Rabu, 21 Oktober 2026

Materi Ajar Rabu 21 Oktober 2026 Matematika

 IDENTITAS

Nama Guru: Eva Marissa Savitri, S. Pd & Devika Aulia, S. Pd.
Mapel: Matematika
Hari/ Tanggal: Rabu / 21 Oktober 2026
Fase/Kelas: A/ 1B
Materi: Memperdalam konsep pengurangan benda konkret sampai 20 dengan strategi menghitung mundur.
Pertemuan ke: 2

๐ŸŒนApersepsi

Bismillahirrahmanirrahim. 

Good Morning, ananda sholeh dan sholehah kelas 1.B ๐Ÿ’–
How Are You Today? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. ๐Ÿคฒ
Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

Anak-anak, Allah memiliki nama-nama yang indah, di antaranya Al-Khaliq, Al-Malik, dan Ar-Razzaq. Dengan mengenalnya, kita belajar menjadi anak yang baik dan jujur dalam kehidupan sehari-hari.

  1. Al-Khaliq (Maha Pencipta): Allah adalah Al-Khaliq, yang menciptakan kita dan seluruh alam. Karena Allah selalu mengetahui apa yang kita lakukan, kita harus berkata dan bertindak jujur, meskipun tidak ada yang melihat. Contohnya, mengakui kesalahan dan tidak menyontek.
  2. Al-Malik (Maha Merajai/Menguasai): Allah adalah Al-Malik, pemilik dan penguasa seluruh alam. Kita harus menaati aturan dan berkata sesuai kenyataan. Contohnya, mengembalikan barang milik teman yang ditemukan dan mengatakan yang sebenarnya kepada guru.
  3. Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): Allah adalah Ar-Razzaq, yang memberikan rezeki kepada seluruh makhluk. Kita mensyukuri rezeki dengan tidak mengambil milik orang lain dan selalu jujur. Contohnya, mengatakan jumlah uang yang diberikan orang tua dan tidak berbohong tentang makanan atau barang yang kita terima.
๐Ÿ’ซCP:
Menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 100; membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan.
 
๐Ÿ’ซTP:
Peserta didik dapat melakukan operasi pengurangan menggunakan benda-benda konkret yang banyaknya sampai 20

Mindfull (Berkesadaran)    : 
Peserta didik dapat secara sadar Mengenal konsep dasar pengurangan (mengambil sebagian dari kumpulan benda) sampai 20 melalui benda konkret.
Meaningfull (Bermakna)    : 
Peserta didik dapat memahami dan Mengenal konsep dasar pengurangan (mengambil sebagian dari kumpulan benda) sampai 20 melalui benda konkret.
Joyfull (Menyenangkan)    : 
Peserta didik dapat mengekspresikan pemahamannya secara kreatif dan menyenangkan dalam Mengenal konsep dasar pengurangan (mengambil sebagian dari kumpulan benda) sampai 20 melalui benda konkret melalui media kesukaannya (seperti simulasi/permainan peran, cerita bergambar, atau diskusi interaktif).

๐Ÿ’ซATP:
Peserta didik dapat Memperdalam konsep pengurangan benda konkret sampai 20 dengan strategi menghitung mundur. 

๐Ÿ’ซMateri Matematika

Model/Metode pembelajaran: Problem-Based Learning (PBL)

Media Pembelajaran/Alat Peraga: LKPD, Video pembelajaran


๐ŸŽ A. 1. Apa Itu Pengurangan?

Pengurangan adalah kegiatan mengambil sebagian dari jumlah benda sehingga jumlahnya menjadi lebih sedikit.

Contoh:

๐ŸŽ๐ŸŽ๐ŸŽ๐ŸŽ๐ŸŽ

Ada 5 apel.

Jika 2 apel diambil, maka:

๐ŸŽ๐ŸŽ๐ŸŽ ๐ŸŽ๐ŸŽ

Apel yang tersisa adalah 3.

Jadi:

5 − 2 = 3

Dibaca:

“Lima dikurangi dua sama dengan tiga.”


2. Mengenal Tanda Pengurangan
Dalam pengurangan kita menggunakan tanda:
−
Tanda − dibaca dikurangi.
Contoh:
7 − 3 = 4
Artinya:
  • Ada 7 benda.
  • Diambil 3 benda.
  • Tersisa 4 benda.

3. Pengurangan dengan Benda Konkret
Benda konkret adalah benda yang dapat dilihat dan disentuh.
Kita dapat menggunakan:
  • ๐ŸŽ apel
  • ✏️ pensil
  • ๐Ÿงธ boneka
  • ๐ŸŸข kancing
  • ๐Ÿงฑ balok
  • ๐Ÿช biskuit
  • ๐Ÿช™ tutup botol
Contoh 1
Ada 8 kelereng.
๐Ÿ”ต ๐Ÿ”ต ๐Ÿ”ต ๐Ÿ”ต ๐Ÿ”ต ๐Ÿ”ต ๐Ÿ”ต ๐Ÿ”ต
Diambil 3 kelereng.
๐Ÿ”ต ๐Ÿ”ต ๐Ÿ”ต ๐Ÿ”ต ๐Ÿ”ต ๐Ÿ”ต ๐Ÿ”ต ๐Ÿ”ต
Sisa kelereng:
๐Ÿ”ต ๐Ÿ”ต ๐Ÿ”ต ๐Ÿ”ต ๐Ÿ”ต
Jadi:
8 − 3 = 5
Contoh 2
Ada 10 pensil.
✏️ ✏️ ✏️ ✏️ ✏️ ✏️ ✏️ ✏️ ✏️ ✏️
Diambil 4 pensil.
Sisa pensil:
✏️ ✏️ ✏️ ✏️ ✏️ ✏️
Jadi:
10 − 4 = 6
4. Cara Melakukan Pengurangan
Mari kita lakukan langkah demi langkah.
Contoh:
9 − 2 = ...
Langkah 1: Siapkan 9 benda.
๐ŸŸ  ๐ŸŸ  ๐ŸŸ  ๐ŸŸ  ๐ŸŸ  ๐ŸŸ  ๐ŸŸ  ๐ŸŸ  ๐ŸŸ 
Langkah 2: Ambil 2 benda.
๐ŸŸ  ๐ŸŸ  ๐ŸŸ  ๐ŸŸ  ๐ŸŸ  ๐ŸŸ  ๐ŸŸ  ๐ŸŸ  ๐ŸŸ 
Langkah 3: Hitung benda yang tersisa.
๐ŸŸ  ๐ŸŸ  ๐ŸŸ  ๐ŸŸ  ๐ŸŸ  ๐ŸŸ  ๐ŸŸ 
Ada 7 benda.
Jadi:
9 − 2 = 7
5. Pengurangan sampai 20
Pengurangan dapat dilakukan dengan bilangan sampai 20.
Contoh:
PenguranganHasil
5 − 23
7 − 34
8 − 44
10 − 28
10 − 55
12 − 210
13 − 310
15 − 510
17 − 710
20 − 515

6. Pengurangan dalam Kehidupan Sehari-hari
Pengurangan sering kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari.
๐ŸŠ Contoh 1
Ibu mempunyai 10 jeruk.
Ayah mengambil 3 jeruk.
Berapa jeruk yang tersisa?
10 − 3 = 7
Jadi, tersisa 7 jeruk.
๐Ÿช Contoh 2
Rani mempunyai 8 kue.
Rani memberikan 2 kue kepada adiknya.
Berapa kue Rani sekarang?
8 − 2 = 6
Jadi, Rani mempunyai 6 kue.
๐Ÿงธ Contoh 3
Ada 12 boneka di dalam kotak.
Sebanyak 4 boneka diambil.
Berapa boneka yang tersisa?
12 − 4 = 8
Jadi, tersisa 8 boneka. 

Contoh Pengurangan Sampai 20

Soal

Hitung mundur

Hasil

9 − 2

9 → 8 → 7

7

12 − 3

12 → 11 → 10 → 9

9

15 − 4

15 → 14 → 13 → 12 → 11

11

18 − 5

18 → 17 → 16 → 15 → 14 → 13

13

20 − 6

20 → 19 → 18 → 17 → 16 → 15 → 14

14

Perhatikan contoh berikut.

Cara mudah mengingat:

  • Angka pertama adalah angka awal.

  • Angka kedua menunjukkan banyak langkah mundur.

  • Angka terakhir yang dicapai adalah hasil pengurangan.

๐ŸŒŸ Kesimpulan

Pengurangan adalah kegiatan mengambil sebagian benda sehingga jumlah benda menjadi lebih sedikit. Untuk melakukan pengurangan, kita dapat menggunakan benda konkret seperti pensil, apel, kelereng, balok, atau mainan.

Selasa, 20 Oktober 2026

Materi Selasa 20 Oktober 2026 Pendidikan Pancasila

 IDENTITAS

Nama Guru: Eva Marissa Savitri, S. Pd & Devika Aulia, S. Pd.
Mapel: Pendidikan Pancasila
Hari/ Tanggal: Selasa / 20 Oktober 2026
Fase/Kelas: A/ 1B
Materi: Mengenal contoh - contoh aturan di lingkungan keluarga
Pertemuan ke: 2

๐ŸŒนApersepsi

Bismillahirrahmanirrahim. 

Good Morning, ananda sholeh dan sholehah kelas 1.B ๐Ÿ’–
How Are You Today? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. ๐Ÿคฒ
Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

Anak-anak, Allah memiliki nama-nama yang indah, di antaranya Al-Khaliq, Al-Malik, dan Ar-Razzaq. Dengan mengenalnya, kita belajar menjadi anak yang baik dan jujur dalam kehidupan sehari-hari.

  1. Al-Khaliq (Maha Pencipta): Allah adalah Al-Khaliq, yang menciptakan kita dan seluruh alam. Karena Allah selalu mengetahui apa yang kita lakukan, kita harus berkata dan bertindak jujur, meskipun tidak ada yang melihat. Contohnya, mengakui kesalahan dan tidak menyontek.
  2. Al-Malik (Maha Merajai/Menguasai): Allah adalah Al-Malik, pemilik dan penguasa seluruh alam. Kita harus menaati aturan dan berkata sesuai kenyataan. Contohnya, mengembalikan barang milik teman yang ditemukan dan mengatakan yang sebenarnya kepada guru.
  3. Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): Allah adalah Ar-Razzaq, yang memberikan rezeki kepada seluruh makhluk. Kita mensyukuri rezeki dengan tidak mengambil milik orang lain dan selalu jujur. Contohnya, mengatakan jumlah uang yang diberikan orang tua dan tidak berbohong tentang makanan atau barang yang kita terima.
๐Ÿ’ซCP:

Mengenal aturan di lingkungan keluarga; menunjukkan dan menceritakan sikap mematuhi aturan di lingkungan keluarga.

๐Ÿ’ซTP:

Menunjukkan contoh sikap mematuhi aturan di lingkungan keluarga.

Mindful (Berkesadaran): Peserta didik dapat mengenali dan menyadari pentingnya mematuhi aturan yang berlaku di lingkungan keluarga.

Meaningful (Bermakna): Peserta didik dapat menunjukkan contoh sikap mematuhi aturan di lingkungan keluarga, seperti merapikan mainan, membantu orang tua, dan tidur tepat waktu.

Joyful (Menyenangkan): Peserta didik dapat mempraktikkan sikap mematuhi aturan keluarga melalui bermain peran atau menceritakan pengalaman sehari-hari dengan percaya diri.

๐Ÿ’ซATP: 

Peserta didik mengenali contoh aturan di lingkungan keluarga.

Model/Metode pembelajaran: Discovery Learning 

Media Pembelajaran/Alat Peraga: Video Pembelajaran, Soal post test

๐Ÿ’ซMateri Pendidikan Pancasila 

Mengenal Pengertian Aturan di Lingkungan Keluarga

1. Pengertian Aturan Keluarga

Aturan keluarga adalah ketentuan yang harus dipatuhi oleh setiap anggota keluarga agar kehidupan di rumah menjadi tertib, aman, nyaman, dan rukun.

Aturan dibuat dan disepakati bersama anggota keluarga. Kita harus melaksanakan aturan dengan penuh tanggung jawab.

2. Contoh Aturan di Lingkungan Keluarga

6 Tip Mudah Disiplinkan Anak Tanpa Tekanan, Boleh Cuba!
a. Merapikan mainan

Setelah bermain, kita harus merapikan mainan ke tempatnya.

Muslim Girl Doing Homework at Home Illustration

b. Belajar tepat waktu

Kita harus belajar sesuai jadwal yang ditentukan.

Boy helps mother clean the house | Premium Vector | Islamic cartoon, Cartoon, Muslim kids

c. Membantu orang tua

Kita dapat membantu menyapu atau merapikan rumah.

Belajar Disini Aja - Subtema 1 Aku dan Teman Baru - Pembelajaran 1

d. Berpamitan sebelum pergi

Kita harus meminta izin dan berpamitan kepada orang tua.

3. Manfaat Mematuhi Aturan Keluarga

  • Rumah menjadi tertib dan nyaman.

  • Melatih sikap disiplin dan tanggung jawab.

  • Menjaga kerukunan antaranggota keluarga.

  • Membuat anggota keluarga merasa aman.

4. Akibat Tidak Mematuhi Aturan

  • Rumah menjadi berantakan.

  • Kegiatan sehari-hari menjadi tidak tertib.

  • Dapat merugikan diri sendiri dan orang lain.

๐Ÿ’ซKesimpulan 
Aturan keluarga harus dipatuhi oleh semua anggota keluarga. Dengan menaati aturan, kita belajar menjadi anak yang disiplin, bertanggung jawab, dan menyayangi keluarga.

๐Ÿ’ซSoal Post Test

Sebutkan 3 contoh aturan keluarga yang kamu ketahui

Refleksi
Pada pertemuan hari ini, ananda semakin matang pengetahuannya mengenai aturan-aturan dilingkungan keluarga. Ananda mampu menyebutkan aturan-aturan yabg ada dilingkungan keluarga, dan mengerjakan post test dengan baik.

Senin, 19 Oktober 2026

Materi Ajar Senin 19 Oktober 2026 Bahasa Indonesia

  IDENTITAS

Nama Guru: Eva Marissa Savitri, S. Pd & Devika Aulia, S. Pd.
Mapel: Bahasa Indonesia
Hari/ Tanggal: Senin / 19 Oktober 2026
Fase/Kelas: A/ 1B
Materi: Menulis Huruf Konsonan (b, c, d, f, g)
Pertemuan ke: 5

๐ŸŒนApersepsi

Bismillahirrahmanirrahim. 

Good Morning, ananda sholeh dan sholehah kelas 1.B ๐Ÿ’–
How Are You Today? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. ๐Ÿคฒ
Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

Anak-anak, Allah memiliki nama-nama yang indah, di antaranya Al-Khaliq, Al-Malik, dan Ar-Razzaq. Dengan mengenalnya, kita belajar menjadi anak yang baik dan jujur dalam kehidupan sehari-hari.

  1. Al-Khaliq (Maha Pencipta): Allah adalah Al-Khaliq, yang menciptakan kita dan seluruh alam. Karena Allah selalu mengetahui apa yang kita lakukan, kita harus berkata dan bertindak jujur, meskipun tidak ada yang melihat. Contohnya, mengakui kesalahan dan tidak menyontek.
  2. Al-Malik (Maha Merajai/Menguasai): Allah adalah Al-Malik, pemilik dan penguasa seluruh alam. Kita harus menaati aturan dan berkata sesuai kenyataan. Contohnya, mengembalikan barang milik teman yang ditemukan dan mengatakan yang sebenarnya kepada guru.
  3. Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): Allah adalah Ar-Razzaq, yang memberikan rezeki kepada seluruh makhluk. Kita mensyukuri rezeki dengan tidak mengambil milik orang lain dan selalu jujur. Contohnya, mengatakan jumlah uang yang diberikan orang tua dan tidak berbohong tentang makanan atau barang yang kita terima.

๐Ÿ’ซCP:

Menulis permulaan dengan benar di atas kertas dan/atau melalui media digital; mengembangkan tulisan tangan yang semakin baik; dan menulis berbagai tipe teks sederhana tentang diri, keluarga, dan/atau lingkungan sekitar dengan beberapa kalimat sederhana.

๐Ÿ’ซTP:

Menulis permulaan dengan benar di atas kertas dan/atau melalui media digital.

Mindful (Berkesadaran): Peserta didik dapat mengenali dan menyadari pentingnya menulis huruf, suku kata, kata, dan kalimat sederhana dengan bentuk yang benar dan rapi.

Meaningful (Bermakna): Peserta didik dapat menerapkan keterampilan menulis permulaan dalam kehidupan sehari-hari, seperti menulis nama sendiri, nama anggota keluarga, dan kata-kata sederhana di atas kertas atau melalui media digital.

Joyful (Menyenangkan): Peserta didik dapat berlatih menulis huruf, suku kata, dan kata sederhana melalui kegiatan menebalkan huruf, menyalin kata, atau permainan menulis yang menyenangkan dengan percaya diri.

๐Ÿ’ซATP: 

  • Peserta didik mampu mengenali bentuk huruf alfabet dengan benar.
  • Peserta didik mampu menebalkan dan menyalin huruf alfabet dengan bentuk yang benar.

Model/Metode pembelajaran: Pembelajaran Langsung (Explicit Instruction)

Media Pembelajaran/Alat Peraga: Video Pembelajaran, Soal post test

๐Ÿ’ซMateri Bahasa Indonesia 


1. Mengenal Huruf Konsonan

Huruf konsonan adalah huruf selain huruf vokal (a, i, u, e, o).

Hari ini kita belajar menulis huruf b, c, d, f, dan g.

Vector illustration of Ball with alphabet letter B Upper case or capital letter for children learning practice ABC

Huruf B dan b

Huruf besar: B

Huruf kecil: b

Contoh kata: bola, buku, baju

Vector illustration cute lizard cartoon isolated on white background

Huruf C dan c

Huruf besar: C

Huruf kecil: c

Contoh kata: cicak, cabai, ceri

Cartoon dice rolling Vector Images & Graphics for Commercial Use | VectorStock

Huruf D dan d

Huruf besar: D

Huruf kecil: d

Contoh kata: dadu, daun, domba

Cute camera icon

Huruf F dan f

Huruf besar: F

Huruf kecil: f

Contoh kata: foto, film, figur

Cute cartoon elephant. African animal design. Vector flat illustration isolated on a white background

Huruf G dan g

Huruf besar: G

Huruf kecil: g

Contoh kata: gajah, gula, garpu

2. Demonstrasi atau pemodelan menuliskan huruf 

Guru mencontohkan cara menulis setiap huruf di papan tulis, mulai dari arah goresan hingga bentuk huruf yang benar.

Contoh:

  • b → garis tegak, kemudian lengkungan di sebelah kanan.

  • c → lengkungan terbuka di sebelah kanan.

  • d → lengkungan di sebelah kiri, kemudian garis tegak.

  • f → garis tegak dan garis mendatar.

  • g → lengkungan seperti huruf c yang dilanjutkan dengan garis turun.

Huruf besar

    Huruf kecil

    Contoh kata

B

    b

    Bola

C

    c

    Cicak

D

    d

    Dadu

F

    f

    Foto

G

    g

    Gajah


3. Latihan Menulis

Ayo, tulis kembali huruf dan kata berikut di buku tulismu!

  1. b b b b b → __________

  2. c c c c c → __________

  3. d d d d d → __________

  4. f f f f f → __________

  5. g g g g g → __________

  6. bola → __________

  7. cicak → __________

  8. dadu → __________

  9. foto → __________

  10. gula → __________

4. Hal yang Perlu Diingat

  • Tulislah huruf dengan bentuk yang benar.

  • Perhatikan tinggi dan arah penulisan huruf.

  • Gunakan pensil dengan baik.

  • Berlatihlah menulis dengan rapi dan teliti.

๐Ÿ’ซKesimpulan 
Melalui model Explicit Instruction, peserta didik belajar menulis huruf konsonan secara bertahap, dimulai dari melihat contoh guru, berlatih bersama, hingga menulis secara mandiri.

๐Ÿ’ซSoal Post Test

Refleksi
Alhamdulillah pada pembelajaran hari ini ananda bisa menuliskan huruf konsonan b, c, d, f, g dengan baik dan mengerjakan lkpd dengan tepat. Ananda jadi paham bahwa huruf alfabet selain a i u e o yang masuk kedalam huruf vokal adalah huruf konsonan. Namun tetap ada 2 ananda yang masih perlu dibimbing lebih lanjut.

Jumat, 16 Oktober 2026

Materi Ajar Jumat 16 Oktober 2026 Kokurikuler

 IDENTITAS

Nama Guru: Eva Marissa Savitri, S. Pd & Devika Aulia, S. Pd.

Mapel: Kokurikuler 

Hari/ Tanggal: Jum'at / 16 Oktober 2026

Fase/Kelas: A/ 1B

Materi: Menceritakan hasil karya seni kolase dengan tema budaya Lampung yang sudah dibuat

Pertemuan ke: 12

๐Ÿ’ซApersepsi

Bismillahirrahmanirrahim. 

Good Morning, ananda sholeh dan sholehah kelas 1.B ๐Ÿ’–
How Are You Today? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. ๐Ÿคฒ
Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

Anak-anak, Allah memiliki nama-nama yang indah, di antaranya Al-Khaliq, Al-Malik, dan Ar-Razzaq. Dengan mengenalnya, kita belajar menjadi anak yang baik dan jujur dalam kehidupan sehari-hari.

  1. Al-Khaliq (Maha Pencipta): Allah adalah Al-Khaliq, yang menciptakan kita dan seluruh alam. Karena Allah selalu mengetahui apa yang kita lakukan, kita harus berkata dan bertindak jujur, meskipun tidak ada yang melihat. Contohnya, mengakui kesalahan dan tidak menyontek.
  2. Al-Malik (Maha Merajai/Menguasai): Allah adalah Al-Malik, pemilik dan penguasa seluruh alam. Kita harus menaati aturan dan berkata sesuai kenyataan. Contohnya, mengembalikan barang milik teman yang ditemukan dan mengatakan yang sebenarnya kepada guru.
  3. Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): Allah adalah Ar-Razzaq, yang memberikan rezeki kepada seluruh makhluk. Kita mensyukuri rezeki dengan tidak mengambil milik orang lain dan selalu jujur. Contohnya, mengatakan jumlah uang yang diberikan orang tua dan tidak berbohong tentang makanan atau barang yang kita terima.

๐Ÿ’ซCP:

Mengenal identitas Budaya Lampung

๐Ÿ’ซTP:

Peserta didik dapat mengenal budaya Lampung

Mindfull (Berkesadaran)    : 

Peserta didik dapat secara sadar mengidentifikasi dan menceritakan karya kolase budaya lampung.

Meaningfull (Bermakna)    : 

Peserta didik dapat menjelaskan dan mengaitkan karya kolase dalam budaya lampung dengan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.

Joyfull (Menyenangkan)    : 

Peserta didik dapat mengekspresikan pemahamannya secara kreatif dan menyenangkan mengenai karya kolase dalam budaya lampung serta penerapannya pada soal cerita melalui media kesukaannya (seperti simulasi/permainan peran, cerita bergambar, atau diskusi interaktif).

๐Ÿ’ซAlur Tujuan Pembelajaran : 

  • Peserta didik mengenal, memilih, dan mengelompokkan bahan berdasarkan warna, bentuk, atau teksturnya.
  • Peserta didik membuat kolase gambar siger atau motif kain tapis Lampung dengan menempelkan berbagai bahan pada pola gambar.

Model/Metode pembelajaran: Discovery Learning

Media Pembelajaran/Alat Peraga: Gambar Visual 

๐Ÿ’ซ Materi Kokulikuler 

1. Pengertian Kolase

Kolase adalah karya seni yang dibuat dengan cara menempelkan berbagai bahan pada sebuah gambar atau bidang sehingga menjadi karya yang indah dan menarik.

Bahan untuk membuat kolase dapat berupa:

  • Kertas warna
  • Kertas origami
  • Potongan kain
  • Daun kering
  • Biji-bijian
  • Kapas
  • Sedotan atau bahan sederhana lainnya
2. Kolase Budaya Lampung

Kolase budaya Lampung adalah karya kolase yang menggunakan gambar atau motif yang berkaitan dengan budaya Lampung.

Contoh objek budaya Lampung yang dapat dibuat menjadi kolase:

  • ๐Ÿ‘‘ Siger Lampung
  • ๐Ÿ  Rumah adat Lampung
  • ๐Ÿงต Kain Tapis
  • ๐ŸŒบ Motif hias Lampung
  • ๐ŸŽญ Pakaian adat Lampung
3. Alat dan Bahan

Alat dan bahan yang dapat digunakan:

  • Pola gambar siger atau motif budaya Lampung
  • Kertas warna/origami
  • Lem
  • Gunting
  • Pensil
  • Krayon atau pensil warna
  • Potongan kain atau bahan alam jika tersedia
4. Langkah-Langkah Membuat Kolase

Langkah 1: Pilih gambar budaya Lampung yang ingin dibuat, misalnya siger.

Langkah 2: Siapkan berbagai bahan dengan warna dan tekstur yang berbeda.

Langkah 3: Gunting atau sobek bahan menjadi potongan-potongan kecil.

Langkah 4: Oleskan lem pada bagian gambar secara perlahan.

Langkah 5: Tempelkan potongan bahan hingga seluruh bagian gambar terisi.

Langkah 6: Rapikan tempelan agar kolase terlihat indah.

Langkah 7: Tunjukkan hasil karya dan ceritakan secara sederhana tentang kolase yang dibuat.

5. Hal yang Perlu Diperhatikan

Saat membuat kolase, kita harus:

  • Menggunakan alat dengan hati-hati.
  • Menggunakan lem secukupnya.
  • Menempel bahan dengan rapi.
  • Memadukan warna dengan menarik.
  • Menjaga kebersihan tempat belajar.
  • Berani berkreasi dengan bahan yang tersedia.

๐Ÿ’ซEvaluasi

Membuat Kolase Siger Lampung 



๐Ÿ’ซKesimpulan
Kolase merupakan karya seni dengan teknik menempel. Kita dapat membuat kolase dengan tema budaya Lampung, seperti siger, kain tapis, dan rumah adat Lampung. Dengan membuat kolase, kita dapat berkreasi sekaligus mengenal dan menghargai budaya daerah Lampung

Refleksi
senang sekali ananda sholih sholihah sudah berani maju dan tampil menceritakan hasil karyanya secara berkelompok, kerjasama antar temannya masih berlanjut sampai ketahap menceritakan hasil karya mereka meskipun dalam pertemuan ini ada 3 ananda yang sakit dan 1 izin sehingga belum bisa ikut menceritakan hasil karya mereka.

Kamis, 15 Oktober 2026

STS day 6 Kamis 15 Oktober 2026 Pendidikan Anti Korupsi

 


 ๐ŸŒน IDENTITAS

Nama Guru: Eva Marissa Savitri, S. Pd & Devika Aulia, S. Pd.
Mapel: Pendidikan Anti Korupsi
Hari/ Tanggal: Kamis / 15 Oktober 2026
Fase/Kelas: A/ 1B
Materi: Sumatif Tengah Semester (STS) PAK
Pertemuan ke: 6

๐ŸŒนApersepsi

Bismillahirrahmanirrahim. 

Good Morning, ananda sholeh dan sholehah kelas 1.B ๐Ÿ’–
How Are You Today? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. ๐Ÿคฒ
Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

Anak-anak, Allah memiliki nama-nama yang indah, di antaranya Al-Khaliq, Al-Malik, dan Ar-Razzaq. Dengan mengenalnya, kita belajar menjadi anak yang baik dan jujur dalam kehidupan sehari-hari.

  1. Al-Khaliq (Maha Pencipta): Allah adalah Al-Khaliq, yang menciptakan kita dan seluruh alam. Karena Allah selalu mengetahui apa yang kita lakukan, kita harus berkata dan bertindak jujur, meskipun tidak ada yang melihat. Contohnya, mengakui kesalahan dan tidak menyontek.
  2. Al-Malik (Maha Merajai/Menguasai): Allah adalah Al-Malik, pemilik dan penguasa seluruh alam. Kita harus menaati aturan dan berkata sesuai kenyataan. Contohnya, mengembalikan barang milik teman yang ditemukan dan mengatakan yang sebenarnya kepada guru.
  3. Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): Allah adalah Ar-Razzaq, yang memberikan rezeki kepada seluruh makhluk. Kita mensyukuri rezeki dengan tidak mengambil milik orang lain dan selalu jujur. Contohnya, mengatakan jumlah uang yang diberikan orang tua dan tidak berbohong tentang makanan atau barang yang kita terima.
๐Ÿ’ซCP:
Menunjukkan pemahaman dan memiliki kesadaran mengenai pentingnya Pendidikan Anti Korupsi diberbagai lini kehidupan sehari-hari.
๐Ÿ’ซTP:
Peserta didik dapat mengerjakan STS dengan baik
Mindfull (Berkesadaran)    : 
Peserta didik dapat secara sadar mengerjakan STS dengan baik.
Meaningfull (Bermakna)    : 
Peserta didik dapat memahami dan mengerjakan STS dengan baik.
Joyfull (Menyenangkan)    : 
Peserta didik dapat mengekspresikan pemahamannya secara kreatif dan menyenangkan dalam mengerjakan STS dengan baik melalui media kesukaannya (seperti simulasi/permainan peran, cerita bergambar, atau diskusi interaktif).

๐Ÿ’ซATP:
Peserta didik dapat mengerjakan STS dengan baik 

๐Ÿ’ซMateri PAK

Model/Metode pembelajaran: Problem-Based Learning (PBL)

Media Pembelajaran/Alat Peraga: LJK

PAK.
๐ŸŒบKisi-kisi STS PAK

•       Mengenal perilaku jujur di rumah dan di sekolah

•       Mengenal perilaku disiplin di sekolah

•       Mengenal perilaku tanggung jawab di rumah dan di sekolah

•       Mengenal perilaku hidup sederhana


A. Mengenal Pendidikan Antikorupsi

Pendidikan antikorupsi adalah pembelajaran untuk membiasakan diri melakukan perbuatan baik, seperti berkata jujur, menaati aturan, bertanggung jawab, dan hidup sederhana. Anak yang memiliki sikap antikorupsi akan berusaha melakukan hal yang benar meskipun tidak ada orang yang melihat.

Ada empat sikap baik yang akan kita pelajari:

Ella

1. Jujur

Jujur artinya berkata dan bertindak sesuai kenyataan. Anak yang jujur tidak berbohong dan tidak mengambil barang milik orang lain.

Contoh: Mengakui bahwa kita tidak sengaja memecahkan gelas.

When Does a Child Arrive Early and Prompt for School? A Timely Word Guide - Giggle Academy Blog

2. Disiplin

Disiplin artinya menaati aturan dan melakukan kegiatan tepat waktu.

Contoh: Datang ke sekolah tepat waktu, memakai seragam sesuai aturan, dan mengantre dengan tertib.

็‰‡ไป˜ใ‘・ๆ•ด็†ๆ•ด้ “ใ‚’ใ™ใ‚‹ๅฅณใฎๅญใฎใ‚คใƒฉใ‚นใƒˆ(ใ‚ฝใƒ•ใƒˆ) | Boeken, Kinderen, Autisme

3. Tanggung Jawab

Tanggung jawab artinya melaksanakan tugas dan bersedia memperbaiki kesalahan yang kita lakukan.

Contoh: Merapikan mainan setelah bermain dan mengerjakan tugas sekolah.

little kid saving for the future—putting money aside for a vacation or for their education.

4. Hidup Sederhana

Hidup sederhana artinya hidup sesuai kebutuhan, tidak berlebihan, dan menggunakan barang dengan bijak.

Contoh: Membawa bekal dari rumah, menabung, dan merawat barang agar tidak cepat rusak.

B. Perilaku Jujur di Rumah dan di Sekolah

Jujur adalah sikap berkata benar dan tidak berbohong.

Contoh perilaku jujur di rumah:

  • Mengakui jika melakukan kesalahan.

  • Berkata jujur kepada orang tua.

  • Tidak mengambil uang tanpa izin.

  • Mengatakan yang sebenarnya ketika ditanya.

Contoh perilaku jujur di sekolah:

  • Tidak menyontek saat mengerjakan soal.

  • Mengakui jika belum mengerjakan PR.

  • Mengembalikan pensil teman yang ditemukan.

  • Tidak berbohong kepada guru.

Manfaat bersikap jujur:

  • Dipercaya orang lain.

  • Memiliki banyak teman.

  • Hati menjadi tenang.

  • Hubungan dengan orang lain menjadi baik.

C. Perilaku Disiplin di Sekolah

Disiplin adalah kebiasaan menaati aturan dan menggunakan waktu dengan baik.

Contoh perilaku disiplin di sekolah:

  1. Datang ke sekolah tepat waktu.

  2. Memakai seragam sesuai aturan.

  3. Berbaris sebelum masuk kelas.

  4. Mendengarkan guru saat menjelaskan.

  5. Mengerjakan tugas sesuai waktu yang diberikan.

  6. Membuang sampah pada tempatnya.

  7. Mengantre dengan tertib.

Manfaat disiplin:

  • Kegiatan belajar menjadi tertib.

  • Tidak mengganggu teman.

  • Tugas selesai tepat waktu.

  • Belajar menjadi lebih nyaman.

D. Perilaku Tanggung Jawab di Rumah dan di Sekolah

Tanggung jawab adalah sikap melaksanakan tugas dan menjaga sesuatu yang menjadi kewajiban kita.

Contoh tanggung jawab di rumah:

  • Merapikan tempat tidur.

  • Membereskan mainan setelah digunakan.

  • Membantu orang tua sesuai kemampuan.

  • Menjaga barang milik sendiri.

  • Meminta maaf dan memperbaiki kesalahan.

Contoh tanggung jawab di sekolah:

  • Mengerjakan tugas dari guru.

  • Menjaga kebersihan kelas.

  • Merawat buku dan alat tulis.

  • Melaksanakan tugas piket.

  • Mengembalikan barang yang dipinjam.

Manfaat bertanggung jawab:

  • Menjadi anak yang mandiri.

  • Dipercaya oleh orang tua dan guru.

  • Lingkungan menjadi bersih dan nyaman.

  • Pekerjaan dapat diselesaikan dengan baik.

E. Perilaku Hidup Sederhana

Hidup sederhana bukan berarti tidak boleh memiliki barang yang bagus. Hidup sederhana berarti menggunakan sesuatu sesuai kebutuhan dan tidak berlebihan.

Contoh perilaku hidup sederhana:

  1. Membeli barang sesuai kebutuhan.

  2. Menabung sebagian uang saku.

  3. Tidak selalu meminta mainan baru.

  4. Menghabiskan makanan secukupnya dan tidak membuang-buang makanan.

  5. Menggunakan air dan listrik dengan hemat.

  6. Merawat sepatu, tas, dan alat tulis.

  7. Berbagi dengan orang lain sesuai kemampuan.

Manfaat hidup sederhana:

  • Belajar berhemat.

  • Tidak membuang-buang uang.

  • Barang lebih awet.

  • Belajar menghargai apa yang dimiliki.

Kesimpulan

peserta didik diharapkan dapat mengerjakan soal STS PAK dengan baik setelah kegiatan pembelajaran selama 3 bulan pembelajaran, kegiatan STS ini diharapkan mampu untuk dapat mengukur kemampuan kognitif ananda selama 3 bulan mengikuti pembelajaran.

Semangat dan selamat belajar anak-anak, semoga diberikan kelancaran dan kemudahan dalam mengerjakan STS๐Ÿค—๐Ÿค