🌹 IDENTITAS
🌹Apersepsi
Bismillahirrahmanirrahim.
Anak-anak, Allah memiliki nama-nama yang indah, di antaranya Al-Khaliq, Al-Malik, dan Ar-Razzaq. Dengan mengenalnya, kita belajar menjadi anak yang baik dan jujur dalam kehidupan sehari-hari.
- Al-Khaliq (Maha Pencipta): Allah adalah Al-Khaliq, yang menciptakan kita dan seluruh alam. Karena Allah selalu mengetahui apa yang kita lakukan, kita harus berkata dan bertindak jujur, meskipun tidak ada yang melihat. Contohnya, mengakui kesalahan dan tidak menyontek.
- Al-Malik (Maha Merajai/Menguasai): Allah adalah Al-Malik, pemilik dan penguasa seluruh alam. Kita harus menaati aturan dan berkata sesuai kenyataan. Contohnya, mengembalikan barang milik teman yang ditemukan dan mengatakan yang sebenarnya kepada guru.
- Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): Allah adalah Ar-Razzaq, yang memberikan rezeki kepada seluruh makhluk. Kita mensyukuri rezeki dengan tidak mengambil milik orang lain dan selalu jujur. Contohnya, mengatakan jumlah uang yang diberikan orang tua dan tidak berbohong tentang makanan atau barang yang kita terima.
💫Materi Seni Rupa
Model/Metode pembelajaran: Problem-Based Learning (PBL)
Media Pembelajaran/Alat Peraga: LJK
1. Peserta didik mengenali unsur-unsur rupa dalam benda-benda di sekitar.
2. Peserta didik mengenali unsur-unsur rupa dalam karya seni rupa.
3. Peserta didik dapat merefleksikan karya seni rupa.
4. Peserta didik dapat mengapresiasi karya diri sendiri.
Materi 1. Mengenali Unsur-Unsur Rupa dalam Benda-Benda di Sekitar
A. Apa Itu Unsur Rupa?
Unsur rupa adalah bagian-bagian yang dapat kita lihat dalam suatu benda atau karya seni. Unsur rupa membantu kita mengenali bentuk dan keindahan suatu benda.
Di sekitar kita terdapat banyak benda yang memiliki unsur rupa, seperti buku, meja, bunga, rumah, dan mainan.
B. Macam-Macam Unsur Rupa

1. Garis
Garis adalah goresan yang memanjang.
Contoh:
Garis lurus: sisi buku.
Garis lengkung: pelangi.
Garis zig-zag: bentuk petir.
Garis bergelombang: ombak.

2. Bentuk
Bentuk adalah rupa atau wujud suatu benda.
Contoh:
Lingkaran: roda.
Segitiga: atap rumah.
Persegi: ubin.
Persegi panjang: pintu.

3. Warna
Warna membuat benda terlihat menarik.
Contoh warna:
Merah seperti apel.
Kuning seperti matahari.
Hijau seperti daun.
Biru seperti langit.

4. Tekstur
Tekstur adalah sifat permukaan suatu benda yang dapat dilihat atau dirasakan dengan sentuhan.
Contoh:
Kapas terasa lembut.
Batu terasa keras.
Kulit pohon terasa kasar.
Kertas terasa relatif halus.
1. Garis
Garis adalah goresan yang memanjang.
Contoh:
Garis lurus: sisi buku.
Garis lengkung: pelangi.
Garis zig-zag: bentuk petir.
Garis bergelombang: ombak.
2. Bentuk
Bentuk adalah rupa atau wujud suatu benda.
Contoh:
Lingkaran: roda.
Segitiga: atap rumah.
Persegi: ubin.
Persegi panjang: pintu.
3. Warna
Warna membuat benda terlihat menarik.
Contoh warna:
Merah seperti apel.
Kuning seperti matahari.
Hijau seperti daun.
Biru seperti langit.
4. Tekstur
Tekstur adalah sifat permukaan suatu benda yang dapat dilihat atau dirasakan dengan sentuhan.
Contoh:
Kapas terasa lembut.
Batu terasa keras.
Kulit pohon terasa kasar.
Kertas terasa relatif halus.
C. Contoh Unsur Rupa di Sekitar Kita
Benda
Unsur rupa yang terlihat
Matahari
Bentuk lingkaran, warna kuning
Buku
Bentuk persegi panjang
Daun
Bentuk dan warna hijau
Pelangi
Garis lengkung dan beragam warna
Rumah
Garis, bentuk, dan warna
Benda | Unsur rupa yang terlihat |
|---|---|
Matahari | Bentuk lingkaran, warna kuning |
Buku | Bentuk persegi panjang |
Daun | Bentuk dan warna hijau |
Pelangi | Garis lengkung dan beragam warna |
Rumah | Garis, bentuk, dan warna |
Ayo, amati lingkunganmu! Perhatikan benda-benda di dalam kelas. Sebutkan bentuk, garis, dan warna yang kamu temukan.
Materi 2. Mengenali Unsur-Unsur Rupa dalam Karya Seni Rupa
A. Apa Itu Karya Seni Rupa?
Karya seni rupa adalah karya yang dapat dilihat dan dinikmati keindahannya.
Contoh karya seni rupa:
Gambar pemandangan.
Lukisan bunga.
Gambar rumah.
Kolase dari kertas warna.
Hiasan dari bahan alam.
B. Unsur Rupa dalam Karya Seni
Saat melihat sebuah gambar, kita dapat menemukan berbagai unsur rupa.
Contoh: gambar rumah.
Garis: untuk membuat dinding dan pintu.
Bentuk: segitiga untuk atap dan persegi panjang untuk pintu.
Warna: merah untuk atap dan hijau untuk pohon.
Tekstur: dapat ditambahkan menggunakan bahan yang berbeda, seperti kertas bertekstur atau daun kering.
Setiap anak dapat membuat karya seni yang berbeda. Ada yang menggunakan banyak warna, ada yang menggunakan sedikit warna. Semua dapat menjadi karya yang menarik.
Materi 3. Merefleksikan Karya Seni Rupa
A. Apa Itu Refleksi Karya Seni?
Refleksi karya seni adalah kegiatan mengingat, melihat kembali, dan menceritakan pengalaman kita saat membuat karya seni.
Setelah menggambar, mewarnai, atau membuat kolase, kita dapat memikirkan apa yang sudah kita lakukan dan rasakan.
B. Cara Merefleksikan Karya
Kita dapat melakukan refleksi dengan menjawab pertanyaan berikut.
Karya apa yang sudah aku buat?
Alat dan bahan apa yang aku gunakan?
Warna apa yang aku pilih?
Bagian mana yang paling mudah dibuat?
Bagian mana yang terasa sulit?
Bagaimana perasaanku setelah menyelesaikan karya?
Contoh refleksi anak:
“Aku membuat gambar bunga. Aku menggunakan pensil warna merah, kuning, dan hijau. Aku senang saat mewarnai bunga. Bagian daun sedikit sulit, tetapi aku berusaha menyelesaikannya. Aku bangga karena sudah menyelesaikan gambarku.”
Ingat, tidak apa-apa jika ada bagian yang sulit. Kita dapat terus berlatih agar semakin terampil.
Materi 4. Mengapresiasi Karya Diri Sendiri
A. Apa Itu Apresiasi?
Apresiasi adalah kegiatan menghargai dan menikmati sebuah karya seni.
Mengapresiasi karya diri sendiri berarti menghargai hasil karya yang telah kita buat.
Setiap anak memiliki ide dan cara berkarya yang berbeda. Oleh karena itu, kita perlu menghargai karya sendiri dan tidak perlu membandingkannya dengan karya teman.
B. Cara Menghargai Karya Sendiri

1. Bangga terhadap karya sendiri
Aku bangga karena sudah berusaha membuat karya.

2. Menceritakan karya
Aku dapat menjelaskan gambar yang telah kubuat.

3. Menjaga karya
Aku menyimpan karya dengan rapi agar tidak rusak.
1. Bangga terhadap karya sendiri
Aku bangga karena sudah berusaha membuat karya.
2. Menceritakan karya
Aku dapat menjelaskan gambar yang telah kubuat.
3. Menjaga karya
Aku menyimpan karya dengan rapi agar tidak rusak.
C. Kalimat untuk Mengapresiasi Karya Sendiri
Aku dapat berkata:
“Aku senang dengan hasil karyaku.”
“Aku sudah berusaha dengan baik.”
“Aku suka warna yang kupilih.”
“Aku ingin belajar membuat karya yang lebih baik.”
“Aku bangga karena sudah menyelesaikan tugasku.”

Tidak ada komentar:
Posting Komentar