Senin, 12 Oktober 2026

STS day 3 Senin 12 Oktober 2026 Pendidikan Pancasila

  IDENTITAS

Nama Guru: Eva Marissa Savitri, S. Pd & Devika Aulia, S. Pd.
Mapel: Pendidikan Pancasila
Hari/ Tanggal: Senin / 12 Oktober 2026
Fase/Kelas: A/ 1B
Materi: Sumatif Tengah Semester (STS) Bahasa Indonesia
Pertemuan ke: 3

🌹Apersepsi

Bismillahirrahmanirrahim. 

Good Morning, ananda sholeh dan sholehah kelas 1.B πŸ’–
How Are You Today? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🀲
Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

Anak-anak, Allah memiliki nama-nama yang indah, di antaranya Al-Khaliq, Al-Malik, dan Ar-Razzaq. Dengan mengenalnya, kita belajar menjadi anak yang baik dan jujur dalam kehidupan sehari-hari.

  1. Al-Khaliq (Maha Pencipta): Allah adalah Al-Khaliq, yang menciptakan kita dan seluruh alam. Karena Allah selalu mengetahui apa yang kita lakukan, kita harus berkata dan bertindak jujur, meskipun tidak ada yang melihat. Contohnya, mengakui kesalahan dan tidak menyontek.
  2. Al-Malik (Maha Merajai/Menguasai): Allah adalah Al-Malik, pemilik dan penguasa seluruh alam. Kita harus menaati aturan dan berkata sesuai kenyataan. Contohnya, mengembalikan barang milik teman yang ditemukan dan mengatakan yang sebenarnya kepada guru.
  3. Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): Allah adalah Ar-Razzaq, yang memberikan rezeki kepada seluruh makhluk. Kita mensyukuri rezeki dengan tidak mengambil milik orang lain dan selalu jujur. Contohnya, mengatakan jumlah uang yang diberikan orang tua dan tidak berbohong tentang makanan atau barang yang kita terima.
πŸ’«CP:
Mengenal bendera negara, lagu kebangsaan, simbol dan sila-sila Pancasila dalam lambang negara Garuda Pancasila dan simbol Pancasila beserta sila-sila Pancasila; menerapkan nilai-nilai Pancasila di lingkungan keluarga. dan Mengenal aturan di lingkungan keluarga; menunjukkan dan menceritakan sikap mematuhi aturan di lingkungan keluarga. 
πŸ’«TP:
Peserta didik dapat mengerjakan STS dengan baik
Mindfull (Berkesadaran)    : 
Peserta didik dapat secara sadar mengerjakan STS dengan baik.
Meaningfull (Bermakna)    : 
Peserta didik dapat memahami dan mengerjakan STS dengan baik.
Joyfull (Menyenangkan)    : 
Peserta didik dapat mengekspresikan pemahamannya secara kreatif dan menyenangkan dalam mengerjakan STS dengan baik melalui media kesukaannya (seperti simulasi/permainan peran, cerita bergambar, atau diskusi interaktif).

πŸ’«ATP:
Peserta didik dapat mengerjakan STS dengan baik 

πŸ’«Materi Bahasa Indonesia

Model/Metode pembelajaran: Problem-Based Learning (PBL)

Media Pembelajaran/Alat Peraga: LJK

Bahasa Indonesia.
🌺Kisi-kisi STS Bahasa Indonesia.
Kisi-kisi Bahasa Indonesia.

1. Peserta didik mengenali informasi dalam teks yang dibaca dan dipirsa.
2. Peserta didik menuliskan huruf vokal dengan benar.
3. Peserta didik menuliskan huruf konsonan yang terdapat di dalamnya.
4. Peserta didik menyebutkan pancaindra.
5. Peserta didik menuliskan nama dengan jumlah huruf yang sesuai.
6. Peserta didik menuliskan nama anggota tubuh dan fungsinya.
7. Peserta didik memperkenalkan nama dengan benar.


Materi Bahasa Indonesia.

1. Apa itu informasi?

Informasi adalah sesuatu yang kita ketahui setelah membaca teks atau melihat gambar.

Kita dapat memperoleh informasi melalui:

  • Membaca cerita atau teks sederhana.

  • Melihat gambar.

  • Mengamati poster atau ilustrasi.

  • Mendengarkan orang yang bercerita.

Siti Menyiram Bunga

Siti mempunyai bunga di halaman rumah. Setiap pagi, Siti menyiram bunga. Bunga Siti tumbuh subur dan indah. Siti senang merawat tanaman.

Informasi yang dapat kita temukan:

  • Siapa yang menyiram bunga? Siti.

  • Di mana bunga Siti berada? Di halaman rumah.

  • Kapan Siti menyiram bunga? Setiap pagi.

  • Apa yang dilakukan Siti? Menyiram bunga.

2. Menuliskan Huruf Vokal dengan Benar
Huruf vokal adalah huruf yang terdiri atas lima huruf, yaitu:  A I U E O
Contoh huruf vokal dalam kata

Kata

Huruf vokal

Ayam

A, A

Ikan

I, A

Ubi

U, I

Bebek

E, E

Obat

O, A

3. Menuliskan Huruf Konsonan yang Terdapat dalam Kata
Huruf konsonan adalah huruf selain huruf vokal.
Contoh huruf konsonan adalah B, C, D, F, G, H, J, K, L, M, N, P, Q, R, S, T, V, W, X, Y, dan Z.

Contoh

Kata

Huruf vokal

Huruf konsonan

BOLA

O, A

B, L

BUKU

U, U

B, K

SAPI

A, I

S, P

MATA

A, A

M, T

KAKI

A, I

K, K

4. Menyebutkan Pancaindra
Pancaindra adalah lima alat indra yang membantu kita mengenal lingkungan sekitar.
1. Mata

Fungsi: untuk melihat.

Contoh: melihat buku dan warna bunga.

2. Telinga

Fungsi: untuk mendengar.

Contoh: mendengar suara guru dan musik.

3. Hidung

Fungsi: untuk mencium bau.

Contoh: mencium aroma bunga.

4. Lidah

Fungsi: untuk mengecap rasa.

Contoh: merasakan manis dan asin.

5. Kulit

Fungsi: untuk merasakan sentuhan, suhu, dan tekanan.

Contoh: merasakan halus dan kasar.

5. Menuliskan Nama dengan Jumlah Huruf yang Sesuai

Nama adalah kata yang digunakan untuk menyebut seseorang.

Setiap nama memiliki jumlah huruf yang berbeda.

Contoh

Nama

Jumlah huruf

Eva

3

Ufa

3

Budi

4

Siti

4

Kirana

6

Cara menghitung jumlah huruf:

Contoh nama BUDI.

B – U – D – I

Jumlah huruf BUDI adalah 4 huruf.

6. Menuliskan Nama Anggota Tubuh dan Fungsinya

Anggota tubuh membantu kita melakukan berbagai kegiatan sehari-hari.

Vector Illustration Of Human Body

Kepala

Tempat mata, hidung, telinga, dan mulut.

Student Saying Hello Illustrations - Free Download in SVG, PNG

Tangan

Untuk memegang, menulis, dan mengambil benda.

cartoon illustration foot isolated white backgound | Cartoon illustration, Illustration, Cartoon

Kaki

Untuk berdiri, berjalan, dan berlari.

Parts of the body | Baamboozle - Baamboozle | The Most Fun Classroom Games!

Mulut

Untuk berbicara dan membantu makan.

Human Body Parts for Kids | Names & Pictures

Bahu

Membantu menopang lengan.

7. Memperkenalkan Nama dengan Benar

Memperkenalkan diri adalah kegiatan menyampaikan identitas diri kepada orang lain.
Saat memperkenalkan diri, kita sebaiknya berbicara dengan sopan, jelas, dan percaya diri.
Contoh perkenalan diri
Cute Indonesian elementary school boy wearing red and white uniform waving hand

“Halo, teman-teman!

Perkenalkan, nama saya Siti.

Saya berusia 7 tahun.

Saya duduk di kelas 1.

Saya senang berteman dengan kalian.

Terima kasih.”

Kesimpulan
peserta didik diharapkan dapat mengerjakan soal STS Bahasa Indonesia dengan baik setelah kegiatan pembelajaran selama 3 bulan pembelajaran, kegiatan STS ini diharapkan mampu untuk dapat mengukur kemampuan kognitif ananda selama 3 bulan mengikuti pembelajaran.

Semangat dan selamat belajar anak-anak, semoga diberikan kelancaran dan kemudahan dalam mengerjakan STSπŸ€—πŸ€

Jumat, 09 Oktober 2026

STS Day 2 Jumat 9 Oktober 2026

 


 πŸŒΉ IDENTITAS

Nama Guru: Eva Marissa Savitri, S. Pd & Devika Aulia, S. Pd.
Mapel: Pendidikan Pancasila
Hari/ Tanggal: Jum'at / 09 Oktober 2026
Fase/Kelas: A/ 1B
Materi: Sumatif Tengah Semester (STS) Pendidikan Pancasila
Pertemuan ke: 2

🌹Apersepsi

Bismillahirrahmanirrahim. 

Good Morning, ananda sholeh dan sholehah kelas 1.B πŸ’–
How Are You Today? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🀲
Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

Anak-anak, Allah memiliki nama-nama yang indah, di antaranya Al-Khaliq, Al-Malik, dan Ar-Razzaq. Dengan mengenalnya, kita belajar menjadi anak yang baik dan jujur dalam kehidupan sehari-hari.

  1. Al-Khaliq (Maha Pencipta): Allah adalah Al-Khaliq, yang menciptakan kita dan seluruh alam. Karena Allah selalu mengetahui apa yang kita lakukan, kita harus berkata dan bertindak jujur, meskipun tidak ada yang melihat. Contohnya, mengakui kesalahan dan tidak menyontek.
  2. Al-Malik (Maha Merajai/Menguasai): Allah adalah Al-Malik, pemilik dan penguasa seluruh alam. Kita harus menaati aturan dan berkata sesuai kenyataan. Contohnya, mengembalikan barang milik teman yang ditemukan dan mengatakan yang sebenarnya kepada guru.
  3. Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): Allah adalah Ar-Razzaq, yang memberikan rezeki kepada seluruh makhluk. Kita mensyukuri rezeki dengan tidak mengambil milik orang lain dan selalu jujur. Contohnya, mengatakan jumlah uang yang diberikan orang tua dan tidak berbohong tentang makanan atau barang yang kita terima.
πŸ’«CP:
Mengenal bendera negara, lagu kebangsaan, simbol dan sila-sila Pancasila dalam lambang negara Garuda Pancasila dan simbol Pancasila beserta sila-sila Pancasila; menerapkan nilai-nilai Pancasila di lingkungan keluarga. dan Mengenal aturan di lingkungan keluarga; menunjukkan dan menceritakan sikap mematuhi aturan di lingkungan keluarga. 
πŸ’«TP:
Peserta didik dapat mengerjakan STS dengan baik
Mindfull (Berkesadaran)    : 
Peserta didik dapat secara sadar mengerjakan STS dengan baik.
Meaningfull (Bermakna)    : 
Peserta didik dapat memahami dan mengerjakan STS dengan baik.
Joyfull (Menyenangkan)    : 
Peserta didik dapat mengekspresikan pemahamannya secara kreatif dan menyenangkan dalam mengerjakan STS dengan baik melalui media kesukaannya (seperti simulasi/permainan peran, cerita bergambar, atau diskusi interaktif).

πŸ’«ATP:
Peserta didik dapat mengerjakan STS dengan baik 

πŸ’«Materi Pendidikan Pancasila

Model/Metode pembelajaran: Problem-Based Learning (PBL)

Media Pembelajaran/Alat Peraga: LJK

Pendidikan Pancasila.
Kisi-kisi Pendidikan Pancasila
• Bendera negara Indonesia
• Lagu kebangsaan
• Lambang Negara Indonesia (Garuda Pancasila)
• Bunyi dan simbol-simbol sila Pancasila
• Nilai-nilai Pancasila di lingkungan keluarga

Materi Pendidikan Pancasila
1. Bendera Negara Indonesia
Bendera negara Indonesia adalah Sang Merah Putih.
Bendera Indonesia memiliki dua warna:
• πŸ”΄ Merah di bagian atas = berarti berani
• ⚪ Putih di bagian bawah = berarti suci 
Contoh sikap menghormati bendera Indonesia:
• Berdiri tegap saat upacara bendera.
• Mengikuti upacara dengan tertib.
• Memberi hormat saat bendera dikibarkan.
2. Lagu Kebasaan Indonesia
Lagu kebangsaan Indonesia adalah Indonesia Raya, ciptaan W.R. Supratman.
Saat menyanyikan lagu Indonesia Raya, kita harus:
• Berdiri tegap.
• Bernyanyi dengan sikap hormat.
• Bernyanyi dengan suara yang baik.
• Tidak bercanda.
Sikap tersebut menunjukkan rasa cinta kepada Indonesia.
3. Lambang Negara Indonesia
Lambang negara Indonesia adalah Garuda Pancasila.
Semboyannya adalah Bhinneka Tunggal Ika, artinya berbeda-beda tetapi tetap satu.
4. Bunyi dan Simbol Pancasila
•  ⭐ Bintang → Ketuhanan Yang Maha Esa 
•  ⛓️ Rantai → Kemanusiaan yang Adil dan Beradab 
•  🌳 Pohon Beringin → Persatuan Indonesia 
•  πŸ‚ Kepala Banteng → Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan 
•  🌾 Padi dan Kapas → Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia
5. Nilai-nilai Pancasila di lingkungan keluarga
Contoh penerapan Pancasila dalam keluarga:
Sila ke-1
• Berdoa bersama keluarga.
• Rajin beribadah.
Sila ke-2
• Menyayangi ayah, ibu, kakak, dan adik.
• Membantu anggota keluarga.
Sila ke-3
• Bermain bersama saudara dengan rukun.
• Bekerja sama membersihkan rumah.
Sila ke-4
• Berdiskusi untuk menentukan kegiatan keluarga.
• Menerima keputusan bersama. 
Sila ke-5
• Berbagi makanan dengan saudara.
• Mendapatkan hak secara adil.

Semangat dan selamat belajar anak-anak, semoga diberikan kelancaran dan kemudahan dalam mengerjakan STSπŸ€—πŸ€

🌺Kisi-kisi STS Pendidikan Pancasila

Kesimpulan
peserta didik diharapkan dapat mengerjakan soal STS pendidikan pancasila dengan baik setelah kegiatan pembelajaran selama 3 bulan pembelajaran, kegiatan STS ini diharapkan mampu untuk dapat mengukur kemampuan kognitif ananda selama 3 bulan mengikuti pembelajaran

Refleksi
STS hari kedua terlaksana dengan baik, meskipun ada 3 siswa yang tidak bisa mengikuti STS hari kedua dikarenakan sakit. Pada STS hari kedua ini peserta didik mengerjakan STS dengan baik walau masih ada beberapa yang harus dibimbing dalam membaca soal selebihnya STS terlaksana sebagaimana mestinya.

Kamis, 08 Oktober 2026

STS day 1 Menulis

 IDENTITAS

Nama Guru: Eva Marissa Savitri, S. Pd & Devika Aulia, S. Pd.
Mapel: Menulis
Hari/ Tanggal: Kamis / 08 Oktober 2026
Fase/Kelas: A/ 1B
Materi: Sumatif Tengah Semester (STS) Menulis tegak bersambung
Pertemuan ke: 1

🌹Apersepsi

Bismillahirrahmanirrahim. 

Good Morning, ananda sholeh dan sholehah kelas 1.B πŸ’–
How Are You Today? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🀲
Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

Anak-anak, Allah memiliki nama-nama yang indah, di antaranya Al-Khaliq, Al-Malik, dan Ar-Razzaq. Dengan mengenalnya, kita belajar menjadi anak yang baik dan jujur dalam kehidupan sehari-hari.

  1. Al-Khaliq (Maha Pencipta): Allah adalah Al-Khaliq, yang menciptakan kita dan seluruh alam. Karena Allah selalu mengetahui apa yang kita lakukan, kita harus berkata dan bertindak jujur, meskipun tidak ada yang melihat. Contohnya, mengakui kesalahan dan tidak menyontek.
  2. Al-Malik (Maha Merajai/Menguasai): Allah adalah Al-Malik, pemilik dan penguasa seluruh alam. Kita harus menaati aturan dan berkata sesuai kenyataan. Contohnya, mengembalikan barang milik teman yang ditemukan dan mengatakan yang sebenarnya kepada guru.
  3. Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): Allah adalah Ar-Razzaq, yang memberikan rezeki kepada seluruh makhluk. Kita mensyukuri rezeki dengan tidak mengambil milik orang lain dan selalu jujur. Contohnya, mengatakan jumlah uang yang diberikan orang tua dan tidak berbohong tentang makanan atau barang yang kita terima.
πŸ’«CP:
Menulis tegak bersambung dengan rapih 
πŸ’«TP:
Peserta didik dapat menulis tegak bersambung dengan rapih dan bersih.
Mindfull (Berkesadaran)    : 
Peserta didik dapat secara sadar menulis tegak bersambung dengan rapih.
Meaningfull (Bermakna)    : 
Peserta didik dapat memahami dan Menulis tegak bersambung dengan rapih.
Joyfull (Menyenangkan)    : 
Peserta didik dapat mengekspresikan pemahamannya secara kreatif dan menyenangkan dalam Menulis tegak bersambung dengan rapih dan bersih melalui media kesukaannya (seperti simulasi/permainan peran, cerita bergambar, atau diskusi interaktif).

πŸ’«ATP:
Peserta didik dapat Menulis tegak bersambung dengan rapih. 

πŸ’«Materi Menulis

Model/Metode pembelajaran: Problem-Based Learning (PBL)

Media Pembelajaran/Alat Peraga: LJK

🌺Apa itu menulis tegak bersambung
Menulis tegak bersambung bertujuan untuk melatih peserta didik dalam menulis tangan, peserta didik dilatih agar memiliki tulisan tegak bersambung yang rapih dan bersih serta dapat dibaca dengan jelas. hal ini bertujuan agar dikemudian hari tulisan peserta didik tegak bersambung secara berkelanjutan karena sudah dibiasakan menulis tegak bersambung dari kelas 1.

Kesimpulan
menulis tegak bersambung melatih pepserta didik untuk dapat menulis secara rapih dan jelas, serta membiasakan peserta didik menulis tangan yang indah dan rapih sebagai keterampilan dasar.

STS Menulis

Refleksi
Alhamdulillah STS hari pertama berjalan dengan lancar, meskipun ada 3 ananda yang belum bisa mengikuti karena sakit dan akanSTS menyusul nantinya. STS hari pertama ini adalah pengalaman pertama bagi para ananda sejak duduk dibamgku sekolah dasar.

Rabu, 07 Oktober 2026

Materi Ajar, 07 Oktober 2026 Matematika

  IDENTITAS

Nama Guru: Eva Marissa Savitri, S. Pd & Devika Aulia, S. Pd.
Mapel: Matematika
Hari/ Tanggal: Rabu / 07 Oktober 2026
Fase/Kelas: A/ 1B
Materi: Mengenal konsep dasar pengurangan (mengambil sebagian dari kumpulan benda) sampai 20 melalui benda konkret.
Pertemuan ke: 1

🌹Apersepsi

Bismillahirrahmanirrahim. 

Good Morning, ananda sholeh dan sholehah kelas 1.B πŸ’–
How Are You Today? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🀲
Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

Anak-anak, Allah memiliki nama-nama yang indah, di antaranya Al-Khaliq, Al-Malik, dan Ar-Razzaq. Dengan mengenalnya, kita belajar menjadi anak yang baik dan jujur dalam kehidupan sehari-hari.

  1. Al-Khaliq (Maha Pencipta): Allah adalah Al-Khaliq, yang menciptakan kita dan seluruh alam. Karena Allah selalu mengetahui apa yang kita lakukan, kita harus berkata dan bertindak jujur, meskipun tidak ada yang melihat. Contohnya, mengakui kesalahan dan tidak menyontek.
  2. Al-Malik (Maha Merajai/Menguasai): Allah adalah Al-Malik, pemilik dan penguasa seluruh alam. Kita harus menaati aturan dan berkata sesuai kenyataan. Contohnya, mengembalikan barang milik teman yang ditemukan dan mengatakan yang sebenarnya kepada guru.
  3. Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): Allah adalah Ar-Razzaq, yang memberikan rezeki kepada seluruh makhluk. Kita mensyukuri rezeki dengan tidak mengambil milik orang lain dan selalu jujur. Contohnya, mengatakan jumlah uang yang diberikan orang tua dan tidak berbohong tentang makanan atau barang yang kita terima.
πŸ’«CP:
Menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 100; membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan.
 
πŸ’«TP:
Peserta didik dapat melakukan operasi pengurangan menggunakan benda-benda konkret yang banyaknya sampai 20

Mindfull (Berkesadaran)    : 
Peserta didik dapat secara sadar Mengenal konsep dasar pengurangan (mengambil sebagian dari kumpulan benda) sampai 20 melalui benda konkret.
Meaningfull (Bermakna)    : 
Peserta didik dapat memahami dan Mengenal konsep dasar pengurangan (mengambil sebagian dari kumpulan benda) sampai 20 melalui benda konkret.
Joyfull (Menyenangkan)    : 
Peserta didik dapat mengekspresikan pemahamannya secara kreatif dan menyenangkan dalam Mengenal konsep dasar pengurangan (mengambil sebagian dari kumpulan benda) sampai 20 melalui benda konkret melalui media kesukaannya (seperti simulasi/permainan peran, cerita bergambar, atau diskusi interaktif).

πŸ’«ATP:
Peserta didik dapat Mengenal konsep dasar pengurangan (mengambil sebagian dari kumpulan benda) sampai 20 melalui benda konkret. 

πŸ’«Materi Matematika

Model/Metode pembelajaran: Problem-Based Learning (PBL)

Media Pembelajaran/Alat Peraga: LKPD, Video pembelajaran


🍎 A. 1. Apa Itu Pengurangan?

Pengurangan adalah kegiatan mengambil sebagian dari jumlah benda sehingga jumlahnya menjadi lebih sedikit.

Contoh:

🍎🍎🍎🍎🍎

Ada 5 apel.

Jika 2 apel diambil, maka:

🍎🍎🍎 🍎🍎

Apel yang tersisa adalah 3.

Jadi:

5 − 2 = 3

Dibaca:

“Lima dikurangi dua sama dengan tiga.”


2. Mengenal Tanda Pengurangan
Dalam pengurangan kita menggunakan tanda:
−
Tanda − dibaca dikurangi.
Contoh:
7 − 3 = 4
Artinya:
  • Ada 7 benda.
  • Diambil 3 benda.
  • Tersisa 4 benda.

3. Pengurangan dengan Benda Konkret
Benda konkret adalah benda yang dapat dilihat dan disentuh.
Kita dapat menggunakan:
  • 🍎 apel
  • ✏️ pensil
  • 🧸 boneka
  • 🟒 kancing
  • 🧱 balok
  • πŸͺ biskuit
  • πŸͺ™ tutup botol
Contoh 1
Ada 8 kelereng.
πŸ”΅ πŸ”΅ πŸ”΅ πŸ”΅ πŸ”΅ πŸ”΅ πŸ”΅ πŸ”΅
Diambil 3 kelereng.
πŸ”΅ πŸ”΅ πŸ”΅ πŸ”΅ πŸ”΅ πŸ”΅ πŸ”΅ πŸ”΅
Sisa kelereng:
πŸ”΅ πŸ”΅ πŸ”΅ πŸ”΅ πŸ”΅
Jadi:
8 − 3 = 5
Contoh 2
Ada 10 pensil.
✏️ ✏️ ✏️ ✏️ ✏️ ✏️ ✏️ ✏️ ✏️ ✏️
Diambil 4 pensil.
Sisa pensil:
✏️ ✏️ ✏️ ✏️ ✏️ ✏️
Jadi:
10 − 4 = 6
4. Cara Melakukan Pengurangan
Mari kita lakukan langkah demi langkah.
Contoh:
9 − 2 = ...
Langkah 1: Siapkan 9 benda.
🟠 🟠 🟠 🟠 🟠 🟠 🟠 🟠 🟠
Langkah 2: Ambil 2 benda.
🟠 🟠 🟠 🟠 🟠 🟠 🟠 🟠 🟠
Langkah 3: Hitung benda yang tersisa.
🟠 🟠 🟠 🟠 🟠 🟠 🟠
Ada 7 benda.
Jadi:
9 − 2 = 7
5. Pengurangan sampai 20
Pengurangan dapat dilakukan dengan bilangan sampai 20.
Contoh:
PenguranganHasil
5 − 23
7 − 34
8 − 44
10 − 28
10 − 55
12 − 210
13 − 310
15 − 510
17 − 710
20 − 515

6. Pengurangan dalam Kehidupan Sehari-hari
Pengurangan sering kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari.
🍊 Contoh 1
Ibu mempunyai 10 jeruk.
Ayah mengambil 3 jeruk.
Berapa jeruk yang tersisa?
10 − 3 = 7
Jadi, tersisa 7 jeruk.
πŸͺ Contoh 2
Rani mempunyai 8 kue.
Rani memberikan 2 kue kepada adiknya.
Berapa kue Rani sekarang?
8 − 2 = 6
Jadi, Rani mempunyai 6 kue.
🧸 Contoh 3
Ada 12 boneka di dalam kotak.
Sebanyak 4 boneka diambil.
Berapa boneka yang tersisa?
12 − 4 = 8
Jadi, tersisa 8 boneka.
🌟 Kesimpulan
Pengurangan adalah kegiatan mengambil sebagian benda sehingga jumlah benda menjadi lebih sedikit. Untuk melakukan pengurangan, kita dapat menggunakan benda konkret seperti pensil, apel, kelereng, balok, atau mainan.

✏️ Latihan
A. Hitunglah!
  1. 🍎🍎🍎🍎🍎 − 🍎🍎 = ....
  1. 🟒🟒🟒🟒🟒🟒 − 🟒🟒 = ....
  1. ⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐ − ⭐⭐⭐ = ....
  1. 🧸🧸🧸🧸🧸🧸🧸🧸 − 🧸🧸🧸 = ....
  1. πŸ”΅πŸ”΅πŸ”΅πŸ”΅πŸ”΅πŸ”΅πŸ”΅πŸ”΅πŸ”΅πŸ”΅ − πŸ”΅πŸ”΅πŸ”΅πŸ”΅ = ....


Kunci Jawaban
1. 3
2. 4
3. 4
4. 5
5. 6

Refleksi
Pada pembelajaran hari ini, ananda untuk pertama kali diperkenalkan pada materi pengurangan. untuk kali pertama kemampuan ananda dalam mengenal pengurangan dnegan benda konkrit sudah sangat cukup baik, dari ke 13 ananda yang hadir semuanya sudah mampu untuk mengerjakan post test dengan baik. ananda 1 B rata-rata sudah bisa pengurangan tanpa benda konkrit namun sebagain masih harus menggunakan benda konkrit.