Senin, 24 Agustus 2026

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Senin 24 Agustus 2026

 

Senin, 24 Agustus 2026


Hari/Tanggal: Senin, 24 Agustus 2026

Nama Guru: Eva Marissa Savitri, S.Pd. dan Devika Aulia, S.Pd.

Fase/Kelas: A/I.B

Kegiatan: Maulid Nabi Muhammad SAW



πŸ“ŒKegiatan


                                            

πŸŒ™ MAULID NABI MUHAMMAD SAW

🌟 A. Apa Itu Maulid Nabi?

Maulid Nabi adalah peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Nabi Muhammad SAW adalah nabi dan rasul terakhir yang diutus oleh Allah SWT untuk menyampaikan ajaran Islam kepada seluruh umat manusia.

Kita memperingati Maulid Nabi sebagai bentuk rasa cinta dan kasih sayang kepada Nabi Muhammad SAW.


πŸ•Œ B. Kelahiran Nabi Muhammad SAW

Nabi Muhammad SAW lahir di Kota Makkah.

Beliau lahir pada 12 Rabiul Awal menurut riwayat yang populer di masyarakat.

Ayah Nabi Muhammad SAW bernama Abdullah, sedangkan ibunya bernama Aminah.

Sejak kecil, Nabi Muhammad SAW dikenal sebagai anak yang jujur, baik, dan dapat dipercaya.


πŸ’š C. Sifat Terpuji Nabi Muhammad SAW

Nabi Muhammad SAW memiliki akhlak yang sangat mulia.

1. 🌸 Jujur

Nabi Muhammad SAW selalu berkata benar dan tidak berbohong.

2. 🀝 Amanah

Nabi Muhammad SAW selalu dapat dipercaya dan menjaga kepercayaan orang lain.

3. πŸ—£️ Sopan

Nabi Muhammad SAW berbicara dengan baik dan tidak menyakiti orang lain.

4. ❤️ Penyayang

Nabi Muhammad SAW menyayangi keluarga, sahabat, anak-anak, dan semua makhluk Allah.

5. 🌟 Pemaaf

Nabi Muhammad SAW mengajarkan kita untuk memaafkan kesalahan orang lain.


πŸ“– D. Keteladanan Nabi Muhammad SAW

Sebagai umat Islam, kita harus mencontoh perilaku Nabi Muhammad SAW.

Contohnya:

  • Berkata jujur.
  • Menghormati orang tua dan guru.
  • Menyayangi teman.
  • Suka menolong.
  • Tidak suka berbohong.
  • Rajin beribadah.
  • Memaafkan kesalahan teman.
  • Bersikap sopan dan santun.

🌺 E. Cara Memperingati Maulid Nabi

Maulid Nabi dapat diisi dengan kegiatan yang baik, seperti:

🎡 Membaca selawat Nabi
πŸ“– Membaca kisah Nabi Muhammad SAW
πŸ•Œ Mendengarkan ceramah
🀲 Berdoa
❤️ Berbagi makanan
🌸 Mencontoh akhlak Nabi Muhammad SAW



REFLEKSI
KEHADIRAN

Jumat, 21 Agustus 2026

Materi Ajar Jumat 21 Agustus 2026

 Hari/Tanggal: Jum'at, 21 Agustus 2026

Nama Guru: Eva Marissa Savitri, S.Pd. dan Devika Aulia, S.Pd.

Fase/Kelas: A/I.B

Materi Pembelajaran: Kokurikuler

Pertemuan ke: 5

 

Apersepsi              :

Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Apa kabar anak sholih/ah? Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga anak-anak semua dalam keadaan sehat, bahagia dan semangat selalu. Sudahkan anak-anak melaksanakan shalat subuh hari ini? Jangan lupa ya anak-anak. Dimana shalat adalah kewajiban kita sebagai seorang muslim. Dimana Allah sudah sangat baik dengan kita, dengan segala kebesaran-Nya. Allah Maha Khaliq, zat yang menciptakan kita, Allah juga Maha Malik, zat yang memelihara kita dengan sebaik-baiknya keadaan. Allah al Khalik, tidak hanya menciptakan kita sebagai manusia, tetapi juga Allah telah menciptakan makanan sebagai pemberi neergi bagi tubuh kita yang sangat berarti di kehidupan kita.

 

CP                         : Mengenal identitas budaya Lampung

TP                         : Peserta didik dapat mengenal budaya Lampung.

ATP                       :

·         Guru menunjukkan peta/gambar Provinsi Lampung dan mengajak peserta didik menyebutkan nama daerahnya.

·         Guru menunjukkan gambar lambang Provinsi Lampung. Peserta didik mengamati dan menyebutkan nama lambang tersebut.

·         Guru menjelaskan gambar pada lambang dengan bahasa sederhana. Peserta didik mencocokkan gambar dengan nama yang sesuai.

·         Peserta didik mendengarkan penjelasan guru dan menyampaikan kembali makna sederhana simbol yang telah dipelajari.

·         Peserta didik mengerjakan latihan soal mengenai lambang provinsi lampung.

 

Model / Metode      : Discovery Learning dan Tanya Jawab

 

Penjabaran Materi  :

https://youtu.be/HKRtELvzMH0?si=lDuZzCCIhyiPe_6j

 


Lambang Provinsi Lampung memiliki bentuk perisai.

Di dalam lambang terdapat beberapa gambar yang menggambarkan kehidupan, budaya, dan kekayaan Provinsi Lampung.

Beberapa bagian yang mudah dikenalkan kepada siswa kelas 1 adalah:

πŸ‘‘ 1. Siger

Siger merupakan salah satu simbol budaya Lampung.

Siger merupakan mahkota tradisional yang menjadi salah satu identitas masyarakat Lampung.

πŸ‘‰ Siger mengingatkan kita pada budaya Lampung.

🌾 2. Padi

Gambar padi melambangkan hasil pertanian dan kehidupan masyarakat.

Padi juga mengingatkan kita untuk bersyukur atas makanan yang kita miliki.

🌢️ 3. Lada

Lada merupakan salah satu hasil bumi yang terkenal dari Lampung.

Lampung dikenal sebagai salah satu daerah penghasil lada.

πŸ›‘️ 4. Perisai

Bentuk perisai pada lambang menggambarkan perlindungan.

Perisai juga menjadi bagian penting dari bentuk lambang daerah Lampung.


D. Warna pada Lambang

Lambang Provinsi Lampung memiliki beberapa warna.

🌿 Hijau → mengingatkan kita pada alam dan kesuburan.
🌾 Kuning → mengingatkan kita pada kemakmuran dan hasil bumi.
πŸ”΄ Merah → menggambarkan keberanian dan semangat.
Putih → menggambarkan kesucian dan ketulusan.

✏️ Latihan Sederhana

1. Lambang daerah yang kita pelajari adalah lambang Provinsi ....
A. Bali
B. Lampung
C. Papua

2. Mahkota khas Lampung disebut ....
A. Siger
B. Blangkon
C. Udeng

3. Salah satu hasil bumi yang terkenal dari Lampung adalah ....
A. Lada
B. Apel
C. Kurma

4. Gambar padi pada lambang berkaitan dengan ....
A. hasil pertanian
B. kendaraan
C. permainan

5. Kita harus .... terhadap budaya Lampung.
A. malu
B. melupakan
C. bangga

Kesimpulan                 :

1.       Kesimpulan materi

                    pembelajaran mengenai simbol lambang provinsi lampung ini diharapkan peserta didik dapat mengetahui dan paham makna dari simbol tersebut. meskipun dalam hal ini baru pertama kali bagi mereka mengenal simbol lambang provinsi tempat mereka tinggal tetapi mereka sudah dapat menangkap bahwa di bumi lampung ini simbol siger pada lambang provinsi adalah mahkota khas lampung, sedangkan lada adalah hasil bumi yang terkenal dari lampung. melalui pembelajaran ini diharapkan peserta diidk semakin sadar dan cinta terhadap budaya daerah lampung.

2.       Refleksi pembelajaran

-          Kendala : kenyataannya beberapa peserta didik yang memiliki kendala ini dapat mengerti dan menjawab soal namun terkendala dalam hal membaca dan menulis kata yang ingin mereka tulis. mereka sudah paham materi tetapi keliru dalam menjawab karena terkendala dalam calistungnya.

-          Tindak lanjut : guru membacakan soal dan pilihan ganda terhadap peserta didik yang belum bisa membaca dan juga memberikan  penjelasan ulang dan latihan individu maju kedepan kepada peserta didik yang masih belum tepat dalam menjawab latihan soal.

-          Jumlah siswa yang paham/belum paham : Siswa yang paham 13 / yang belum paham 3

Kamis, 20 Agustus 2026

Materi Ajar Kamis 20 Agustus 2026

 Hari/Tanggal: Kamis, 20 Agustus 2026

Nama Guru: Eva Marissa Savitri, S.Pd. dan Devika Aulia, S.Pd.

Fase/Kelas: A/I.B

Materi Pembelajaran: Matematika



Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌸

Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 1.B! πŸ’–

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🀲

Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

Baik, pada pertemuan sebelumnya kita telah belajar Matematika tentang mengenal nilai tempat pada bilangan dalam kehidupan sehari-hari. Nah, pada hari ini kita akan belajar tentang  Menerapkan dan merefleksikan konsep nilai tempat dalam soal sederhana dan kehidupan sehari-hari.

Dengarkan penjelasan Miss dengan baik, ikuti kegiatan pembelajaran dengan tertib, dan kerjakan setiap tugas dengan teliti. Jangan lupa untuk selalu percaya diri dan berani mencoba.

Tetap semangat belajar, ananda sholeh dan sholehah 1.B! 🌟 Semoga pembelajaran hari ini menyenangkan dan memberikan ilmu yang bermanfaat. πŸ’•


 


πŸ“Œ Mata Pelajaran Matematika:

Ø  Capaian Pembelajaran: Menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 100; membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, serta melakukan komposisi (menyusun) dan dekomposisi (mengurai) bilangan; melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan menggunakan benda-benda konkret yang banyaknya sampai 20; dan menunjukkan pemahaman pecahan sebagai bagian dari keseluruhan melalui konteks membagi sebuah benda atau kumpulan benda sama banyak (pecahan yang diperkenalkan adalah setengah dan seperempat).

Ø  Tujuan Pembelajaran: Menggunakan konsep nilai tempat

Ø  Alur Tujuan Pembelajaran : Peserta didik menerapkan konsep nilai tempat dalam menyelesaikan masalah sederhana dalam kehidupan sehari-hari.

Ø  Materi Pokok: Menentukan nilai tempat (puluhan dan satuan) pada bilangan sampai 20.

Ø  Model/Metode pembelajaran: Discovery Learning.

Ø  Media Pembelajaran/Alat Peraga: Video pembelajaran dan Stik Ice Cream

Ø  Apersepsi:

Guru mengajak peserta didik mengingat kembali bilangan 1–20 melalui kegiatan menyebutkan bilangan secara bersama-sama. Guru menunjukkan dua kelompok benda atau kartu bilangan, kemudian bertanya, “Bagaimana cara membedakan angka 1 dan 2 pada bilangan 12? Mengapa 10 benda bisa disebut 1 puluhan?


Ø  Materi Pembelajaran:


 Menerapkan dan merefleksikan konsep nilai tempat dalam soal sederhana dan kehidupan sehari-hari.


Mengenal Puluhan dan Satuan

Anak-anak, coba perhatikan benda-benda berikut.

🍎 🍎 🍎 🍎 🍎 🍎 🍎 🍎 🍎 🍎

Ada 10 buah apel.

Jika 10 benda dikumpulkan menjadi satu kelompok, kita menyebutnya 1 puluhan.

Jadi: 10 benda = 1 puluhan

Sedangkan benda yang belum mencapai 10 disebut satuan.

Ingat! Puluhan = kelompok yang berisi 10 benda. Satuan = benda yang dihitung satu per satu. 

Mengenal Bilangan 10

Sekarang kita mempunyai 10 pensil.

✏️ ✏️ ✏️ ✏️ ✏️ ✏️ ✏️ ✏️ ✏️ ✏️

Kita kelompokkan menjadi satu kelompok.

10 = 1 puluhan + 0 satuan

Perhatikan angka 10.

Puluhan Satuan
1 0

Angka 1 berada di tempat puluhan. Angka 0 berada di tempat satuan.

Jadi: 10 mempunyai 1 puluhan dan 0 satuan.

Cara Menentukan Puluhan dan Satuan

Perhatikan bilangan:

16

Langkah pertama, lihat angka paling depan.

1 → tempat puluhan

Langkah kedua, lihat angka berikutnya.

6 → tempat satuan

Jadi:

16 = 1 puluhan + 6 satuan

Tabel Nilai Tempat Bilangan 1–20


Bilangan    Puluhan    Satuan
1        0        1
2        0        2
3        0        3
4        0        4
5        0                5
6        0        6
7        0        7
8        0        8
9        0        9
10        1        0
11        1               1
12        1        2
13        1        3
14        1        4
15        1        5
16        1        6
17        1        7
18        1        8
19        1        9
20        2        0


Ø  Soal/Post Pest:

Pilihan Ganda

1. Bilangan 16 terdiri dari ....

A. 1 puluhan dan 6 satuan
B. 6 puluhan dan 1 satuan
C. 1 puluhan dan 5 satuan

2. Angka 4 pada bilangan 14 menempati tempat ....

A. puluhan
B. satuan
C. ratusan

3. Bilangan yang terdiri dari 1 puluhan dan 8 satuan adalah ....

A. 18
B. 81
C. 10

4. 20 terdiri dari ....

A. 1 puluhan dan 10 satuan
B. 2 puluhan dan 0 satuan
C. 2 satuan dan 0 puluhan

5. Siti mempunyai 13 kelereng. Banyak puluhan dan satuannya adalah ....

A. 1 puluhan dan 3 satuan
B. 3 puluhan dan 1 satuan
C. 1 puluhan dan 2 satuan


Isilah Titik-Titik

  1. 15 = ... puluhan + ... satuan.
  2. 17 = ... puluhan + ... satuan.
  3. 19 = ... puluhan + ... satuan.
  4. 20 = ... puluhan + ... satuan.
  5. 12 = ... Puluhan + ... Satuan

      Kunci jawaban dan uraian:

1. a

2. b

3. a

4. b

5. a


isian

1. 1 puluhan + 5 satuan

2. 1 puluhan + 7 satuan

3. 1 puluhan + 9 satuan

4. 2 puluhan + 0 satuan

5. 1 puluhan + 2 satuan


Kesimpulan :


pada pertemuan kali ini hampir seluruh peserta didik sudah memahami letak nilai tempat pada bilangan, namun dalam hal ini ada 3 peserta didik yang memang masih perlu diberi bimbingan dalam menentukan nilai tempat pada bilangan.


Refleksi :

masih ada peserta didik yang terbalik menentukan nilai tempat pada bilangan yang seharusnya bilangan disebut puluhan begitupun sebaliknya. dalam hal ini tindak lanjut yang dilakukan adalah memberikan penjelasan kembali dan mengerjakan soal mengenai nilai tempat pada bilangan di appan tulis dengan maju secara individu  

Rabu, 19 Agustus 2026

Materi Ajar Rabu, 19 Agustus 2026

 Hari/Tanggal: Rabu, 19 Agustus 2026

Nama Guru: Eva Marissa Savitri, S.Pd. dan Devika Aulia, S.Pd.

Fase/Kelas: A/I.B

Materi Pembelajaran: B.Indonesia, Matematika, & PAK

 

Assalamualaikum wr. wb.

Good Morning ananda-ananda sholih dan sholihah. How are you today? semoga senantiasa dalam keadaan yang sehat, bahagia, dan semangat semua ya agar dapat mengikuti pembelajaran dengan baik. Aamiin Allahuma Aamiin. Yuk kita ikuti pembelajaran hari ini dengan penuh semangat kids🌺 sebelum itu jangan lupa kita berdoa bersama-sama dulu ya nakπŸ’–


Mata Pelajaran B.Indonesia:

Ø  Capaian Pembelajaran:  Membaca dan memirsa .

Ø  Tujuan Pembelajaran: Peserta didik dapat mengenali, melafalkan, dan mengaitkan bentuk serta bunyi huruf abjad (A–Z) dengan benda-benda konkret di lingkungan sekitar melalui pengamatan penuh kesadaran (mindfulness), eksplorasi panca indra, dan rasa ingin tahu.

Ø  Alur Tujuan Pembelajaran : Peserta didik Mengenal gambar anggota tubuh → Mengenal kosakata → Membaca kata → Membaca kalimat sederhana → Memahami makna → Menghubungkan dengan kehidupan sehari-hari → Merefleksi.

Ø  Materi Pokok: Membaca Kata dan Kalimat Sederhana tentang Anggota Tubuh

Ø  Model/Metode pembelajaran: Think Pair Share (TPS)

Ø  Media Pembelajaran/Alat Peraga: Video pembelajaran dan LKPD

Ø  Apersepsi: Mengapa kita perlu membaca dengan lancar?. Bagaimana membaca   dapat membantu menjaga kesehatan tubuh? 

Ø  Materi Pembelajaran:

 

Membaca Kata dan Kalimat Sederhana tentang Anggota Tubuh

https://www.youtube.com/watch?v=4dNcoWNdNFU&pp=ygVqdmlkZW8gcGVtYmVsYWphcmFuIGJhaHNhIGluZG9uZXNpYSB0ZW50YW5nIG1hdGVyaSBNZW1iYWNhIEthdGEgZGFuIEthbGltYXQgU2VkZXJoYW5hIHRlbnRhbmcgQW5nZ290YSBUdWJ1aA%3D%3D

Membaca Kata Sederhana

Ayo membaca kata berikut dengan perlahan.

ma-ta → mata
te-li-nga → telinga
hi-dung → hidung
mu-lut → mulut
ta-ngan → tangan
ka-ki → kaki
ra-m-but → rambut
je-ri → jari

🌟 Ayo Baca!

MATA
HIDUNG
MULUT
TANGAN
KAKI
JARI


πŸ—£️ Membaca Kalimat Sederhana

Bacalah kalimat berikut dengan suara yang jelas.

  1. Ini mata.
  2. Ini hidung.
  3. Ini mulut.
  4. Ini tangan.
  5. Ini kaki.
  6. Mata untuk melihat.
  7. Telinga untuk mendengar.
  8. Hidung untuk mencium.
  9. Tangan untuk memegang.
  10. Kaki untuk berjalan.

               

 LKPD:



 

 

Ø  Kunci jawaban dan uraian:

     

 

 

πŸ“Œ Mata Pelajaran Matematika:

Ø  Capaian Pembelajaran: Menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 100; membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, serta melakukan komposisi (menyusun) dan dekomposisi (mengurai) bilangan; melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan menggunakan benda-benda konkret yang banyaknya sampai 20; dan menunjukkan pemahaman pecahan sebagai bagian dari keseluruhan melalui konteks membagi sebuah benda atau kumpulan benda sama banyak (pecahan yang diperkenalkan adalah setengah dan seperempat).

Ø   Tujuan Pembelajaran: Menggunakan konsep nilai tempat

Ø   Alur Tujuan Pembelajaran : Peserta didik menerapkan konsep nilai tempat dalam menyelesaikan masalah sederhana dalam kehidupan sehari-hari.

Ø   Materi Pokok: Menerapkan dan merefleksikan konsep nilai tempat dalam soal sederhana dan kehidupan sehari-hari.

Ø  Model/Metode pembelajaran: Discovery Learning.

Ø  Media Pembelajaran/Alat Peraga: Video pembelajaran dan LKPD

Ø  Apersepsi:

Guru mengajak peserta didik memperhatikan jumlah jari tangan mereka, kemudian menghitung bersama-sama sampai 20. Setelah itu guru menunjukkan beberapa benda di kelas (misalnya buku dan pensil) dalam jumlah kecil dan meminta peserta didik menghitung secara berkelompok.

 

Ø  Materi Pembelajaran:

 

 Menerapkan dan merefleksikan konsep nilai tempat dalam soal sederhana dan kehidupan sehari-hari.

https://youtu.be/wXr5CJJdiyw?si=8bIer1nSV_3OAAbN

 

Nilai Tempat dengan Benda di Sekitar

Kita dapat memahami puluhan dan satuan menggunakan benda.

Misalnya ada 16 pensil.

Kita kelompokkan:

🎁 10 pensil = 1 puluhan
6 pensil = 6 satuan

Jadi:

16 = 1 puluhan + 6 satuan

Contoh lainnya:

🍎 13 apel
= 1 puluhan + 3 satuan

πŸ–️ 15 krayon
= 1 puluhan + 5 satuan

20 bola
= 2 puluhan + 0 satuan

 

Nilai Tempat dalam Kehidupan Sehari-hari

Nilai tempat dapat kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Contoh 1: Pensil

Rani mempunyai 14 pensil.

14 terdiri dari:

  • 1 puluhan
  • 4 satuan

Jadi, Rani mempunyai 10 pensil dan 4 pensil.

Contoh 2: Permen

Budi mempunyai 17 permen.

17 terdiri dari:

  • 1 puluhan
  • 7 satuan

Jadi, Budi mempunyai 10 permen dan 7 permen.


Contoh 3: Buku

Di rak terdapat 20 buku.

20 terdiri dari:

  • 2 puluhan
  • 0 satuan

Jadi, ada 2 kelompok sepuluh buku.

 LKPD



Ø  Kunci jawaban dan uraian:

Rabu, 19 Agustus 2026

 


Hari/Tanggal: Rabu, 19 Agustus 2026

Nama Guru: Eva Marissa Savitri, S.Pd. dan Devika Aulia, S.Pd.

Fase/Kelas: A/I.B

Materi Pembelajaran: B.Indonesia, Matematika, & PAK

 

Assalamualaikum wr. wb.

Good Morning ananda-ananda sholih dan sholihah. How are you today? semoga senantiasa dalam keadaan yang sehat, bahagia, dan semangat semua ya agar dapat mengikuti pembelajaran dengan baik. Aamiin Allahuma Aamiin. Yuk kita ikuti pembelajaran hari ini dengan penuh semangat kids🌺 sebelum itu jangan lupa kita berdoa bersama-sama dulu ya nakπŸ’–


Mata Pelajaran B.Indonesia:

Ø  Capaian Pembelajaran:  Membaca dan memirsa .

Ø  Tujuan Pembelajaran: Peserta didik dapat mengenali, melafalkan, dan mengaitkan bentuk serta bunyi huruf abjad (A–Z) dengan benda-benda konkret di lingkungan sekitar melalui pengamatan penuh kesadaran (mindfulness), eksplorasi panca indra, dan rasa ingin tahu.

Ø  Alur Tujuan Pembelajaran : Peserta didik Mengenal gambar anggota tubuh → Mengenal kosakata → Membaca kata → Membaca kalimat sederhana → Memahami makna → Menghubungkan dengan kehidupan sehari-hari → Merefleksi.

Ø  Materi Pokok: Membaca Kata dan Kalimat Sederhana tentang Anggota Tubuh

Ø  Model/Metode pembelajaran: Think Pair Share (TPS)

Ø  Media Pembelajaran/Alat Peraga: Video pembelajaran dan LKPD

Ø  Apersepsi: Mengapa kita perlu membaca dengan lancar?. Bagaimana membaca   dapat membantu menjaga kesehatan tubuh? 

Ø  Materi Pembelajaran:

 

Membaca Kata dan Kalimat Sederhana tentang Anggota Tubuh

https://www.youtube.com/watch?v=4dNcoWNdNFU&pp=ygVqdmlkZW8gcGVtYmVsYWphcmFuIGJhaHNhIGluZG9uZXNpYSB0ZW50YW5nIG1hdGVyaSBNZW1iYWNhIEthdGEgZGFuIEthbGltYXQgU2VkZXJoYW5hIHRlbnRhbmcgQW5nZ290YSBUdWJ1aA%3D%3D

Membaca Kata Sederhana

Ayo membaca kata berikut dengan perlahan.

ma-ta → mata
te-li-nga → telinga
hi-dung → hidung
mu-lut → mulut
ta-ngan → tangan
ka-ki → kaki
ra-m-but → rambut
je-ri → jari

🌟 Ayo Baca!

MATA
HIDUNG
MULUT
TANGAN
KAKI
JARI


πŸ—£️ Membaca Kalimat Sederhana

Bacalah kalimat berikut dengan suara yang jelas.

  1. Ini mata.
  2. Ini hidung.
  3. Ini mulut.
  4. Ini tangan.
  5. Ini kaki.
  6. Mata untuk melihat.
  7. Telinga untuk mendengar.
  8. Hidung untuk mencium.
  9. Tangan untuk memegang.
  10. Kaki untuk berjalan.

               

 LKPD:



 

 

Ø  Kunci jawaban dan uraian:

     1. Mandi

      2. Gosok gigi

      3. Cuci tangan

      4. Handuk

      5, Baju bersih

 

 

πŸ“Œ Mata Pelajaran Matematika:

Ø  Capaian Pembelajaran: Menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 100; membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, serta melakukan komposisi (menyusun) dan dekomposisi (mengurai) bilangan; melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan menggunakan benda-benda konkret yang banyaknya sampai 20; dan menunjukkan pemahaman pecahan sebagai bagian dari keseluruhan melalui konteks membagi sebuah benda atau kumpulan benda sama banyak (pecahan yang diperkenalkan adalah setengah dan seperempat).

Ø   Tujuan Pembelajaran: Menggunakan konsep nilai tempat

Ø   Alur Tujuan Pembelajaran : Peserta didik menerapkan konsep nilai tempat dalam menyelesaikan masalah sederhana dalam kehidupan sehari-hari.

Ø   Materi Pokok: Menerapkan dan merefleksikan konsep nilai tempat dalam soal sederhana dan kehidupan sehari-hari.

Ø  Model/Metode pembelajaran: Discovery Learning.

Ø  Media Pembelajaran/Alat Peraga: Video pembelajaran dan LKPD

Ø  Apersepsi:

Guru mengajak peserta didik memperhatikan jumlah jari tangan mereka, kemudian menghitung bersama-sama sampai 20. Setelah itu guru menunjukkan beberapa benda di kelas (misalnya buku dan pensil) dalam jumlah kecil dan meminta peserta didik menghitung secara berkelompok.

 

Ø  Materi Pembelajaran:

 

 Menerapkan dan merefleksikan konsep nilai tempat dalam soal sederhana dan kehidupan sehari-hari.

https://youtu.be/wXr5CJJdiyw?si=8bIer1nSV_3OAAbN

 

Nilai Tempat dengan Benda di Sekitar

Kita dapat memahami puluhan dan satuan menggunakan benda.

Misalnya ada 16 pensil.

Kita kelompokkan:

🎁 10 pensil = 1 puluhan
6 pensil = 6 satuan

Jadi:

16 = 1 puluhan + 6 satuan

Contoh lainnya:

🍎 13 apel
= 1 puluhan + 3 satuan

πŸ–️ 15 krayon
= 1 puluhan + 5 satuan

20 bola
= 2 puluhan + 0 satuan

 

Nilai Tempat dalam Kehidupan Sehari-hari

Nilai tempat dapat kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Contoh 1: Pensil

Rani mempunyai 14 pensil.

14 terdiri dari:

  • 1 puluhan
  • 4 satuan

Jadi, Rani mempunyai 10 pensil dan 4 pensil.

Contoh 2: Permen

Budi mempunyai 17 permen.

17 terdiri dari:

  • 1 puluhan
  • 7 satuan

Jadi, Budi mempunyai 10 permen dan 7 permen.


Contoh 3: Buku

Di rak terdapat 20 buku.

20 terdiri dari:

  • 2 puluhan
  • 0 satuan

Jadi, ada 2 kelompok sepuluh buku.

 LKPD



Ø  Kunci jawaban dan uraian:

1. 1 puluhan dan 1 satuan

2. 3 puluham dan 4 satuan

3. 2 puluhan dan 6 satuan

4. 2 puluhan dan 8 satuan

5. 1 puluhan dan 3 satuan

6. 3 puluhan dan 7 satuan

Ø  Kesimpulan/Refleksi:

     pada pertemuan hari ini masih ada 3 peserta didik yang masih keliru dalam menentukan nilai tempat pada puluhan dan satuan, sebagai tindak lanjut diberikan lagi pemahaman dan soal secara games kepada mereka mengenai nilai tempat pada bilangan. untuk anggota tubuh dan pancaindera hanya ada 1 yang memang belum bisa mengenali pancaindera bagian indera peraba yaitu kulit. sebagai tindak lanjut peserta didik diberi penguatan berupa menjelaskan secara langsung dan mempraktikkan kita bisa merasakan kondisi sesuatu dengan indera peraba misalnya kita tahu benda itu kasar atau halus melalui indera peraba.