๐น IDENTITAS
๐นApersepsi
Bismillahirrahmanirrahim.
Anak-anak, Allah memiliki nama-nama yang indah, di antaranya Al-Khaliq, Al-Malik, dan Ar-Razzaq. Dengan mengenalnya, kita belajar menjadi anak yang baik dan jujur dalam kehidupan sehari-hari.
- Al-Khaliq (Maha Pencipta): Allah adalah Al-Khaliq, yang menciptakan kita dan seluruh alam. Karena Allah selalu mengetahui apa yang kita lakukan, kita harus berkata dan bertindak jujur, meskipun tidak ada yang melihat. Contohnya, mengakui kesalahan dan tidak menyontek.
- Al-Malik (Maha Merajai/Menguasai): Allah adalah Al-Malik, pemilik dan penguasa seluruh alam. Kita harus menaati aturan dan berkata sesuai kenyataan. Contohnya, mengembalikan barang milik teman yang ditemukan dan mengatakan yang sebenarnya kepada guru.
- Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): Allah adalah Ar-Razzaq, yang memberikan rezeki kepada seluruh makhluk. Kita mensyukuri rezeki dengan tidak mengambil milik orang lain dan selalu jujur. Contohnya, mengatakan jumlah uang yang diberikan orang tua dan tidak berbohong tentang makanan atau barang yang kita terima.
๐ซMateri Matematika
Model/Metode pembelajaran: Problem-Based Learning (PBL)
Media Pembelajaran/Alat Peraga: LJK
· Menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 20
· Membaca dan menulis bilangan.
· Menentukan nilai tempat bilangan.
· Membandingkan dan mengurutkan bilangan
· Melakukan komposisi (menyusun) dan dekomposisi (mengurai) bilangan
· Melakukan operasi penjumlahan menggunakan benda-benda konkret yang banyaknya sampai 20
· Melakukan operasi pengurangan menggunakan benda-benda konkret yang banyaknya sampai 20
1. Memahami Bilangan Cacah sampai 20
Bilangan cacah adalah bilangan yang dimulai dari nol dan seterusnya, seperti 0, 1, 2, 3, dan seterusnya.
Bilangan cacah sampai 20 adalah bilangan dari 0 sampai 20.
A. Mengenal banyak benda
3 buah apel
Ada tiga apel. Bilangannya adalah 3.
5 buah pensil
Ada lima pensil. Bilangannya adalah 5.
10 buah benda
Ada sepuluh benda. Bilangannya adalah 10.
B. Urutan bilangan 0–20
0 – 1 – 2 – 3 – 4 – 5 – 6 – 7 – 8 – 9 – 10 – 11 – 12 – 13 – 14 – 15 – 16 – 17 – 18 – 19 – 20
Bilangan bertambah jika kita bergerak ke kanan.
Bilangan berkurang jika kita bergerak ke kiri.
Setelah 9 adalah 10.
Setelah 19 adalah 20.
Contoh: Jika ada 7 kelereng, lalu ditambah 1 kelereng, jumlahnya menjadi 8 kelereng.
Latihan 1
Isilah titik-titik berikut!
Setelah 5 adalah ....
Sebelum 10 adalah ....
Setelah 14 adalah ....
Sebelum 20 adalah ....
Bilangan antara 11 dan 13 adalah ....
2. Membaca dan Menulis Bilangan
Setiap bilangan mempunyai lambang bilangan dan nama bilangan.
Lambang | Nama bilangan |
|---|---|
0 | Nol |
1 | Satu |
2 | Dua |
3 | Tiga |
4 | Empat |
5 | Lima |
6 | Enam |
7 | Tujuh |
8 | Delapan |
9 | Sembilan |
10 | Sepuluh |
11 | Sebelas |
12 | Dua belas |
13 | Tiga belas |
14 | Empat belas |
15 | Lima belas |
16 | Enam belas |
17 | Tujuh belas |
18 | Delapan belas |
19 | Sembilan belas |
20 | Dua puluh |
Contoh
Lambang bilangan dari tujuh adalah 7.
Nama bilangan dari 12 adalah dua belas.
Lambang bilangan dari lima belas adalah 15.
Latihan 2
A. Tuliskan nama bilangannya!
4 = ....
9 = ....
13 = ....
16 = ....
20 = ....
B. Tuliskan lambang bilangannya!
Enam = ....
Sepuluh = ....
Sebelas = ....
Tujuh belas = ....
Sembilan belas = ....
3. Menentukan Nilai Tempat Bilangan
Bilangan yang terdiri atas dua angka memiliki nilai tempat puluhan dan satuan.
Puluhan adalah kumpulan yang berisi 10 benda.
Satuan adalah benda yang dihitung satu per satu.
Contoh: bilangan 14.
1 puluhan = 10
4 satuan = 4
Jadi, 14 = 10 + 4.
Contoh lainnya:
Bilangan | Puluhan | Satuan |
|---|---|---|
12 | 1 | 2 |
15 | 1 | 5 |
18 | 1 | 8 |
20 | 2 | 0 |
Cara mudah mengingat: Sepuluh benda dapat dikelompokkan menjadi satu puluhan. Benda yang tersisa disebut satuan.
Latihan 3
Lengkapilah tabel berikut!
Bilangan | Puluhan | Satuan |
|---|---|---|
11 | .... | .... |
13 | .... | .... |
16 | .... | .... |
19 | .... | .... |
20 | .... | .... |
4. Membandingkan dan Mengurutkan Bilangan
A. Membandingkan bilangan
Kita dapat membandingkan dua bilangan untuk mengetahui mana yang lebih banyak, lebih sedikit, atau sama banyak.
Kenali tiga tanda berikut.
>
Lebih besar
<
Lebih kecil
=
Sama dengan
Contoh:
8 > 5, dibaca delapan lebih besar dari lima.
3 < 7, dibaca tiga lebih kecil dari tujuh.
6 = 6, dibaca enam sama dengan enam.
B. Mengurutkan bilangan
Mengurutkan bilangan berarti menyusun bilangan berdasarkan nilainya.
Urutan naik: dari bilangan terkecil ke terbesar.
Urutan turun: dari bilangan terbesar ke terkecil.
Contoh:
Urutan naik: 3, 5, 7, 9, 12.
Urutan turun: 12, 9, 7, 5, 3.
5. Komposisi dan Dekomposisi Bilangan
A. Komposisi Bilangan
Bilangan 5 dapat disusun dengan berbagai cara:
1 + 4 = 5
2 + 3 = 5
3 + 2 = 5
4 + 1 = 5
B. Dekomposisi bilangan
Dekomposisi adalah kegiatan mengurai atau memisahkan bilangan menjadi dua bagian atau lebih.
Contoh:
Ada 8 buah apel. Empat apel berwarna merah dan empat apel berwarna hijau.
Jadi, 8 dapat diuraikan menjadi:
8 = 4 + 4
Contoh lainnya:
6 = 2 + 4
9 = 5 + 4
10 = 6 + 4
12 = 10 + 2
15 = 10 + 5
20 = 10 + 10
Latihan 5
A. Lengkapi komposisi berikut!
2 + .... = 5
4 + .... = 9
7 + .... = 10
10 + .... = 15
12 + .... = 20
B. Lengkapi dekomposisi berikut!
5 = 2 + ....
8 = 3 + ....
10 = 7 + ....
14 = 10 + ....
20 = 10 + ....
6. Penjumlahan Menggunakan Benda Konkret sampai 20
Penjumlahan adalah kegiatan menggabungkan dua kelompok benda untuk mengetahui jumlah seluruhnya.
Tanda penjumlahan adalah +.
Contoh:
Dina mempunyai 4 pensil. Ibu memberikan 3 pensil lagi. Berapa jumlah pensil Dina sekarang?
4 + 3 = 7
Jadi, Dina mempunyai 7 pensil.
Cara menghitung penjumlahan
Siapkan benda, seperti pensil atau kancing.
Ambil 4 benda.
Tambahkan 3 benda.
Hitung semua benda.
Jumlah seluruhnya adalah 7.
Contoh lainnya:
5 + 2 = 7
6 + 4 = 10
8 + 5 = 13
10 + 7 = 17
12 + 8 = 20
Latihan 6
Hitunglah hasil penjumlahan berikut!
3 + 2 = ....
5 + 4 = ....
7 + 6 = ....
9 + 8 = ....
12 + 6 = ....
Soal cerita:
6. Rani mempunyai 5 permen. Ayah memberikan 4 permen lagi. Berapa jumlah permen Rani?
7. Di pohon ada 8 burung. Datang lagi 7 burung. Berapa jumlah burung sekarang?
7. Pengurangan Menggunakan Benda Konkret sampai 20
Pengurangan adalah kegiatan mengambil sebagian benda dari kumpulan benda untuk mengetahui sisa benda.
Tanda pengurangan adalah −.
Contoh:
Budi mempunyai 7 kelereng. Ia memberikan 3 kelereng kepada temannya. Berapa sisa kelereng Budi?
7 − 3 = 4
Jadi, sisa kelereng Budi adalah 4.
Cara menghitung pengurangan
Siapkan 7 benda.
Ambil 3 benda.
Hitung benda yang tersisa.
Sisa benda adalah 4.
Contoh lainnya:
5 − 2 = 3
9 − 4 = 5
12 − 5 = 7
15 − 6 = 9
20 − 10 = 10

Tidak ada komentar:
Posting Komentar