Kamis, 15 Oktober 2026

STS day 6 Kamis 15 Oktober 2026 Pendidikan Anti Korupsi

 


 ๐ŸŒน IDENTITAS

Nama Guru: Eva Marissa Savitri, S. Pd & Devika Aulia, S. Pd.
Mapel: Pendidikan Anti Korupsi
Hari/ Tanggal: Kamis / 15 Oktober 2026
Fase/Kelas: A/ 1B
Materi: Sumatif Tengah Semester (STS) PAK
Pertemuan ke: 6

๐ŸŒนApersepsi

Bismillahirrahmanirrahim. 

Good Morning, ananda sholeh dan sholehah kelas 1.B ๐Ÿ’–
How Are You Today? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. ๐Ÿคฒ
Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

Anak-anak, Allah memiliki nama-nama yang indah, di antaranya Al-Khaliq, Al-Malik, dan Ar-Razzaq. Dengan mengenalnya, kita belajar menjadi anak yang baik dan jujur dalam kehidupan sehari-hari.

  1. Al-Khaliq (Maha Pencipta): Allah adalah Al-Khaliq, yang menciptakan kita dan seluruh alam. Karena Allah selalu mengetahui apa yang kita lakukan, kita harus berkata dan bertindak jujur, meskipun tidak ada yang melihat. Contohnya, mengakui kesalahan dan tidak menyontek.
  2. Al-Malik (Maha Merajai/Menguasai): Allah adalah Al-Malik, pemilik dan penguasa seluruh alam. Kita harus menaati aturan dan berkata sesuai kenyataan. Contohnya, mengembalikan barang milik teman yang ditemukan dan mengatakan yang sebenarnya kepada guru.
  3. Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): Allah adalah Ar-Razzaq, yang memberikan rezeki kepada seluruh makhluk. Kita mensyukuri rezeki dengan tidak mengambil milik orang lain dan selalu jujur. Contohnya, mengatakan jumlah uang yang diberikan orang tua dan tidak berbohong tentang makanan atau barang yang kita terima.
๐Ÿ’ซCP:
Menunjukkan pemahaman dan memiliki kesadaran mengenai pentingnya Pendidikan Anti Korupsi diberbagai lini kehidupan sehari-hari.
๐Ÿ’ซTP:
Peserta didik dapat mengerjakan STS dengan baik
Mindfull (Berkesadaran)    : 
Peserta didik dapat secara sadar mengerjakan STS dengan baik.
Meaningfull (Bermakna)    : 
Peserta didik dapat memahami dan mengerjakan STS dengan baik.
Joyfull (Menyenangkan)    : 
Peserta didik dapat mengekspresikan pemahamannya secara kreatif dan menyenangkan dalam mengerjakan STS dengan baik melalui media kesukaannya (seperti simulasi/permainan peran, cerita bergambar, atau diskusi interaktif).

๐Ÿ’ซATP:
Peserta didik dapat mengerjakan STS dengan baik 

๐Ÿ’ซMateri PAK

Model/Metode pembelajaran: Problem-Based Learning (PBL)

Media Pembelajaran/Alat Peraga: LJK

PAK.
๐ŸŒบKisi-kisi STS PAK

•       Mengenal perilaku jujur di rumah dan di sekolah

•       Mengenal perilaku disiplin di sekolah

•       Mengenal perilaku tanggung jawab di rumah dan di sekolah

•       Mengenal perilaku hidup sederhana


A. Mengenal Pendidikan Antikorupsi

Pendidikan antikorupsi adalah pembelajaran untuk membiasakan diri melakukan perbuatan baik, seperti berkata jujur, menaati aturan, bertanggung jawab, dan hidup sederhana. Anak yang memiliki sikap antikorupsi akan berusaha melakukan hal yang benar meskipun tidak ada orang yang melihat.

Ada empat sikap baik yang akan kita pelajari:

Ella

1. Jujur

Jujur artinya berkata dan bertindak sesuai kenyataan. Anak yang jujur tidak berbohong dan tidak mengambil barang milik orang lain.

Contoh: Mengakui bahwa kita tidak sengaja memecahkan gelas.

When Does a Child Arrive Early and Prompt for School? A Timely Word Guide - Giggle Academy Blog

2. Disiplin

Disiplin artinya menaati aturan dan melakukan kegiatan tepat waktu.

Contoh: Datang ke sekolah tepat waktu, memakai seragam sesuai aturan, dan mengantre dengan tertib.

็‰‡ไป˜ใ‘・ๆ•ด็†ๆ•ด้ “ใ‚’ใ™ใ‚‹ๅฅณใฎๅญใฎใ‚คใƒฉใ‚นใƒˆ(ใ‚ฝใƒ•ใƒˆ) | Boeken, Kinderen, Autisme

3. Tanggung Jawab

Tanggung jawab artinya melaksanakan tugas dan bersedia memperbaiki kesalahan yang kita lakukan.

Contoh: Merapikan mainan setelah bermain dan mengerjakan tugas sekolah.

little kid saving for the future—putting money aside for a vacation or for their education.

4. Hidup Sederhana

Hidup sederhana artinya hidup sesuai kebutuhan, tidak berlebihan, dan menggunakan barang dengan bijak.

Contoh: Membawa bekal dari rumah, menabung, dan merawat barang agar tidak cepat rusak.

B. Perilaku Jujur di Rumah dan di Sekolah

Jujur adalah sikap berkata benar dan tidak berbohong.

Contoh perilaku jujur di rumah:

  • Mengakui jika melakukan kesalahan.

  • Berkata jujur kepada orang tua.

  • Tidak mengambil uang tanpa izin.

  • Mengatakan yang sebenarnya ketika ditanya.

Contoh perilaku jujur di sekolah:

  • Tidak menyontek saat mengerjakan soal.

  • Mengakui jika belum mengerjakan PR.

  • Mengembalikan pensil teman yang ditemukan.

  • Tidak berbohong kepada guru.

Manfaat bersikap jujur:

  • Dipercaya orang lain.

  • Memiliki banyak teman.

  • Hati menjadi tenang.

  • Hubungan dengan orang lain menjadi baik.

C. Perilaku Disiplin di Sekolah

Disiplin adalah kebiasaan menaati aturan dan menggunakan waktu dengan baik.

Contoh perilaku disiplin di sekolah:

  1. Datang ke sekolah tepat waktu.

  2. Memakai seragam sesuai aturan.

  3. Berbaris sebelum masuk kelas.

  4. Mendengarkan guru saat menjelaskan.

  5. Mengerjakan tugas sesuai waktu yang diberikan.

  6. Membuang sampah pada tempatnya.

  7. Mengantre dengan tertib.

Manfaat disiplin:

  • Kegiatan belajar menjadi tertib.

  • Tidak mengganggu teman.

  • Tugas selesai tepat waktu.

  • Belajar menjadi lebih nyaman.

D. Perilaku Tanggung Jawab di Rumah dan di Sekolah

Tanggung jawab adalah sikap melaksanakan tugas dan menjaga sesuatu yang menjadi kewajiban kita.

Contoh tanggung jawab di rumah:

  • Merapikan tempat tidur.

  • Membereskan mainan setelah digunakan.

  • Membantu orang tua sesuai kemampuan.

  • Menjaga barang milik sendiri.

  • Meminta maaf dan memperbaiki kesalahan.

Contoh tanggung jawab di sekolah:

  • Mengerjakan tugas dari guru.

  • Menjaga kebersihan kelas.

  • Merawat buku dan alat tulis.

  • Melaksanakan tugas piket.

  • Mengembalikan barang yang dipinjam.

Manfaat bertanggung jawab:

  • Menjadi anak yang mandiri.

  • Dipercaya oleh orang tua dan guru.

  • Lingkungan menjadi bersih dan nyaman.

  • Pekerjaan dapat diselesaikan dengan baik.

E. Perilaku Hidup Sederhana

Hidup sederhana bukan berarti tidak boleh memiliki barang yang bagus. Hidup sederhana berarti menggunakan sesuatu sesuai kebutuhan dan tidak berlebihan.

Contoh perilaku hidup sederhana:

  1. Membeli barang sesuai kebutuhan.

  2. Menabung sebagian uang saku.

  3. Tidak selalu meminta mainan baru.

  4. Menghabiskan makanan secukupnya dan tidak membuang-buang makanan.

  5. Menggunakan air dan listrik dengan hemat.

  6. Merawat sepatu, tas, dan alat tulis.

  7. Berbagi dengan orang lain sesuai kemampuan.

Manfaat hidup sederhana:

  • Belajar berhemat.

  • Tidak membuang-buang uang.

  • Barang lebih awet.

  • Belajar menghargai apa yang dimiliki.

Kesimpulan

peserta didik diharapkan dapat mengerjakan soal STS PAK dengan baik setelah kegiatan pembelajaran selama 3 bulan pembelajaran, kegiatan STS ini diharapkan mampu untuk dapat mengukur kemampuan kognitif ananda selama 3 bulan mengikuti pembelajaran.

Semangat dan selamat belajar anak-anak, semoga diberikan kelancaran dan kemudahan dalam mengerjakan STS๐Ÿค—๐Ÿค

Rabu, 14 Oktober 2026

STS day 5 Rabu 14 Oktober 2026

 


 ๐ŸŒน IDENTITAS

Nama Guru: Eva Marissa Savitri, S. Pd & Devika Aulia, S. Pd.
Mapel: Matematika
Hari/ Tanggal: Rabu / 14 Oktober 2026
Fase/Kelas: A/ 1B
Materi: Sumatif Tengah Semester (STS) Matematika
Pertemuan ke: 5

๐ŸŒนApersepsi

Bismillahirrahmanirrahim. 

Good Morning, ananda sholeh dan sholehah kelas 1.B ๐Ÿ’–
How Are You Today? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. ๐Ÿคฒ
Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

Anak-anak, Allah memiliki nama-nama yang indah, di antaranya Al-Khaliq, Al-Malik, dan Ar-Razzaq. Dengan mengenalnya, kita belajar menjadi anak yang baik dan jujur dalam kehidupan sehari-hari.

  1. Al-Khaliq (Maha Pencipta): Allah adalah Al-Khaliq, yang menciptakan kita dan seluruh alam. Karena Allah selalu mengetahui apa yang kita lakukan, kita harus berkata dan bertindak jujur, meskipun tidak ada yang melihat. Contohnya, mengakui kesalahan dan tidak menyontek.
  2. Al-Malik (Maha Merajai/Menguasai): Allah adalah Al-Malik, pemilik dan penguasa seluruh alam. Kita harus menaati aturan dan berkata sesuai kenyataan. Contohnya, mengembalikan barang milik teman yang ditemukan dan mengatakan yang sebenarnya kepada guru.
  3. Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): Allah adalah Ar-Razzaq, yang memberikan rezeki kepada seluruh makhluk. Kita mensyukuri rezeki dengan tidak mengambil milik orang lain dan selalu jujur. Contohnya, mengatakan jumlah uang yang diberikan orang tua dan tidak berbohong tentang makanan atau barang yang kita terima.
๐Ÿ’ซCP:
Menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 100; membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, serta melakukan komposisi (menyusun) dan dekomposisi (mengurai) bilangan; melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan menggunakan benda-benda konkret yang banyaknya sampai 20.
๐Ÿ’ซTP:
Peserta didik dapat mengerjakan STS dengan baik
Mindfull (Berkesadaran)    : 
Peserta didik dapat secara sadar mengerjakan STS dengan baik.
Meaningfull (Bermakna)    : 
Peserta didik dapat memahami dan mengerjakan STS dengan baik.
Joyfull (Menyenangkan)    : 
Peserta didik dapat mengekspresikan pemahamannya secara kreatif dan menyenangkan dalam mengerjakan STS dengan baik melalui media kesukaannya (seperti simulasi/permainan peran, cerita bergambar, atau diskusi interaktif).

๐Ÿ’ซATP:
Peserta didik dapat mengerjakan STS dengan baik 

๐Ÿ’ซMateri Matematika

Model/Metode pembelajaran: Problem-Based Learning (PBL)

Media Pembelajaran/Alat Peraga: LJK

Matematika.
๐ŸŒบKisi-kisi STS Matematika

·         Menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah  sampai 20

·         Membaca dan menulis bilangan.

·         Menentukan nilai tempat bilangan.

·         Membandingkan dan mengurutkan bilangan

·         Melakukan komposisi (menyusun) dan dekomposisi (mengurai) bilangan

·         Melakukan operasi penjumlahan menggunakan benda-benda konkret yang banyaknya sampai 20

·         Melakukan operasi pengurangan menggunakan benda-benda konkret yang banyaknya sampai 20

1. Memahami Bilangan Cacah sampai 20

Bilangan cacah adalah bilangan yang dimulai dari nol dan seterusnya, seperti 0, 1, 2, 3, dan seterusnya.

Bilangan cacah sampai 20 adalah bilangan dari 0 sampai 20.

A. Mengenal banyak benda

Our Pond Clip Art Freeuse Stock - Three Apples Clipart - Png Download - Full Size Clipart (#1400846) - PinClipart

3 buah apel

Ada tiga apel. Bilangannya adalah 3.

Vector illustration. Yellow Wooden sharp pencils with rubber isolated on white background.Classic shiny yellow pencil set

5 buah pensil

Ada lima pensil. Bilangannya adalah 5.

Learning Advantage Giant Magnetic Foam Ten Frames - Set of 2 - Walmart.com

10 buah benda

Ada sepuluh benda. Bilangannya adalah 10.

B. Urutan bilangan 0–20

0 – 1 – 2 – 3 – 4 – 5 – 6 – 7 – 8 – 9 – 10 – 11 – 12 – 13 – 14 – 15 – 16 – 17 – 18 – 19 – 20

  • Bilangan bertambah jika kita bergerak ke kanan.

  • Bilangan berkurang jika kita bergerak ke kiri.

  • Setelah 9 adalah 10.

  • Setelah 19 adalah 20.

Contoh: Jika ada 7 kelereng, lalu ditambah 1 kelereng, jumlahnya menjadi 8 kelereng.

Latihan 1

Isilah titik-titik berikut!

  1. Setelah 5 adalah ....

  2. Sebelum 10 adalah ....

  3. Setelah 14 adalah ....

  4. Sebelum 20 adalah ....

  5. Bilangan antara 11 dan 13 adalah ....

2. Membaca dan Menulis Bilangan

Setiap bilangan mempunyai lambang bilangan dan nama bilangan.

Lambang

Nama bilangan

0

Nol

1

Satu

2

Dua

3

Tiga

4

Empat

5

Lima

6

Enam

7

Tujuh

8

Delapan

9

Sembilan

10

Sepuluh

11

Sebelas

12

Dua belas

13

Tiga belas

14

Empat belas

15

Lima belas

16

Enam belas

17

Tujuh belas

18

Delapan belas

19

Sembilan belas

20

Dua puluh

Contoh

  • Lambang bilangan dari tujuh adalah 7.

  • Nama bilangan dari 12 adalah dua belas.

  • Lambang bilangan dari lima belas adalah 15.

Latihan 2

A. Tuliskan nama bilangannya!

  1. 4 = ....

  2. 9 = ....

  3. 13 = ....

  4. 16 = ....

  5. 20 = ....

B. Tuliskan lambang bilangannya!

  1. Enam = ....

  2. Sepuluh = ....

  3. Sebelas = ....

  4. Tujuh belas = ....

  5. Sembilan belas = ....

3. Menentukan Nilai Tempat Bilangan

Bilangan yang terdiri atas dua angka memiliki nilai tempat puluhan dan satuan.

  • Puluhan adalah kumpulan yang berisi 10 benda.

  • Satuan adalah benda yang dihitung satu per satu.

Contoh: bilangan 14.

Bilangan 14 terdiri atas:
  • 1 puluhan = 10

  • 4 satuan = 4

Jadi, 14 = 10 + 4.

Contoh lainnya:

Bilangan

Puluhan

Satuan

12

1

2

15

1

5

18

1

8

20

2

0

Cara mudah mengingat: Sepuluh benda dapat dikelompokkan menjadi satu puluhan. Benda yang tersisa disebut satuan.

Latihan 3

Lengkapilah tabel berikut!

Bilangan

Puluhan

Satuan

11

....

....

13

....

....

16

....

....

19

....

....

20

....

....

4. Membandingkan dan Mengurutkan Bilangan

A. Membandingkan bilangan

Kita dapat membandingkan dua bilangan untuk mengetahui mana yang lebih banyak, lebih sedikit, atau sama banyak.

Kenali tiga tanda berikut.

>

Lebih besar

<

Lebih kecil

=

Sama dengan

Contoh:

  • 8 > 5, dibaca delapan lebih besar dari lima.

  • 3 < 7, dibaca tiga lebih kecil dari tujuh.

  • 6 = 6, dibaca enam sama dengan enam.

B. Mengurutkan bilangan

Mengurutkan bilangan berarti menyusun bilangan berdasarkan nilainya.

  • Urutan naik: dari bilangan terkecil ke terbesar.

  • Urutan turun: dari bilangan terbesar ke terkecil.

Contoh:

Urutan naik: 3, 5, 7, 9, 12.

Urutan turun: 12, 9, 7, 5, 3.

5. Komposisi dan Dekomposisi Bilangan

A. Komposisi Bilangan

Bilangan 5 dapat disusun dengan berbagai cara:

  • 1 + 4 = 5

  • 2 + 3 = 5

  • 3 + 2 = 5

  • 4 + 1 = 5

B. Dekomposisi bilangan

Dekomposisi adalah kegiatan mengurai atau memisahkan bilangan menjadi dua bagian atau lebih.

Contoh:

Ada 8 buah apel. Empat apel berwarna merah dan empat apel berwarna hijau.

Jadi, 8 dapat diuraikan menjadi:

8 = 4 + 4

Contoh lainnya:

  • 6 = 2 + 4

  • 9 = 5 + 4

  • 10 = 6 + 4

  • 12 = 10 + 2

  • 15 = 10 + 5

  • 20 = 10 + 10

Latihan 5

A. Lengkapi komposisi berikut!

  1. 2 + .... = 5

  2. 4 + .... = 9

  3. 7 + .... = 10

  4. 10 + .... = 15

  5. 12 + .... = 20

B. Lengkapi dekomposisi berikut!

  1. 5 = 2 + ....

  2. 8 = 3 + ....

  3. 10 = 7 + ....

  4. 14 = 10 + ....

  5. 20 = 10 + ....

6. Penjumlahan Menggunakan Benda Konkret sampai 20

Penjumlahan adalah kegiatan menggabungkan dua kelompok benda untuk mengetahui jumlah seluruhnya.

Tanda penjumlahan adalah +.

Contoh:

Dina mempunyai 4 pensil. Ibu memberikan 3 pensil lagi. Berapa jumlah pensil Dina sekarang?

Set of color pencils for drawing. Art and education. Flat vector cartoon illustration.+3 pencils clipart #5809659 | Clipart Library 4 pensil + 3 pensil = 7 pensil

4 + 3 = 7

Jadi, Dina mempunyai 7 pensil.

Cara menghitung penjumlahan

  1. Siapkan benda, seperti pensil atau kancing.

  2. Ambil 4 benda.

  3. Tambahkan 3 benda.

  4. Hitung semua benda.

  5. Jumlah seluruhnya adalah 7.

Contoh lainnya:

  • 5 + 2 = 7

  • 6 + 4 = 10

  • 8 + 5 = 13

  • 10 + 7 = 17

  • 12 + 8 = 20

Latihan 6

Hitunglah hasil penjumlahan berikut!

  1. 3 + 2 = ....

  2. 5 + 4 = ....

  3. 7 + 6 = ....

  4. 9 + 8 = ....

  5. 12 + 6 = ....

Soal cerita:

6. Rani mempunyai 5 permen. Ayah memberikan 4 permen lagi. Berapa jumlah permen Rani?

7. Di pohon ada 8 burung. Datang lagi 7 burung. Berapa jumlah burung sekarang?

7. Pengurangan Menggunakan Benda Konkret sampai 20

Pengurangan adalah kegiatan mengambil sebagian benda dari kumpulan benda untuk mengetahui sisa benda.

Tanda pengurangan adalah −.

Contoh:

Budi mempunyai 7 kelereng. Ia memberikan 3 kelereng kepada temannya. Berapa sisa kelereng Budi?

7 kelereng diambil 3 kelereng.

7 − 3 = 4

Jadi, sisa kelereng Budi adalah 4.

Cara menghitung pengurangan

  1. Siapkan 7 benda.

  2. Ambil 3 benda.

  3. Hitung benda yang tersisa.

  4. Sisa benda adalah 4.

Contoh lainnya:

  • 5 − 2 = 3

  • 9 − 4 = 5

  • 12 − 5 = 7

  • 15 − 6 = 9

  • 20 − 10 = 10

Kesimpulan
peserta didik diharapkan dapat mengerjakan soal STS Matematika dengan baik setelah kegiatan pembelajaran selama 3 bulan pembelajaran, kegiatan STS ini diharapkan mampu untuk dapat mengukur kemampuan kognitif ananda selama 3 bulan mengikuti pembelajaran.

Semangat dan selamat belajar anak-anak, semoga diberikan kelancaran dan kemudahan dalam mengerjakan STS๐Ÿค—๐Ÿค

Selasa, 13 Oktober 2026

STS day 4 Selasa 13 Oktober 2026 Seni Rupa

 


 ๐ŸŒน IDENTITAS

Nama Guru: Eva Marissa Savitri, S. Pd & Devika Aulia, S. Pd.
Mapel: Pendidikan Pancasila
Hari/ Tanggal: Selasa / 13 Oktober 2026
Fase/Kelas: A/ 1B
Materi: Sumatif Tengah Semester (STS) Seni Rupa
Pertemuan ke: 4

๐ŸŒนApersepsi

Bismillahirrahmanirrahim. 

Good Morning, ananda sholeh dan sholehah kelas 1.B ๐Ÿ’–
How Are You Today? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. ๐Ÿคฒ
Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

Anak-anak, Allah memiliki nama-nama yang indah, di antaranya Al-Khaliq, Al-Malik, dan Ar-Razzaq. Dengan mengenalnya, kita belajar menjadi anak yang baik dan jujur dalam kehidupan sehari-hari.

  1. Al-Khaliq (Maha Pencipta): Allah adalah Al-Khaliq, yang menciptakan kita dan seluruh alam. Karena Allah selalu mengetahui apa yang kita lakukan, kita harus berkata dan bertindak jujur, meskipun tidak ada yang melihat. Contohnya, mengakui kesalahan dan tidak menyontek.
  2. Al-Malik (Maha Merajai/Menguasai): Allah adalah Al-Malik, pemilik dan penguasa seluruh alam. Kita harus menaati aturan dan berkata sesuai kenyataan. Contohnya, mengembalikan barang milik teman yang ditemukan dan mengatakan yang sebenarnya kepada guru.
  3. Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): Allah adalah Ar-Razzaq, yang memberikan rezeki kepada seluruh makhluk. Kita mensyukuri rezeki dengan tidak mengambil milik orang lain dan selalu jujur. Contohnya, mengatakan jumlah uang yang diberikan orang tua dan tidak berbohong tentang makanan atau barang yang kita terima.
๐Ÿ’ซCP:
Mengenal bendera negara, lagu kebangsaan, simbol dan sila-sila Pancasila dalam lambang negara Garuda Pancasila dan simbol Pancasila beserta sila-sila Pancasila; menerapkan nilai-nilai Pancasila di lingkungan keluarga. dan Mengenal aturan di lingkungan keluarga; menunjukkan dan menceritakan sikap mematuhi aturan di lingkungan keluarga. 
๐Ÿ’ซTP:
Peserta didik dapat mengerjakan STS dengan baik
Mindfull (Berkesadaran)    : 
Peserta didik dapat secara sadar mengerjakan STS dengan baik.
Meaningfull (Bermakna)    : 
Peserta didik dapat memahami dan mengerjakan STS dengan baik.
Joyfull (Menyenangkan)    : 
Peserta didik dapat mengekspresikan pemahamannya secara kreatif dan menyenangkan dalam mengerjakan STS dengan baik melalui media kesukaannya (seperti simulasi/permainan peran, cerita bergambar, atau diskusi interaktif).

๐Ÿ’ซATP:
Peserta didik dapat mengerjakan STS dengan baik 

๐Ÿ’ซMateri Seni Rupa

Model/Metode pembelajaran: Problem-Based Learning (PBL)

Media Pembelajaran/Alat Peraga: LJK

Seni Rupa.
๐ŸŒบKisi-kisi STS Seni Rupa.
Kisi-kisi Seni Rupa.
Unsur-unsur Rupa:

1. Peserta didik mengenali unsur-unsur rupa dalam benda-benda di sekitar.
2. Peserta didik mengenali unsur-unsur rupa dalam karya seni rupa.
3. Peserta didik dapat merefleksikan karya seni rupa.
4. Peserta didik dapat mengapresiasi karya diri sendiri.

Materi Seni Rupa.

Materi 1. Mengenali Unsur-Unsur Rupa dalam Benda-Benda di Sekitar

A. Apa Itu Unsur Rupa?

Unsur rupa adalah bagian-bagian yang dapat kita lihat dalam suatu benda atau karya seni. Unsur rupa membantu kita mengenali bentuk dan keindahan suatu benda.

Di sekitar kita terdapat banyak benda yang memiliki unsur rupa, seperti buku, meja, bunga, rumah, dan mainan.

B. Macam-Macam Unsur Rupa

lesson notes for teachers

1. Garis

Garis adalah goresan yang memanjang.

Contoh:

  • Garis lurus: sisi buku.

  • Garis lengkung: pelangi.

  • Garis zig-zag: bentuk petir.

  • Garis bergelombang: ombak.

Figuras Geometricas 11 para colorear, imprimir e dibujar – ColoringLib

2. Bentuk

Bentuk adalah rupa atau wujud suatu benda.

Contoh:

  • Lingkaran: roda.

  • Segitiga: atap rumah.

  • Persegi: ubin.

  • Persegi panjang: pintu.

Thread by @iamscicomm on Thread Reader App – Thread Reader App

3. Warna

Warna membuat benda terlihat menarik.

Contoh warna:

  • Merah seperti apel.

  • Kuning seperti matahari.

  • Hijau seperti daun.

  • Biru seperti langit.

Early Learners: Rough and Smooth Infographic | LivePhysics™

4. Tekstur

Tekstur adalah sifat permukaan suatu benda yang dapat dilihat atau dirasakan dengan sentuhan.

Contoh:

  • Kapas terasa lembut.

  • Batu terasa keras.

  • Kulit pohon terasa kasar.

  • Kertas terasa relatif halus.

C. Contoh Unsur Rupa di Sekitar Kita

Benda

Unsur rupa yang terlihat

Matahari

Bentuk lingkaran, warna kuning

Buku

Bentuk persegi panjang

Daun

Bentuk dan warna hijau

Pelangi

Garis lengkung dan beragam warna

Rumah

Garis, bentuk, dan warna

Ayo, amati lingkunganmu! Perhatikan benda-benda di dalam kelas. Sebutkan bentuk, garis, dan warna yang kamu temukan.

Materi 2. Mengenali Unsur-Unsur Rupa dalam Karya Seni Rupa

A. Apa Itu Karya Seni Rupa?

Karya seni rupa adalah karya yang dapat dilihat dan dinikmati keindahannya.

Contoh karya seni rupa:

  • Gambar pemandangan.

  • Lukisan bunga.

  • Gambar rumah.

  • Kolase dari kertas warna.

  • Hiasan dari bahan alam.

Dzieciฤ™cy rysunek - sล‚oล„ce domek i drzewo, kredkami
ะ‘ะฐะปะฐะปะฐั€า“ะฐ ะฐั€ะฝะฐะปา“ะฐะฝ า›ะฐา“ะฐะทะดะฐะฝ ะถะฐัะฐะปา“ะฐะฝ า›ะพะปำฉะฝะตั€
London Youth Art Competition 2026 | International Art Competition for Ages 5-15

B. Unsur Rupa dalam Karya Seni

Saat melihat sebuah gambar, kita dapat menemukan berbagai unsur rupa.

Contoh: gambar rumah.

  • Garis: untuk membuat dinding dan pintu.

  • Bentuk: segitiga untuk atap dan persegi panjang untuk pintu.

  • Warna: merah untuk atap dan hijau untuk pohon.

  • Tekstur: dapat ditambahkan menggunakan bahan yang berbeda, seperti kertas bertekstur atau daun kering.

Setiap anak dapat membuat karya seni yang berbeda. Ada yang menggunakan banyak warna, ada yang menggunakan sedikit warna. Semua dapat menjadi karya yang menarik.

Materi 3. Merefleksikan Karya Seni Rupa

A. Apa Itu Refleksi Karya Seni?

Refleksi karya seni adalah kegiatan mengingat, melihat kembali, dan menceritakan pengalaman kita saat membuat karya seni.

Setelah menggambar, mewarnai, atau membuat kolase, kita dapat memikirkan apa yang sudah kita lakukan dan rasakan.

B. Cara Merefleksikan Karya

Kita dapat melakukan refleksi dengan menjawab pertanyaan berikut.

  1. Karya apa yang sudah aku buat?

  2. Alat dan bahan apa yang aku gunakan?

  3. Warna apa yang aku pilih?

  4. Bagian mana yang paling mudah dibuat?

  5. Bagian mana yang terasa sulit?

  6. Bagaimana perasaanku setelah menyelesaikan karya?

Contoh refleksi anak:

“Aku membuat gambar bunga. Aku menggunakan pensil warna merah, kuning, dan hijau. Aku senang saat mewarnai bunga. Bagian daun sedikit sulit, tetapi aku berusaha menyelesaikannya. Aku bangga karena sudah menyelesaikan gambarku.”

Ingat, tidak apa-apa jika ada bagian yang sulit. Kita dapat terus berlatih agar semakin terampil.

Materi 4. Mengapresiasi Karya Diri Sendiri

A. Apa Itu Apresiasi?

Apresiasi adalah kegiatan menghargai dan menikmati sebuah karya seni.

Mengapresiasi karya diri sendiri berarti menghargai hasil karya yang telah kita buat.

Setiap anak memiliki ide dan cara berkarya yang berbeda. Oleh karena itu, kita perlu menghargai karya sendiri dan tidak perlu membandingkannya dengan karya teman.

B. Cara Menghargai Karya Sendiri

Theory of Change: Examples for Child Sponsorship Programs | Gratona Sponsorships

1. Bangga terhadap karya sendiri

Aku bangga karena sudah berusaha membuat karya.

Workplace Family Relationships, Child Behavior Management, a

2. Menceritakan karya

Aku dapat menjelaskan gambar yang telah kubuat.

Let Special Education Return to Its Essence: Respecting Stud

3. Menjaga karya

Aku menyimpan karya dengan rapi agar tidak rusak.

C. Kalimat untuk Mengapresiasi Karya Sendiri

Aku dapat berkata:

  • “Aku senang dengan hasil karyaku.”

  • “Aku sudah berusaha dengan baik.”

  • “Aku suka warna yang kupilih.”

  • “Aku ingin belajar membuat karya yang lebih baik.”

  • “Aku bangga karena sudah menyelesaikan tugasku.”

Kesimpulan

peserta didik diharapkan dapat mengerjakan soal STS Seni Rupa dengan baik setelah kegiatan pembelajaran selama 3 bulan pembelajaran, kegiatan STS ini diharapkan mampu untuk dapat mengukur kemampuan kognitif ananda selama 3 bulan mengikuti pembelajaran.

Semangat dan selamat belajar anak-anak, semoga diberikan kelancaran dan kemudahan dalam mengerjakan STS

Senin, 12 Oktober 2026

STS day 3 Senin 12 Oktober 2026 Pendidikan Pancasila

  IDENTITAS

Nama Guru: Eva Marissa Savitri, S. Pd & Devika Aulia, S. Pd.
Mapel: Pendidikan Pancasila
Hari/ Tanggal: Senin / 12 Oktober 2026
Fase/Kelas: A/ 1B
Materi: Sumatif Tengah Semester (STS) Bahasa Indonesia
Pertemuan ke: 3

๐ŸŒนApersepsi

Bismillahirrahmanirrahim. 

Good Morning, ananda sholeh dan sholehah kelas 1.B ๐Ÿ’–
How Are You Today? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. ๐Ÿคฒ
Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

Anak-anak, Allah memiliki nama-nama yang indah, di antaranya Al-Khaliq, Al-Malik, dan Ar-Razzaq. Dengan mengenalnya, kita belajar menjadi anak yang baik dan jujur dalam kehidupan sehari-hari.

  1. Al-Khaliq (Maha Pencipta): Allah adalah Al-Khaliq, yang menciptakan kita dan seluruh alam. Karena Allah selalu mengetahui apa yang kita lakukan, kita harus berkata dan bertindak jujur, meskipun tidak ada yang melihat. Contohnya, mengakui kesalahan dan tidak menyontek.
  2. Al-Malik (Maha Merajai/Menguasai): Allah adalah Al-Malik, pemilik dan penguasa seluruh alam. Kita harus menaati aturan dan berkata sesuai kenyataan. Contohnya, mengembalikan barang milik teman yang ditemukan dan mengatakan yang sebenarnya kepada guru.
  3. Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): Allah adalah Ar-Razzaq, yang memberikan rezeki kepada seluruh makhluk. Kita mensyukuri rezeki dengan tidak mengambil milik orang lain dan selalu jujur. Contohnya, mengatakan jumlah uang yang diberikan orang tua dan tidak berbohong tentang makanan atau barang yang kita terima.
๐Ÿ’ซCP:
Mengenal bendera negara, lagu kebangsaan, simbol dan sila-sila Pancasila dalam lambang negara Garuda Pancasila dan simbol Pancasila beserta sila-sila Pancasila; menerapkan nilai-nilai Pancasila di lingkungan keluarga. dan Mengenal aturan di lingkungan keluarga; menunjukkan dan menceritakan sikap mematuhi aturan di lingkungan keluarga. 
๐Ÿ’ซTP:
Peserta didik dapat mengerjakan STS dengan baik
Mindfull (Berkesadaran)    : 
Peserta didik dapat secara sadar mengerjakan STS dengan baik.
Meaningfull (Bermakna)    : 
Peserta didik dapat memahami dan mengerjakan STS dengan baik.
Joyfull (Menyenangkan)    : 
Peserta didik dapat mengekspresikan pemahamannya secara kreatif dan menyenangkan dalam mengerjakan STS dengan baik melalui media kesukaannya (seperti simulasi/permainan peran, cerita bergambar, atau diskusi interaktif).

๐Ÿ’ซATP:
Peserta didik dapat mengerjakan STS dengan baik 

๐Ÿ’ซMateri Bahasa Indonesia

Model/Metode pembelajaran: Problem-Based Learning (PBL)

Media Pembelajaran/Alat Peraga: LJK

Bahasa Indonesia.
๐ŸŒบKisi-kisi STS Bahasa Indonesia.
Kisi-kisi Bahasa Indonesia.

1. Peserta didik mengenali informasi dalam teks yang dibaca dan dipirsa.
2. Peserta didik menuliskan huruf vokal dengan benar.
3. Peserta didik menuliskan huruf konsonan yang terdapat di dalamnya.
4. Peserta didik menyebutkan pancaindra.
5. Peserta didik menuliskan nama dengan jumlah huruf yang sesuai.
6. Peserta didik menuliskan nama anggota tubuh dan fungsinya.
7. Peserta didik memperkenalkan nama dengan benar.


Materi Bahasa Indonesia.

1. Apa itu informasi?

Informasi adalah sesuatu yang kita ketahui setelah membaca teks atau melihat gambar.

Kita dapat memperoleh informasi melalui:

  • Membaca cerita atau teks sederhana.

  • Melihat gambar.

  • Mengamati poster atau ilustrasi.

  • Mendengarkan orang yang bercerita.

Siti Menyiram Bunga

Siti mempunyai bunga di halaman rumah. Setiap pagi, Siti menyiram bunga. Bunga Siti tumbuh subur dan indah. Siti senang merawat tanaman.

Informasi yang dapat kita temukan:

  • Siapa yang menyiram bunga? Siti.

  • Di mana bunga Siti berada? Di halaman rumah.

  • Kapan Siti menyiram bunga? Setiap pagi.

  • Apa yang dilakukan Siti? Menyiram bunga.

2. Menuliskan Huruf Vokal dengan Benar
Huruf vokal adalah huruf yang terdiri atas lima huruf, yaitu:  A I U E O
Contoh huruf vokal dalam kata

Kata

Huruf vokal

Ayam

A, A

Ikan

I, A

Ubi

U, I

Bebek

E, E

Obat

O, A

3. Menuliskan Huruf Konsonan yang Terdapat dalam Kata
Huruf konsonan adalah huruf selain huruf vokal.
Contoh huruf konsonan adalah B, C, D, F, G, H, J, K, L, M, N, P, Q, R, S, T, V, W, X, Y, dan Z.

Contoh

Kata

Huruf vokal

Huruf konsonan

BOLA

O, A

B, L

BUKU

U, U

B, K

SAPI

A, I

S, P

MATA

A, A

M, T

KAKI

A, I

K, K

4. Menyebutkan Pancaindra
Pancaindra adalah lima alat indra yang membantu kita mengenal lingkungan sekitar.
1. Mata

Fungsi: untuk melihat.

Contoh: melihat buku dan warna bunga.

2. Telinga

Fungsi: untuk mendengar.

Contoh: mendengar suara guru dan musik.

3. Hidung

Fungsi: untuk mencium bau.

Contoh: mencium aroma bunga.

4. Lidah

Fungsi: untuk mengecap rasa.

Contoh: merasakan manis dan asin.

5. Kulit

Fungsi: untuk merasakan sentuhan, suhu, dan tekanan.

Contoh: merasakan halus dan kasar.

5. Menuliskan Nama dengan Jumlah Huruf yang Sesuai

Nama adalah kata yang digunakan untuk menyebut seseorang.

Setiap nama memiliki jumlah huruf yang berbeda.

Contoh

Nama

Jumlah huruf

Eva

3

Ufa

3

Budi

4

Siti

4

Kirana

6

Cara menghitung jumlah huruf:

Contoh nama BUDI.

B – U – D – I

Jumlah huruf BUDI adalah 4 huruf.

6. Menuliskan Nama Anggota Tubuh dan Fungsinya

Anggota tubuh membantu kita melakukan berbagai kegiatan sehari-hari.

Vector Illustration Of Human Body

Kepala

Tempat mata, hidung, telinga, dan mulut.

Student Saying Hello Illustrations - Free Download in SVG, PNG

Tangan

Untuk memegang, menulis, dan mengambil benda.

cartoon illustration foot isolated white backgound | Cartoon illustration, Illustration, Cartoon

Kaki

Untuk berdiri, berjalan, dan berlari.

Parts of the body | Baamboozle - Baamboozle | The Most Fun Classroom Games!

Mulut

Untuk berbicara dan membantu makan.

Human Body Parts for Kids | Names & Pictures

Bahu

Membantu menopang lengan.

7. Memperkenalkan Nama dengan Benar

Memperkenalkan diri adalah kegiatan menyampaikan identitas diri kepada orang lain.
Saat memperkenalkan diri, kita sebaiknya berbicara dengan sopan, jelas, dan percaya diri.
Contoh perkenalan diri
Cute Indonesian elementary school boy wearing red and white uniform waving hand

“Halo, teman-teman!

Perkenalkan, nama saya Siti.

Saya berusia 7 tahun.

Saya duduk di kelas 1.

Saya senang berteman dengan kalian.

Terima kasih.”

Kesimpulan
peserta didik diharapkan dapat mengerjakan soal STS Bahasa Indonesia dengan baik setelah kegiatan pembelajaran selama 3 bulan pembelajaran, kegiatan STS ini diharapkan mampu untuk dapat mengukur kemampuan kognitif ananda selama 3 bulan mengikuti pembelajaran.

Semangat dan selamat belajar anak-anak, semoga diberikan kelancaran dan kemudahan dalam mengerjakan STS๐Ÿค—๐Ÿค