Identitas
Materi
Assalamualaikum wr. wb.
Good Morning ananda-ananda sholih dan sholihah. How are you today? semoga senantiasa dalam keadaan yang sehat, bahagia, dan semangat semua ya agar dapat mengikuti pembelajaran dengan baik. Aamiin Allahuma Aamiin. Yuk kita ikuti pembelajaran hari ini dengan penuh semangat kidsπΊ sebelum itu jangan lupa kita berdoa bersama-sama dulu ya nakπ
Sebelum kita memahami anggota tubuh dan pancaindra, mari kita renungkan tiga sifat agung Allah SWT:
- Al-Khaliq (Maha Menciptakan): Allah SWT adalah zat yang menciptakan alam semesta beserta isinya, termasuk menciptakan angka dan mengenal konsep komposisi (menyusun) bilangan sampai 20 melalui benda konkret.
- Al-Malik (Maha Memelihara/Merajai): Allah SWT adalah penguasa mutlak yang mengatur, menjaga, dan memelihara keseimbangan.
- Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): Allah SWT yang menjamin dan melimpahkan rezeki bagi seluruh makhluk-Nya melalui kemampuan berpikir dan bernalar seperti mengenal konsep komposisi (menyusun) bilangan sampai 20 melalui benda konkret.
Komposisi Bilangan sampai 20
- 10 boneka + 5 boneka = 15 boneka.
Bisa juga: 15 = 8 + 7 Karena: 8 + 7 = 15
| Bilangan | Cara Menyusun |
|---|---|
| 5 | 2 + 3 |
| 8 | 5 + 3 |
| 10 | 6 + 4 |
| 12 | 7 + 5 |
| 15 | 10 + 5 |
| 18 | 10 + 8 |
| 20 | 10 + 10 |
Contoh: 7 + 3 = 10
1. πππ + ππ = …
A. 4
B. 5
C. 6
2. ⭐⭐⭐⭐ + ⭐⭐⭐ = …
A. 6
B. 7
C. 8
3. π’π’π’π’π’ + π’π’π’π’ = …
A. 8
B. 9
C. 10
4. ✏️✏️✏️✏️✏️✏️ + ✏️✏️✏️✏️ = …
A. 9
B. 10
C. 11
5. Ada 10 bola π΅. Kemudian ditambah 5 bola π΅.
Jumlah bola seluruhnya adalah …
A. 14
Pembelajaran mengenal konsep komposisi bilangan sampai 20 melalui benda konkret berjalan dengan baik. Peserta didik terlihat antusias ketika menggunakan benda-benda di sekitar untuk menyusun dan menggabungkan bilangan. Sebagian besar peserta didik sudah mampu memahami bahwa satu bilangan dapat disusun dari dua bilangan yang berbeda, misalnya 10 dapat disusun dari 7 + 3 atau 5 + 5.
Peserta didik juga mulai mampu menghubungkan konsep komposisi bilangan dengan kehidupan sehari-hari, seperti menghitung jumlah mainan, pensil, bola, atau benda lainnya. Namun, masih terdapat beberapa peserta didik yang membutuhkan pendampingan dalam menentukan pasangan bilangan yang tepat untuk membentuk suatu bilangan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar