menyayangi teman.
  • Suka menolong.
  • Tidak suka berbohong.
  • Rajin beribadah.
  • Memaafkan kesalahan teman.
  • Bersikap sopan dan santun.

🌺 E. Cara Memperingati Maulid Nabi

Maulid Nabi dapat diisi dengan kegiatan yang baik, seperti:

🎵 Membaca selawat Nabi
📖 Membaca kisah Nabi Muhammad SAW
🕌 Mendengarkan ceramah
🤲 Berdoa
❤️ Berbagi makanan
🌸 Mencontoh akhlak Nabi Muhammad SAW



REFLEKSI
KEHADIRAN

Jumat, 21 Agustus 2026

Materi Ajar Jumat 21 Agustus 2026

 Hari/Tanggal: Jum'at, 21 Agustus 2026

Nama Guru: Eva Marissa Savitri, S.Pd. dan Devika Aulia, S.Pd.

Fase/Kelas: A/I.B

Materi Pembelajaran: Kokurikuler

Pertemuan ke: 5

 

Apersepsi              :

Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Apa kabar anak sholih/ah? Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga anak-anak semua dalam keadaan sehat, bahagia dan semangat selalu. Sudahkan anak-anak melaksanakan shalat subuh hari ini? Jangan lupa ya anak-anak. Dimana shalat adalah kewajiban kita sebagai seorang muslim. Dimana Allah sudah sangat baik dengan kita, dengan segala kebesaran-Nya. Allah Maha Khaliq, zat yang menciptakan kita, Allah juga Maha Malik, zat yang memelihara kita dengan sebaik-baiknya keadaan. Allah al Khalik, tidak hanya menciptakan kita sebagai manusia, tetapi juga Allah telah menciptakan makanan sebagai pemberi neergi bagi tubuh kita yang sangat berarti di kehidupan kita.

 

CP                         : Mengenal identitas budaya Lampung

TP                         : Peserta didik dapat mengenal budaya Lampung.

ATP                       :

·         Guru menunjukkan peta/gambar Provinsi Lampung dan mengajak peserta didik menyebutkan nama daerahnya.

·         Guru menunjukkan gambar lambang Provinsi Lampung. Peserta didik mengamati dan menyebutkan nama lambang tersebut.

·         Guru menjelaskan gambar pada lambang dengan bahasa sederhana. Peserta didik mencocokkan gambar dengan nama yang sesuai.

·         Peserta didik mendengarkan penjelasan guru dan menyampaikan kembali makna sederhana simbol yang telah dipelajari.

·         Peserta didik mengerjakan latihan soal mengenai lambang provinsi lampung.

 

Model / Metode      : Discovery Learning dan Tanya Jawab

 

Penjabaran Materi  :

https://youtu.be/HKRtELvzMH0?si=lDuZzCCIhyiPe_6j

 


Lambang Provinsi Lampung memiliki bentuk perisai.

Di dalam lambang terdapat beberapa gambar yang menggambarkan kehidupan, budaya, dan kekayaan Provinsi Lampung.

Beberapa bagian yang mudah dikenalkan kepada siswa kelas 1 adalah:

👑 1. Siger

Siger merupakan salah satu simbol budaya Lampung.

Siger merupakan mahkota tradisional yang menjadi salah satu identitas masyarakat Lampung.

👉 Siger mengingatkan kita pada budaya Lampung.

🌾 2. Padi

Gambar padi melambangkan hasil pertanian dan kehidupan masyarakat.

Padi juga mengingatkan kita untuk bersyukur atas makanan yang kita miliki.

🌶️ 3. Lada

Lada merupakan salah satu hasil bumi yang terkenal dari Lampung.

Lampung dikenal sebagai salah satu daerah penghasil lada.

🛡️ 4. Perisai

Bentuk perisai pada lambang menggambarkan perlindungan.

Perisai juga menjadi bagian penting dari bentuk lambang daerah Lampung.


D. Warna pada Lambang

Lambang Provinsi Lampung memiliki beberapa warna.

🌿 Hijau → mengingatkan kita pada alam dan kesuburan.
🌾 Kuning → mengingatkan kita pada kemakmuran dan hasil bumi.
🔴 Merah → menggambarkan keberanian dan semangat.
Putih → menggambarkan kesucian dan ketulusan.

✏️ Latihan Sederhana

1. Lambang daerah yang kita pelajari adalah lambang Provinsi ....
A. Bali
B. Lampung
C. Papua

2. Mahkota khas Lampung disebut ....
A. Siger
B. Blangkon
C. Udeng

3. Salah satu hasil bumi yang terkenal dari Lampung adalah ....
A. Lada
B. Apel
C. Kurma

4. Gambar padi pada lambang berkaitan dengan ....
A. hasil pertanian
B. kendaraan
C. permainan

5. Kita harus .... terhadap budaya Lampung.
A. malu
B. melupakan
C. bangga

Kesimpulan                 :

1.       Kesimpulan materi

                    pembelajaran mengenai simbol lambang provinsi lampung ini diharapkan peserta didik dapat mengetahui dan paham makna dari simbol tersebut. meskipun dalam hal ini baru pertama kali bagi mereka mengenal simbol lambang provinsi tempat mereka tinggal tetapi mereka sudah dapat menangkap bahwa di bumi lampung ini simbol siger pada lambang provinsi adalah mahkota khas lampung, sedangkan lada adalah hasil bumi yang terkenal dari lampung. melalui pembelajaran ini diharapkan peserta diidk semakin sadar dan cinta terhadap budaya daerah lampung.

2.       Refleksi pembelajaran

-          Kendala : kenyataannya beberapa peserta didik yang memiliki kendala ini dapat mengerti dan menjawab soal namun terkendala dalam hal membaca dan menulis kata yang ingin mereka tulis. mereka sudah paham materi tetapi keliru dalam menjawab karena terkendala dalam calistungnya.

-          Tindak lanjut : guru membacakan soal dan pilihan ganda terhadap peserta didik yang belum bisa membaca dan juga memberikan  penjelasan ulang dan latihan individu maju kedepan kepada peserta didik yang masih belum tepat dalam menjawab latihan soal.

-          Jumlah siswa yang paham/belum paham : Siswa yang paham 13 / yang belum paham 3