Jumat, 09 Oktober 2026

STS Day 2 Jumat 9 Oktober 2026

 


 πŸŒΉ IDENTITAS

Nama Guru: Eva Marissa Savitri, S. Pd & Devika Aulia, S. Pd.
Mapel: Pendidikan Pancasila
Hari/ Tanggal: Jum'at / 09 Oktober 2026
Fase/Kelas: A/ 1B
Materi: Sumatif Tengah Semester (STS) Pendidikan Pancasila
Pertemuan ke: 2

🌹Apersepsi

Bismillahirrahmanirrahim. 

Good Morning, ananda sholeh dan sholehah kelas 1.B πŸ’–
How Are You Today? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🀲
Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

Anak-anak, Allah memiliki nama-nama yang indah, di antaranya Al-Khaliq, Al-Malik, dan Ar-Razzaq. Dengan mengenalnya, kita belajar menjadi anak yang baik dan jujur dalam kehidupan sehari-hari.

  1. Al-Khaliq (Maha Pencipta): Allah adalah Al-Khaliq, yang menciptakan kita dan seluruh alam. Karena Allah selalu mengetahui apa yang kita lakukan, kita harus berkata dan bertindak jujur, meskipun tidak ada yang melihat. Contohnya, mengakui kesalahan dan tidak menyontek.
  2. Al-Malik (Maha Merajai/Menguasai): Allah adalah Al-Malik, pemilik dan penguasa seluruh alam. Kita harus menaati aturan dan berkata sesuai kenyataan. Contohnya, mengembalikan barang milik teman yang ditemukan dan mengatakan yang sebenarnya kepada guru.
  3. Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): Allah adalah Ar-Razzaq, yang memberikan rezeki kepada seluruh makhluk. Kita mensyukuri rezeki dengan tidak mengambil milik orang lain dan selalu jujur. Contohnya, mengatakan jumlah uang yang diberikan orang tua dan tidak berbohong tentang makanan atau barang yang kita terima.
πŸ’«CP:
Mengenal bendera negara, lagu kebangsaan, simbol dan sila-sila Pancasila dalam lambang negara Garuda Pancasila dan simbol Pancasila beserta sila-sila Pancasila; menerapkan nilai-nilai Pancasila di lingkungan keluarga. dan Mengenal aturan di lingkungan keluarga; menunjukkan dan menceritakan sikap mematuhi aturan di lingkungan keluarga. 
πŸ’«TP:
Peserta didik dapat mengerjakan STS dengan baik
Mindfull (Berkesadaran)    : 
Peserta didik dapat secara sadar mengerjakan STS dengan baik.
Meaningfull (Bermakna)    : 
Peserta didik dapat memahami dan mengerjakan STS dengan baik.
Joyfull (Menyenangkan)    : 
Peserta didik dapat mengekspresikan pemahamannya secara kreatif dan menyenangkan dalam mengerjakan STS dengan baik melalui media kesukaannya (seperti simulasi/permainan peran, cerita bergambar, atau diskusi interaktif).

πŸ’«ATP:
Peserta didik dapat mengerjakan STS dengan baik 

πŸ’«Materi Pendidikan Pancasila

Model/Metode pembelajaran: Problem-Based Learning (PBL)

Media Pembelajaran/Alat Peraga: LJK

Pendidikan Pancasila.
Kisi-kisi Pendidikan Pancasila
• Bendera negara Indonesia
• Lagu kebangsaan
• Lambang Negara Indonesia (Garuda Pancasila)
• Bunyi dan simbol-simbol sila Pancasila
• Nilai-nilai Pancasila di lingkungan keluarga

Materi Pendidikan Pancasila
1. Bendera Negara Indonesia
Bendera negara Indonesia adalah Sang Merah Putih.
Bendera Indonesia memiliki dua warna:
• πŸ”΄ Merah di bagian atas = berarti berani
• ⚪ Putih di bagian bawah = berarti suci 
Contoh sikap menghormati bendera Indonesia:
• Berdiri tegap saat upacara bendera.
• Mengikuti upacara dengan tertib.
• Memberi hormat saat bendera dikibarkan.
2. Lagu Kebasaan Indonesia
Lagu kebangsaan Indonesia adalah Indonesia Raya, ciptaan W.R. Supratman.
Saat menyanyikan lagu Indonesia Raya, kita harus:
• Berdiri tegap.
• Bernyanyi dengan sikap hormat.
• Bernyanyi dengan suara yang baik.
• Tidak bercanda.
Sikap tersebut menunjukkan rasa cinta kepada Indonesia.
3. Lambang Negara Indonesia
Lambang negara Indonesia adalah Garuda Pancasila.
Semboyannya adalah Bhinneka Tunggal Ika, artinya berbeda-beda tetapi tetap satu.
4. Bunyi dan Simbol Pancasila
•  ⭐ Bintang → Ketuhanan Yang Maha Esa 
•  ⛓️ Rantai → Kemanusiaan yang Adil dan Beradab 
•  🌳 Pohon Beringin → Persatuan Indonesia 
•  πŸ‚ Kepala Banteng → Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan 
•  🌾 Padi dan Kapas → Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia
5. Nilai-nilai Pancasila di lingkungan keluarga
Contoh penerapan Pancasila dalam keluarga:
Sila ke-1
• Berdoa bersama keluarga.
• Rajin beribadah.
Sila ke-2
• Menyayangi ayah, ibu, kakak, dan adik.
• Membantu anggota keluarga.
Sila ke-3
• Bermain bersama saudara dengan rukun.
• Bekerja sama membersihkan rumah.
Sila ke-4
• Berdiskusi untuk menentukan kegiatan keluarga.
• Menerima keputusan bersama. 
Sila ke-5
• Berbagi makanan dengan saudara.
• Mendapatkan hak secara adil.

Semangat dan selamat belajar anak-anak, semoga diberikan kelancaran dan kemudahan dalam mengerjakan STSπŸ€—πŸ€

🌺Kisi-kisi STS Pendidikan Pancasila

Kesimpulan
peserta didik diharapkan dapat mengerjakan soal STS pendidikan pancasila dengan baik setelah kegiatan pembelajaran selama 3 bulan pembelajaran, kegiatan STS ini diharapkan mampu untuk dapat mengukur kemampuan kognitif ananda selama 3 bulan mengikuti pembelajaran

Kamis, 08 Oktober 2026

STS day 1 Menulis

 IDENTITAS

Nama Guru: Eva Marissa Savitri, S. Pd & Devika Aulia, S. Pd.
Mapel: Menulis
Hari/ Tanggal: Kamis / 08 Oktober 2026
Fase/Kelas: A/ 1B
Materi: Sumatif Tengah Semester (STS) Menulis tegak bersambung
Pertemuan ke: 1

🌹Apersepsi

Bismillahirrahmanirrahim. 

Good Morning, ananda sholeh dan sholehah kelas 1.B πŸ’–
How Are You Today? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🀲
Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

Anak-anak, Allah memiliki nama-nama yang indah, di antaranya Al-Khaliq, Al-Malik, dan Ar-Razzaq. Dengan mengenalnya, kita belajar menjadi anak yang baik dan jujur dalam kehidupan sehari-hari.

  1. Al-Khaliq (Maha Pencipta): Allah adalah Al-Khaliq, yang menciptakan kita dan seluruh alam. Karena Allah selalu mengetahui apa yang kita lakukan, kita harus berkata dan bertindak jujur, meskipun tidak ada yang melihat. Contohnya, mengakui kesalahan dan tidak menyontek.
  2. Al-Malik (Maha Merajai/Menguasai): Allah adalah Al-Malik, pemilik dan penguasa seluruh alam. Kita harus menaati aturan dan berkata sesuai kenyataan. Contohnya, mengembalikan barang milik teman yang ditemukan dan mengatakan yang sebenarnya kepada guru.
  3. Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): Allah adalah Ar-Razzaq, yang memberikan rezeki kepada seluruh makhluk. Kita mensyukuri rezeki dengan tidak mengambil milik orang lain dan selalu jujur. Contohnya, mengatakan jumlah uang yang diberikan orang tua dan tidak berbohong tentang makanan atau barang yang kita terima.
πŸ’«CP:
Menulis tegak bersambung dengan rapih 
πŸ’«TP:
Peserta didik dapat menulis tegak bersambung dengan rapih dan bersih.
Mindfull (Berkesadaran)    : 
Peserta didik dapat secara sadar menulis tegak bersambung dengan rapih.
Meaningfull (Bermakna)    : 
Peserta didik dapat memahami dan Menulis tegak bersambung dengan rapih.
Joyfull (Menyenangkan)    : 
Peserta didik dapat mengekspresikan pemahamannya secara kreatif dan menyenangkan dalam Menulis tegak bersambung dengan rapih dan bersih melalui media kesukaannya (seperti simulasi/permainan peran, cerita bergambar, atau diskusi interaktif).

πŸ’«ATP:
Peserta didik dapat Menulis tegak bersambung dengan rapih. 

πŸ’«Materi Menulis

Model/Metode pembelajaran: Problem-Based Learning (PBL)

Media Pembelajaran/Alat Peraga: LJK

🌺Apa itu menulis tegak bersambung
Menulis tegak bersambung bertujuan untuk melatih peserta didik dalam menulis tangan, peserta didik dilatih agar memiliki tulisan tegak bersambung yang rapih dan bersih serta dapat dibaca dengan jelas. hal ini bertujuan agar dikemudian hari tulisan peserta didik tegak bersambung secara berkelanjutan karena sudah dibiasakan menulis tegak bersambung dari kelas 1.

Kesimpulan
menulis tegak bersambung melatih pepserta didik untuk dapat menulis secara rapih dan jelas, serta membiasakan peserta didik menulis tangan yang indah dan rapih sebagai keterampilan dasar.

STS Menulis

Refleksi
Alhamdulillah STS hari pertama berjalan dengan lancar, meskipun ada 3 ananda yang belum bisa mengikuti karena sakit dan akanSTS menyusul nantinya. STS hari pertama ini adalah pengalaman pertama bagi para ananda sejak duduk dibamgku sekolah dasar.

Rabu, 07 Oktober 2026

Materi Ajar, 07 Oktober 2026 Matematika

  IDENTITAS

Nama Guru: Eva Marissa Savitri, S. Pd & Devika Aulia, S. Pd.
Mapel: Matematika
Hari/ Tanggal: Rabu / 07 Oktober 2026
Fase/Kelas: A/ 1B
Materi: Mengenal konsep dasar pengurangan (mengambil sebagian dari kumpulan benda) sampai 20 melalui benda konkret.
Pertemuan ke: 1

🌹Apersepsi

Bismillahirrahmanirrahim. 

Good Morning, ananda sholeh dan sholehah kelas 1.B πŸ’–
How Are You Today? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🀲
Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

Anak-anak, Allah memiliki nama-nama yang indah, di antaranya Al-Khaliq, Al-Malik, dan Ar-Razzaq. Dengan mengenalnya, kita belajar menjadi anak yang baik dan jujur dalam kehidupan sehari-hari.

  1. Al-Khaliq (Maha Pencipta): Allah adalah Al-Khaliq, yang menciptakan kita dan seluruh alam. Karena Allah selalu mengetahui apa yang kita lakukan, kita harus berkata dan bertindak jujur, meskipun tidak ada yang melihat. Contohnya, mengakui kesalahan dan tidak menyontek.
  2. Al-Malik (Maha Merajai/Menguasai): Allah adalah Al-Malik, pemilik dan penguasa seluruh alam. Kita harus menaati aturan dan berkata sesuai kenyataan. Contohnya, mengembalikan barang milik teman yang ditemukan dan mengatakan yang sebenarnya kepada guru.
  3. Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): Allah adalah Ar-Razzaq, yang memberikan rezeki kepada seluruh makhluk. Kita mensyukuri rezeki dengan tidak mengambil milik orang lain dan selalu jujur. Contohnya, mengatakan jumlah uang yang diberikan orang tua dan tidak berbohong tentang makanan atau barang yang kita terima.
πŸ’«CP:
Menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 100; membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan.
 
πŸ’«TP:
Peserta didik dapat melakukan operasi pengurangan menggunakan benda-benda konkret yang banyaknya sampai 20

Mindfull (Berkesadaran)    : 
Peserta didik dapat secara sadar Mengenal konsep dasar pengurangan (mengambil sebagian dari kumpulan benda) sampai 20 melalui benda konkret.
Meaningfull (Bermakna)    : 
Peserta didik dapat memahami dan Mengenal konsep dasar pengurangan (mengambil sebagian dari kumpulan benda) sampai 20 melalui benda konkret.
Joyfull (Menyenangkan)    : 
Peserta didik dapat mengekspresikan pemahamannya secara kreatif dan menyenangkan dalam Mengenal konsep dasar pengurangan (mengambil sebagian dari kumpulan benda) sampai 20 melalui benda konkret melalui media kesukaannya (seperti simulasi/permainan peran, cerita bergambar, atau diskusi interaktif).

πŸ’«ATP:
Peserta didik dapat Mengenal konsep dasar pengurangan (mengambil sebagian dari kumpulan benda) sampai 20 melalui benda konkret. 

πŸ’«Materi Matematika

Model/Metode pembelajaran: Problem-Based Learning (PBL)

Media Pembelajaran/Alat Peraga: LKPD, Video pembelajaran


🍎 A. 1. Apa Itu Pengurangan?

Pengurangan adalah kegiatan mengambil sebagian dari jumlah benda sehingga jumlahnya menjadi lebih sedikit.

Contoh:

🍎🍎🍎🍎🍎

Ada 5 apel.

Jika 2 apel diambil, maka:

🍎🍎🍎 🍎🍎

Apel yang tersisa adalah 3.

Jadi:

5 − 2 = 3

Dibaca:

“Lima dikurangi dua sama dengan tiga.”


2. Mengenal Tanda Pengurangan
Dalam pengurangan kita menggunakan tanda:
−
Tanda − dibaca dikurangi.
Contoh:
7 − 3 = 4
Artinya:
  • Ada 7 benda.
  • Diambil 3 benda.
  • Tersisa 4 benda.

3. Pengurangan dengan Benda Konkret
Benda konkret adalah benda yang dapat dilihat dan disentuh.
Kita dapat menggunakan:
  • 🍎 apel
  • ✏️ pensil
  • 🧸 boneka
  • 🟒 kancing
  • 🧱 balok
  • πŸͺ biskuit
  • πŸͺ™ tutup botol
Contoh 1
Ada 8 kelereng.
πŸ”΅ πŸ”΅ πŸ”΅ πŸ”΅ πŸ”΅ πŸ”΅ πŸ”΅ πŸ”΅
Diambil 3 kelereng.
πŸ”΅ πŸ”΅ πŸ”΅ πŸ”΅ πŸ”΅ πŸ”΅ πŸ”΅ πŸ”΅
Sisa kelereng:
πŸ”΅ πŸ”΅ πŸ”΅ πŸ”΅ πŸ”΅
Jadi:
8 − 3 = 5
Contoh 2
Ada 10 pensil.
✏️ ✏️ ✏️ ✏️ ✏️ ✏️ ✏️ ✏️ ✏️ ✏️
Diambil 4 pensil.
Sisa pensil:
✏️ ✏️ ✏️ ✏️ ✏️ ✏️
Jadi:
10 − 4 = 6
4. Cara Melakukan Pengurangan
Mari kita lakukan langkah demi langkah.
Contoh:
9 − 2 = ...
Langkah 1: Siapkan 9 benda.
🟠 🟠 🟠 🟠 🟠 🟠 🟠 🟠 🟠
Langkah 2: Ambil 2 benda.
🟠 🟠 🟠 🟠 🟠 🟠 🟠 🟠 🟠
Langkah 3: Hitung benda yang tersisa.
🟠 🟠 🟠 🟠 🟠 🟠 🟠
Ada 7 benda.
Jadi:
9 − 2 = 7
5. Pengurangan sampai 20
Pengurangan dapat dilakukan dengan bilangan sampai 20.
Contoh:
PenguranganHasil
5 − 23
7 − 34
8 − 44
10 − 28
10 − 55
12 − 210
13 − 310
15 − 510
17 − 710
20 − 515

6. Pengurangan dalam Kehidupan Sehari-hari
Pengurangan sering kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari.
🍊 Contoh 1
Ibu mempunyai 10 jeruk.
Ayah mengambil 3 jeruk.
Berapa jeruk yang tersisa?
10 − 3 = 7
Jadi, tersisa 7 jeruk.
πŸͺ Contoh 2
Rani mempunyai 8 kue.
Rani memberikan 2 kue kepada adiknya.
Berapa kue Rani sekarang?
8 − 2 = 6
Jadi, Rani mempunyai 6 kue.
🧸 Contoh 3
Ada 12 boneka di dalam kotak.
Sebanyak 4 boneka diambil.
Berapa boneka yang tersisa?
12 − 4 = 8
Jadi, tersisa 8 boneka.
🌟 Kesimpulan
Pengurangan adalah kegiatan mengambil sebagian benda sehingga jumlah benda menjadi lebih sedikit. Untuk melakukan pengurangan, kita dapat menggunakan benda konkret seperti pensil, apel, kelereng, balok, atau mainan.

✏️ Latihan
A. Hitunglah!
  1. 🍎🍎🍎🍎🍎 − 🍎🍎 = ....
  1. 🟒🟒🟒🟒🟒🟒 − 🟒🟒 = ....
  1. ⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐ − ⭐⭐⭐ = ....
  1. 🧸🧸🧸🧸🧸🧸🧸🧸 − 🧸🧸🧸 = ....
  1. πŸ”΅πŸ”΅πŸ”΅πŸ”΅πŸ”΅πŸ”΅πŸ”΅πŸ”΅πŸ”΅πŸ”΅ − πŸ”΅πŸ”΅πŸ”΅πŸ”΅ = ....


Kunci Jawaban
1. 3
2. 4
3. 4
4. 5
5. 6

Refleksi
Pada pembelajaran hari ini, ananda untuk pertama kali diperkenalkan pada materi pengurangan. untuk kali pertama kemampuan ananda dalam mengenal pengurangan dnegan benda konkrit sudah sangat cukup baik, dari ke 13 ananda yang hadir semuanya sudah mampu untuk mengerjakan post test dengan baik. ananda 1 B rata-rata sudah bisa pengurangan tanpa benda konkrit namun sebagain masih harus menggunakan benda konkrit.

Materi Ajar Rabu, 07 Oktober 2026 Bahasa Indonesia

 IDENTITAS

Nama Guru: Eva Marissa Savitri, S. Pd & Devika Aulia, S. Pd.

Mapel: Bahasa Indonesia

Hari/ Tanggal: Rabu / 07 Oktober 2026

Fase/Kelas: A/ 1B

Materi: Menuliskan huruf E O

Pertemuan ke: 3

πŸ’«CP:

Menulis permulaan dengan benar di atas kertas dan/atau melalui media digital; mengembangkan tulisan tangan yang semakin baik; dan menulis berbagai tipe teks sederhana tentang diri, keluarga, dan/atau lingkungan sekitar dengan beberapa kalimat sederhan.

πŸ’«TP:

·       Mengembangkan tulisan tangan yang semakin baik. Menulis berbagai tipe teks sederhana tentang diri, keluarga, dan/atau lingkungan sekitar dengan beberapa kalimat sederhana.

Mindful (Berkesadaran)

Peserta didik dapat secara sadar Menulie Huruf Vokal (e, o) dalam kegiatan sehari-hari.

Meaningful (Bermakna)

Peserta didik dapat menemukan dan Menulis Huruf Vokal (e, o) dalam setiap kata yang mereka temukan dalam kegiatan sehari-hari.

Joyful (Menyenangkan)

Peserta didik dapat mempraktikkan kemampuan Menulis Huruf Vokal (e, o) secara kreatif dan menyenangkan melalui kegiatan bermain peran, percakapan berpasangan, permainan kartu pertanyaan, cerita bergambar, atau diskusi interaktif tentang kehidupan sehari-hari.

πŸ’«ATP

Peserta didik dapat Mengenal dan menulis Huruf Vokal (e, o) dengan baik.

Model/Metode pembelajaran: Problem-Based Learning (PBL)

Media Pembelajaran/Alat Peraga: Video Pembelajaran, Gambar Visual, Soal post test

πŸ’«Apersepsi

Bismillahirrahmanirrahim. 

Good Morning, ananda sholeh dan sholehah kelas 1.B πŸ’–

How Are You Today? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🀲

Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

Anak-anak, Allah memiliki nama-nama yang indah, di antaranya Al-Khaliq, Al-Malik, dan Ar-Razzaq. Dengan mengenalnya, kita belajar menjadi anak yang baik dan jujur dalam kehidupan sehari-hari.

  1. Al-Khaliq (Maha Pencipta): Allah adalah Al-Khaliq, yang menciptakan kita dan seluruh alam. Karena Allah selalu mengetahui apa yang kita lakukan, kita harus berkata dan bertindak jujur, meskipun tidak ada yang melihat. Contohnya, mengakui kesalahan dan tidak menyontek.
  2. Al-Malik (Maha Merajai/Menguasai): Allah adalah Al-Malik, pemilik dan penguasa seluruh alam. Kita harus menaati aturan dan berkata sesuai kenyataan. Contohnya, mengembalikan barang milik teman yang ditemukan dan mengatakan yang sebenarnya kepada guru.
  3. Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): Allah adalah Ar-Razzaq, yang memberikan rezeki kepada seluruh makhluk. Kita mensyukuri rezeki dengan tidak mengambil milik orang lain dan selalu jujur. Contohnya, mengatakan jumlah uang yang diberikan orang tua dan tidak berbohong tentang makanan atau barang yang kita terima.


Model/Metode pembelajaran: Problem-Based Learning (PBL)

Media Pembelajaran/Alat Peraga: Video Pembelajaran dan Soal post test


πŸ’«Materi Bahasa Indonesia
🌸 A. Apa Itu Huruf Vokal?
Huruf vokal adalah huruf yang dapat dibunyikan dengan jelas dan tidak terhalang.
Ada 5 huruf vokal, yaitu:
a – i – u – e – o
Mari kita baca bersama!

πŸ…°️ a
πŸ…Έ i
πŸ†„ u
πŸ…΄ e
πŸ…Ύ️ o

🌼 B. Mengenal Huruf Vokal

1. Huruf A a

Bunyi: a

Contoh kata:

  • ayam πŸ”
  • apel 🍎
  • awan ☁️

2. Huruf I i

Bunyi: i

Contoh kata:

  • ikan 🐟
  • ibu πŸ‘©
  • ini

3. Huruf U u

Bunyi: u

Contoh kata:

  • ubi
  • ular 🐍
  • uang πŸ’°

4. Huruf E e

Bunyi: e

Contoh kata:

  • enak
  • ekor
  • emas

5. Huruf O o

Bunyi: o

Contoh kata:

  • obat
  • obeng
  • orang
πŸ”Ž C. Menemukan Huruf Vokal dalam Kata
Perhatikan kata berikut!

1. BOLA
Huruf vokalnya: O, A

2. BUKU
Huruf vokalnya: U, U

3. SAPI
Huruf vokalnya: A, I

4. MEJA
Huruf vokalnya: E, A

5. IKAN
Huruf vokalnya: I, A


🌺Kesimpulan

Huruf vokal adalah huruf yang terdiri dari:

🌟 A – I – U – E – O

Huruf vokal dapat ditemukan dalam banyak kata, seperti ayam, ikan, ular, emas, dan obat.

Post test
Menuliskan huruf Vokal E O


Refleksi
Alhamdulillah pada pembelajaran hari ini, ananda seperti hari kemarin sudah mampu menuliskan secara dikte huruf vokal e dan o. ananda juga sudah bisa membedakan bunyi antara huruf e dan o. semoga dengan ini ananda dapat mengikuti pembelajaran mengenai huruf vokal yang lebih dalam lagi karena dasarnya sudah paham dari awal

Selasa, 06 Oktober 2026

Materi Ajar Selasa 06 Oktober 2026 Seni Rupa

 IDENTITAS

Nama Guru: Eva Marissa Savitri, S. Pd & Devika Aulia, S. Pd.
Mapel: Seni Rupa
Hari/ Tanggal: Selasa / 06 Oktober 2026
Fase/Kelas: A/ 1B
Materi: Mengidentifikasi warna primer pada benda sekitar
Pertemuan ke: 2

🌹Apersepsi

Bismillahirrahmanirrahim. 

Good Morning, ananda sholeh dan sholehah kelas 1.B πŸ’–
How Are You Today? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🀲
Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

Anak-anak, Allah memiliki nama-nama yang indah, di antaranya Al-Khaliq, Al-Malik, dan Ar-Razzaq. Dengan mengenalnya, kita belajar menjadi anak yang baik dan jujur dalam kehidupan sehari-hari.

  1. Al-Khaliq (Maha Pencipta): Allah adalah Al-Khaliq, yang menciptakan kita dan seluruh alam. Karena Allah selalu mengetahui apa yang kita lakukan, kita harus berkata dan bertindak jujur, meskipun tidak ada yang melihat. Contohnya, mengakui kesalahan dan tidak menyontek.
  2. Al-Malik (Maha Merajai/Menguasai): Allah adalah Al-Malik, pemilik dan penguasa seluruh alam. Kita harus menaati aturan dan berkata sesuai kenyataan. Contohnya, mengembalikan barang milik teman yang ditemukan dan mengatakan yang sebenarnya kepada guru.
  3. Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): Allah adalah Ar-Razzaq, yang memberikan rezeki kepada seluruh makhluk. Kita mensyukuri rezeki dengan tidak mengambil milik orang lain dan selalu jujur. Contohnya, mengatakan jumlah uang yang diberikan orang tua dan tidak berbohong tentang makanan atau barang yang kita terima.

🌹CP:

Merefleksikan dan mengapresiasi karya diri sendiri.

🌹TP:
Merefleksi karya diri sendiri


Mindful (Berkesadaran)
Peserta didik dapat Mengidentifikasi warna dasar primer dalam kehidupan sehari-hari.

Meaningful (Bermakna)
Peserta didik dapat mengaitkan dan Mengidentifikasi warna dasar primer saat proses membuat karya unsur rupa dan mengulas pengalaman belajar dengan kehidupan sehari-hari.

Joyful (Menyenangkan)
Peserta didik dapat mempraktikkan kemampuan bertanya, menjawab, dan menanggapi komentar secara kreatif dan menyenangkan melalui kegiatan bermain peran, percakapan berpasangan, permainan kartu pertanyaan, cerita bergambar, atau diskusi interaktif tentang kehidupan sehari-hari.

🌹ATP
Peserta didik mampu Mengidentifikasi warna dasar primer pada benda sekitar

Model/Metode pembelajaran: Problem Based  Learning

Media Pembelajaran/Alat Peraga: Video Pembelajaran, Gambar Visual, Soal post test





🌹Materi Seni Rupa
A. Apa Itu Warna?
Warna adalah sesuatu yang dapat kita lihat pada benda di sekitar kita.

Contohnya:

  • Daun berwarna hijau.

  • Matahari sering digambar berwarna kuning.

  • Apel dapat berwarna merah.

  • Langit dapat berwarna biru.

Warna membuat gambar menjadi lebih indah dan menarik.

B. Mengenal Warna Primer
Warna primer adalah warna dasar yang tidak berasal dari campuran warna lain.

Ada tiga warna primer, yaitu:

πŸ”΄ Merah
🟑 Kuning
πŸ”΅ Biru

Jadi, warna primer terdiri dari merah, kuning, dan biru.

C. Contoh Warna Primer di Sekitar Kita
1. Merah πŸ”΄

Contoh benda yang dapat berwarna merah:

  • Apel

  • Tomat

  • Bunga mawar

  • Balon

2. Kuning 🟑

Contoh benda yang dapat berwarna kuning:

  • Pisang

  • Jagung

  • Matahari

  • Balon

3. Biru πŸ”΅

Contoh benda yang dapat berwarna biru:

  • Langit

  • Laut

  • Balon

  • Pensil

D. Mencampur Warna Primer
Warna primer dapat dicampurkan sehingga menghasilkan warna baru.

Contohnya:

  • Merah + kuning = jingga

  • Kuning + biru = hijau

  • Biru + merah = ungu

Jadi, dari warna primer kita dapat membuat berbagai macam warna.

E. Kegiatan Mewarnai
Ayo berlatih menggunakan warna primer!

Warnailah gambar dengan ketentuan berikut:

  1. Apel → merah

  2. Pisang → kuning

  3. Balon → biru

  4. Bunga → merah

  5. Matahari → kuning

Gunakan warna dengan rapi dan tidak keluar dari garis gambar.

🌺Kesimpulan
Warna primer adalah warna dasar. Ada tiga warna primer, yaitu:

πŸ”΄ Merah
🟑 Kuning
πŸ”΅ Biru

Warna primer dapat digunakan untuk mewarnai gambar dan dapat dicampurkan untuk menghasilkan warna baru.

LKPD